Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Como Ancam Suporter yang Sering Absen, Tiket Musiman Bisa Tak Diperpanjang

Como Ancam Suporter yang Sering Absen, Tiket Musiman Bisa Tak Diperpanjang

  • Agustus 9, 2026

Como 1907 memicu perdebatan setelah memperkenalkan aturan baru bagi pemegang tiket musiman menjelang bergulirnya kompetisi 2026/2027. Suporter yang absen dalam lebih dari tiga pertandingan kandang tanpa pemberitahuan dan alasan valid berisiko kehilangan hak memperpanjang tiket.

Kebijakan tiket musiman Como tersebut awalnya dipahami sebagai ancaman pencabutan tiket pada pertengahan musim. Kekhawatiran semakin besar karena klub juga melarang atribut tim lawan digunakan di seluruh area Stadion Giuseppe Sinigaglia, kecuali tribune khusus pendukung tamu.

Aturan itu diperkenalkan setelah permintaan tiket pertandingan kandang Como meningkat tajam. Klub yang dilatih Cesc Fabregas tersebut akan menjalani musim bersejarah setelah finis di posisi keempat Serie A dan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya.

Tiket Musiman Como Bisa Dicabut?

Dalam pengumuman awalnya, Como menyatakan pemegang tiket musiman yang melewatkan lebih dari tiga pertandingan kandang tanpa memberi tahu klub dapat kehilangan tiket dan hak pembaruan. Ketentuan tersebut langsung menimbulkan kekhawatiran karena tidak semua suporter dapat menghadiri setiap pertandingan.

Namun, Presiden Como, Mirwan Suwarso, kemudian memberikan penjelasan untuk meredakan polemik. Ia menegaskan bahwa gagal memenuhi jumlah minimal kehadiran tidak otomatis membuat tiket musiman Como dicabut ketika kompetisi sedang berlangsung.

Konsekuensi utama yang diterapkan klub adalah hilangnya prioritas atau hak memperpanjang tiket musiman pada musim berikutnya. Tindakan serupa dapat diberlakukan apabila klub menemukan kursi pemegang tiket secara rutin digunakan pendukung tim lawan.

Penjelasan itu menunjukkan terdapat perbedaan antara bunyi pengumuman awal dan penerapan yang diterangkan manajemen. Como ingin memberikan kesempatan kepada pendukung yang benar-benar hadir, tetapi tidak langsung mengeluarkan pemegang tiket hanya karena melewatkan empat pertandingan.

Permintaan Tiket Melebihi Kapasitas Stadion

Mirwan Suwarso mengatakan permintaan tiket pertandingan kandang Como jauh melampaui jumlah kursi yang tersedia. Karena itu, ia meminta klub mencari cara agar tiket masuk Stadion Giuseppe Sinigaglia lebih banyak digunakan pendukung yang benar-benar ingin memberikan dukungan langsung.

Menurutnya, terlalu banyak kejadian ketika pendukung tim tamu merayakan gol atau kemenangan di area yang diperuntukkan bagi suporter tuan rumah. Pada saat bersamaan, banyak pendukung Como gagal mendapatkan tiket meskipun ingin menyaksikan pertandingan secara langsung.

Manajemen menilai tiket musiman Como seharusnya tidak dibiarkan kosong atau secara rutin diserahkan kepada pendukung lawan. Apalagi, hampir seluruh pertandingan kandang diperkirakan akan terjual habis setelah klub menembus Liga Champions.

Suwarso mempertanyakan alasan seseorang membeli tiket musiman Como apabila kursinya justru berulang kali diberikan kepada pendukung klub lain. Menurutnya, masih banyak suporter lokal yang kesulitan masuk stadion karena persediaan tiket sangat terbatas.

Atribut Tim Lawan Juga Dilarang

Como juga melarang penggunaan jersey, syal, dan simbol tim lawan di luar tribune pendukung tamu. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat menyebabkan tiket pertandingan atau tiket musiman dibatalkan.

Manajemen menjelaskan larangan itu diberlakukan untuk menjaga keamanan dan identitas Stadion Giuseppe Sinigaglia sebagai markas Como. Klub ingin seluruh area pendukung tuan rumah ditempati suporter lokal, bukan menjadi tempat perayaan tim lawan.

Suwarso mengatakan klub ingin menjadikan Sinigaglia sebagai benteng bagi tim asuhan Cesc Fabregas. Stadion juga diharapkan tetap menjadi tempat yang aman bagi keluarga, termasuk kakek dan nenek yang datang bersama cucu mereka.

Menurutnya, gairah sepak bola tetap harus dijaga agar tidak berubah menjadi tindakan yang tidak menghormati pendukung lain. Pemisahan atribut dan pendukung lawan dinilai dapat mengurangi risiko gesekan di area tribune tuan rumah.

Suporter Menilai Aturan Terlalu Keras

Kebijakan tiket musiman Como mendapat banyak kritik di media sosial karena dianggap terlalu keras. Pendukung menilai ketidakhadiran tidak selalu menunjukkan bahwa seseorang kehilangan loyalitas terhadap klub.

Pekerjaan, masalah kesehatan, kondisi cuaca, perjalanan, dan tanggung jawab keluarga dapat membuat suporter gagal menghadiri pertandingan. Situasi tersebut tidak serta-merta membuat mereka pantas kehilangan hak memperpanjang tiket musiman.

Surat kabar lokal La Provincia mengaku menerima puluhan telepon dan surat elektronik dari pendukung yang mencemaskan kebijakan tersebut. Sebagian mempertanyakan nasib suporter yang sering bepergian karena pekerjaan atau tidak dapat hadir akibat kondisi kesehatan dan cuaca buruk.

Kecemasan itu sempat membuat banyak pendukung merasa tiket mereka dapat diambil secara tiba-tiba. Salah seorang suporter bahkan menyindir aturan tersebut seperti sekolah karena pemegang tiket seolah harus menyerahkan surat izin ketika tidak hadir.

Klarifikasi Suwarso mengurangi sebagian kekhawatiran karena hukuman tidak otomatis berlaku di tengah musim. Namun, perdebatan mengenai cara klub menilai loyalitas pendukung masih belum sepenuhnya berakhir.

Stadion Sinigaglia Sedang Direnovasi

Polemik tiket musiman berlangsung ketika Como sedang melakukan renovasi besar di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Pekerjaan tersebut diperlukan agar stadion memenuhi standar UEFA dan dapat digunakan untuk menggelar pertandingan Liga Champions.

Dalam waktu sekitar dua bulan, Curva Ovest lama yang menggunakan struktur pipa telah dibongkar. Bagian tersebut kemudian diganti dengan konstruksi beton bertulang prefabrikasi yang lebih permanen.

Klub juga melakukan penambahan tempat duduk serta memperbarui sejumlah area penting. Renovasi mencakup fasilitas hospitalitas dan tribune pers agar stadion memenuhi persyaratan kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.

Peningkatan fasilitas diperkirakan membuat pengalaman menonton pertandingan kandang Como semakin baik. Namun, kapasitas yang terbatas tetap menjadi persoalan ketika permintaan tiket naik setelah keberhasilan klub di Serie A.

Kebangkitan Luar Biasa Como

Popularitas tiket musiman Como tidak dapat dilepaskan dari perkembangan luar biasa klub dalam beberapa tahun terakhir. Pada musim 2018/2019, Como masih berkompetisi di Serie D, tingkat keempat dalam piramida sepak bola Italia.

Klub asal Italia utara itu juga pernah mengalami dua kebangkrutan dalam kurun 15 tahun. Kondisi tersebut membuat keberhasilan lolos ke Liga Champions menjadi pencapaian yang sebelumnya sulit dibayangkan para pendukung.

Di bawah arahan Cesc Fabregas, Como tampil mengejutkan dan mengakhiri musim 2025/2026 di peringkat keempat Serie A. Performa konsisten mereka menjadikan Como salah satu cerita terbesar sepak bola Italia musim lalu.

Keberhasilan itu meningkatkan antusiasme publik sekaligus tekanan terhadap ketersediaan tiket. Manajemen kini berusaha memastikan kursi yang terbatas benar-benar digunakan pendukung Como dalam pertandingan Serie A dan Liga Champions.

Loyalitas Tidak Hanya Diukur dari Kehadiran

Tujuan Como menjaga atmosfer kandang dapat dipahami karena klub menghadapi permintaan tiket yang jauh lebih besar daripada kapasitas stadion. Kursi kosong atau digunakan pendukung lawan tentu merugikan suporter lokal yang tidak mendapatkan tiket.

Namun, aturan tersebut perlu diterapkan dengan mekanisme yang jelas dan manusiawi. Klub harus menjelaskan jenis alasan yang dianggap valid serta menyediakan cara mudah bagi pemegang tiket untuk melaporkan ketidakhadiran.

Como juga perlu mempertimbangkan sistem pemindahan atau penjualan kembali tiket secara resmi. Melalui mekanisme tersebut, kursi yang tidak digunakan dapat diberikan kepada pendukung lain tanpa langsung menghukum pemegang tiket musiman.

Kebijakan tiket musiman Como pada akhirnya memperlihatkan tantangan baru yang muncul bersama kesuksesan klub. Como ingin mempertahankan atmosfer Sinigaglia, sedangkan pendukung meminta loyalitas tidak hanya dinilai berdasarkan jumlah pertandingan yang mereka hadiri.

Klarifikasi Mirwan Suwarso memastikan suporter yang absen lebih dari tiga kali tidak otomatis kehilangan tiket pada pertengahan musim. Namun, mereka tetap berisiko kehilangan hak memperpanjang tiket apabila tidak memberi tahu klub, tidak mempunyai alasan valid, atau kursinya rutin digunakan pendukung lawan.

Trent

Mourinho Datang, Trent Alexander-Arnold Siap Jadi Senjata Baru Real Madrid

09 Agu 2026
Iyiola Adebayo

Dari Kapten West Ham Jadi Pengantar Pizza, Program Ini Mengubah Hidup Iyiola Adebayo

09 Agu 2026

Como Ancam Suporter yang Sering Absen, Tiket Musiman Bisa Tak Diperpanjang

09 Agu 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.