Liverpool memasuki musim 2026/27 dengan persoalan serius di sisi kanan pertahanan setelah Conor Bradley dan Jeremie Frimpong sama-sama belum tersedia. Kondisi tersebut memaksa Andoni Iraola mencari solusi tambahan agar struktur pertahanan tidak bergantung kepada pemain darurat.
Situasi menjadi semakin rumit karena Joe Gomez juga bermasalah dengan kebugaran, sedangkan Ronald Araújo baru datang untuk menutup krisis bek tengah. Araújo memang mampu bermain sebagai bek kanan, tetapi posisi utamanya tetap berada di pusat pertahanan.
Liverpool karena itu membutuhkan bek kanan alami yang mampu langsung memahami tuntutan pressing, transisi cepat, dan permainan vertikal Iraola. Rekrutan baru idealnya juga cukup fleksibel untuk membantu ketika Frimpong atau Bradley kembali tetapi belum berada pada kondisi terbaik.
Tiga nama yang layak masuk daftar adalah Andrei Rațiu dari Rayo Vallecano, Arnau Martínez milik Girona, serta Michael Kayode dari Brentford. Ketiganya menawarkan profil berbeda dari sisi usia, harga, pengalaman, dan tingkat kesiapan menghadapi Premier League.
Mengapa Liverpool Membutuhkan Bek Kanan Baru?
Krisis di lini belakang membuat Liverpool tidak mempunyai kemewahan untuk sekadar menunggu seluruh pemain pulih sepenuhnya. Frimpong mengalami masalah kebugaran pada pramusim, sementara Bradley juga masuk daftar pemain yang belum tersedia menjelang dimulainya kompetisi.
Liverpool memang telah meminjam Ronald Araújo dari Barcelona selama satu musim dengan opsi pembelian, tetapi transfer tersebut terutama dilakukan untuk menambah kedalaman bek tengah. Kemampuannya mengisi bek kanan lebih tepat dianggap sebagai solusi tambahan.
Dalam permainan Iraola, posisi bek kanan mempunyai beban besar karena pemain harus aktif membantu tekanan sekaligus bergerak maju ketika tim menyerang. Liverpool membutuhkan pemain dengan kecepatan, stamina, keberanian membawa bola, serta kemampuan memenangi duel transisi.
Kebutuhan tersebut semakin penting karena satu cedera dapat memengaruhi beberapa posisi sekaligus apabila pemain serbaguna terus dipindahkan. Liverpool akan lebih stabil apabila memiliki tiga pilihan bek kanan yang mempunyai karakter berbeda untuk menghadapi berbagai jenis lawan.
1. Andrei Rațiu Jadi Opsi Realistis Liverpool
Andrei Rațiu menjadi pilihan paling realistis apabila Liverpool menginginkan pemain matang dengan biaya yang masih terjangkau. Bek Romania berusia 28 tahun itu sudah menjadi pemain penting Rayo Vallecano dan baru memperpanjang kontrak hingga akhir musim 2029/30.
Kekuatan utama Rațiu terletak pada akselerasi, keberanian melakukan overlap, serta kemampuan melakukan recovery ketika serangan gagal. Karakter tersebut sangat cocok dengan sepak bola Iraola yang menuntut bek sayap aktif menekan, membawa bola, dan cepat kembali ke struktur.
Rațiu juga memiliki keuntungan penting karena pernah bekerja dalam lingkungan taktik Rayo yang identik dengan intensitas tinggi. Adaptasinya terhadap prinsip permainan Iraola berpotensi lebih singkat dibandingkan bek yang berasal dari sistem dengan tempo lebih lambat.
Liverpool tidak hanya membutuhkan pemain yang bisa menyerang, karena kehilangan bola di sisi kanan sering membuka ruang besar untuk lawan. Rațiu cukup agresif dalam duel dan mempunyai kecepatan untuk memperbaiki posisi ketika garis pertahanan berada terlalu tinggi.
Performa sang bek juga mendapatkan perhatian di Spanyol setelah berkembang menjadi salah satu pemain penting Rayo. The Guardian bahkan memasukkan Rațiu dalam susunan tim terbaik La Liga 2024/25 setelah penampilannya menonjol sepanjang musim tersebut.
Rayo Vallecano memperpanjang kontrak Rațiu sampai 2030, sehingga Liverpool tidak bisa berharap mendapatkannya dengan harga murah hanya karena usia. Namun, nilai transfernya masih berpotensi lebih rendah dibandingkan bek muda Premier League yang sudah terikat kontrak panjang.
Nama Rațiu juga sudah muncul dalam pemberitaan transfer Liverpool pada musim panas 2026, sehingga opsi ini bukan sekadar simulasi taktik. Laporan media Inggris menyebut The Reds mempertimbangkan langkah untuk bek Romania tersebut ketika kebutuhan di sisi kanan meningkat.
Dengan mempertimbangkan usia, kecocokan taktik, dan kemungkinan harga, peluang Rațiu bergabung saya nilai sekitar 45 persen. Angka itu merupakan estimasi analitis, bukan probabilitas resmi, karena belum ada konfirmasi Liverpool telah mencapai kesepakatan dengan Rayo Vallecano.
Peluang transfer: 45 persen.
2. Arnau Martínez Cocok untuk Proyek Liverpool
Arnau Martínez menawarkan profil berbeda karena usianya baru 23 tahun dan mampu bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah. Fleksibilitas tersebut membuatnya sangat menarik bagi Liverpool yang sedang membutuhkan kedalaman sekaligus ingin menjaga nilai investasi jangka panjang.
Girona masih mengikat Arnau hingga Juni 2027, sehingga posisi kontraknya membuat masa depan sang pemain cukup menarik menjelang penutupan bursa. Liverpool dapat memanfaatkan situasi itu apabila Girona memilih menjual daripada menghadapi risiko negosiasi kontrak baru yang berlarut.
Arnau bukan bek kanan yang hanya mengandalkan kecepatan, karena kekuatan utamanya justru terlihat pada kecerdasan posisi dan kemampuan membangun serangan. Ia nyaman menerima bola di bawah tekanan, masuk ke tengah, atau membentuk tiga pemain belakang ketika tim menguasai bola.
Profil tersebut sangat berguna untuk Iraola karena Liverpool bisa mengubah struktur tanpa melakukan pergantian pemain. Arnau dapat memulai sebagai bek kanan, lalu bergerak menjadi bek tengah kanan ketika full-back sebelah kiri maju lebih agresif.
Liverpool juga mendapatkan keuntungan usia apabila memilih Arnau, sebab pemain 23 tahun masih mempunyai ruang berkembang besar dan nilai jual kembali. Ia sudah memiliki pengalaman panjang bersama Girona meskipun usianya relatif muda, termasuk pertandingan di level tertinggi Spanyol.
Arnau bahkan sudah mencapai 123 pertandingan bersama Girona ketika klub mengumumkan perpanjangan kontraknya, termasuk 54 penampilan di kasta tertinggi. Catatan itu memperlihatkan pengalaman pertandingan kompetitifnya jauh lebih matang dibandingkan banyak pemain lain seusianya.
Tantangan terbesarnya adalah adaptasi fisik terhadap Premier League, terutama ketika menghadapi winger yang lebih cepat dan duel yang lebih sering. Arnau harus membuktikan bahwa ketenangan teknisnya tetap efektif ketika ruang menyempit dan tekanan datang lebih agresif.
Dari sisi harga, Arnau berpotensi menjadi kesepakatan paling efisien di antara tiga kandidat apabila Girona membuka pintu. Kontrak yang tinggal menuju tahun terakhir pada 2027 dapat membuat biaya negosiasi lebih masuk akal dibandingkan Michael Kayode.
Peluang Arnau bergabung dengan Liverpool saya tempatkan sekitar 35 persen karena profilnya sangat cocok, tetapi hubungan transfer konkret belum sekuat Rațiu. The Reds juga harus bergerak cepat apabila klub lain melihat peluang dari situasi kontraknya.
Peluang transfer: 35 persen.
3. Michael Kayode Pilihan Mewah Liverpool
Michael Kayode merupakan kandidat paling menarik jika Liverpool hanya menilai kualitas sepak bola dan kesiapan menghadapi Premier League. Bek Brentford berusia 21 tahun itu sudah menunjukkan kombinasi atletisme, kemampuan duel, progresi bola, kreativitas, serta ketahanan fisik.
Brentford mencatat Kayode tampil 37 kali dan bermain 3.264 menit di Premier League musim 2025/26, menunjukkan statusnya sebagai pemain inti. Ia bahkan hanya melewatkan satu pertandingan liga dan masuk nominasi Premier League Young Player of the Season.
Kemampuan membawa bola menjadi daya tarik besar karena hanya tiga pemain Premier League yang mencatat lebih banyak dribel sukses musim lalu. Kayode juga menghasilkan 34 umpan kunci, angka yang menempatkannya di antara bek paling kreatif dalam kompetisi.
Untuk sistem Iraola, kualitas tersebut memungkinkan Liverpool menyerang melalui sisi kanan tanpa selalu mengandalkan winger. Kayode bisa melakukan overlap, membawa bola melewati tekanan pertama, lalu menciptakan peluang dari area tinggi sebelum kembali melakukan duel defensif.
Kayode mempunyai senjata tambahan melalui lemparan jauh yang sudah menjadi bagian penting permainan Brentford. Liverpool dapat memanfaatkan kualitas itu sebagai sumber peluang bola mati, terutama ketika menghadapi lawan yang bertahan rendah dan sulit ditembus melalui kombinasi terbuka.
Masalah terbesar justru terletak pada kontrak karena Brentford baru mengikat Kayode sampai musim panas 2032 dengan opsi tambahan satu tahun. Posisi tersebut membuat klub London barat tidak berada dalam tekanan untuk menjual pemain pentingnya pada musim panas 2026.
Kontrak panjang juga berarti Liverpool harus menawarkan biaya besar untuk membuat Brentford mempertimbangkan penjualan. Dengan usia 21 tahun, pengalaman Premier League, dan perkembangan cepat, Kayode mempunyai nilai strategis yang jauh lebih tinggi daripada sekadar bek kanan cadangan.
Brentford juga menegaskan sang pemain ingin melanjutkan perkembangannya bersama klub setelah menandatangani kontrak baru tersebut. Pernyataan Kayode mengenai kenyamanannya di Brentford semakin mengurangi kemungkinan Liverpool mampu melakukan transfer dengan cepat dan murah.
Karena hambatan harga dan kontrak, peluang Kayode bergabung saya nilai sekitar 20 persen meskipun kecocokan permainannya sangat tinggi. Transfer tetap mungkin jika Liverpool bersedia membayar premium, tetapi secara ekonomi kesepakatannya paling sulit dibandingkan dua kandidat lainnya.
Peluang transfer: 20 persen.
Siapa Bek Kanan yang Paling Cocok untuk Liverpool?
Jika Liverpool mencari solusi yang dapat langsung dimainkan tanpa membutuhkan investasi ekstrem, Rațiu berada di posisi terdepan. Hubungannya dengan gaya sepak bola Iraola, pengalaman La Liga, dan kematangan usia membuat risiko adaptasinya terlihat lebih terkendali.
Arnau menjadi pilihan paling menarik untuk proyek jangka panjang karena bisa menutup dua posisi sekaligus dan masih berada dalam usia perkembangan. Liverpool dapat memperoleh pemain teknis dengan biaya potensial lebih rendah, kemudian membentuknya sesuai struktur permainan Iraola.
Kayode sebaliknya menawarkan paket paling lengkap untuk Premier League, tetapi Brentford mempunyai seluruh kendali dalam negosiasi setelah memperpanjang kontraknya. Liverpool harus memutuskan apakah kualitas siap pakai tersebut sebanding dengan biaya transfer yang kemungkinan sangat tinggi.
Kebutuhan bek kanan baru juga tidak otomatis berarti Bradley atau Frimpong kehilangan tempat ketika pulih nanti. Kompetisi justru memberi Iraola lebih banyak variasi, terutama karena musim panjang membutuhkan rotasi untuk liga, piala domestik, dan kompetisi Eropa.
Krisis pertahanan menunjukkan Liverpool tidak boleh hanya mengandalkan dua pemain untuk satu posisi yang sangat menuntut secara fisik. Cedera bersamaan dapat merusak struktur pressing, memaksa pemain lain bergeser, dan mengurangi kedalaman pada posisi mereka sendiri.
Dari tiga kandidat tersebut, Rațiu mempunyai peluang 45 persen, Arnau 35 persen, sedangkan Kayode 20 persen berdasarkan penilaian situasi saat ini. Persentase itu mencerminkan tingkat realistis transfer, bukan informasi resmi dari Liverpool maupun klub pemilik pemain.
Pada akhirnya, pilihan Liverpool akan bergantung pada apakah klub mengejar solusi cepat, investasi jangka panjang, atau pemain Premier League yang sudah terbukti. Rațiu paling realistis, Arnau paling strategis, sedangkan Kayode menjadi opsi paling komplet sekaligus paling mahal.



