Close Menu
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
Home - Olahraga - Preview AC Milan vs Inter Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

Preview AC Milan vs Inter Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

  • Oktober 30, 2026
AC Milan vs Inter Milan

AC Milan vs Inter Milan menjadi pertandingan utama pekan kesepuluh Serie A Italia 2026/27 yang mempertemukan dua rival sekota dengan posisi berbeda di klasemen. Inter memimpin kompetisi, sedangkan AC Milan berada di peringkat kelima.

Pertandingan AC Milan vs Inter Milan dijadwalkan berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza pada Minggu, 1 November 2026 pukul 02.45 WIB. Derby della Madonnina tersebut dimainkan Sabtu, 31 Oktober pukul 20.45 waktu Italia.

AC Milan memasuki pertandingan setelah mengalami kekalahan dari Bologna, sementara Inter Milan baru mengalahkan Venezia dalam lanjutan Serie A. Kedua kesebelasan juga menghadapi persoalan cedera pemain menjelang pertemuan pertama mereka musim ini.

AC Milan vs Inter Milan di Serie A: Persaingan Posisi Pertama dan Kelima Klasemen

Inter Milan menempati peringkat pertama klasemen sementara Serie A 2026/27 setelah mengumpulkan 25 poin dari sembilan pertandingan pembuka. Tim asuhan Cristian Chivu mencatat delapan kemenangan dan satu hasil imbang tanpa mengalami kekalahan.

Menjelang AC Milan vs Inter Milan, tuan rumah berada di peringkat kelima klasemen Serie A dengan 18 poin dari sembilan pertandingan. AC Milan mencatat lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan bersama Ruben Amorim.

Lazio mengikuti Inter di posisi kedua klasemen Serie A dengan perolehan 25 poin dari sembilan pertandingan. AS Roma menempati peringkat ketiga dengan 21 poin, sedangkan Como berada pada urutan keempat dengan 20 angka.

Inter Milan mempunyai selisih tujuh poin atas AC Milan menjelang pertandingan pekan kesepuluh Serie A. Rossoneri juga tertinggal dua angka dari Como dan tiga poin dari AS Roma dalam persaingan papan atas.

Inter telah mencetak 25 gol dan kebobolan sepuluh kali sepanjang sembilan pertandingan Serie A musim ini. Catatan tersebut menghasilkan selisih gol positif 15 sekaligus menempatkan Nerazzurri sebagai klub paling produktif.

AC Milan menghasilkan 18 gol dan kebobolan sebelas kali dalam sembilan pertandingan Serie A sehingga mempunyai selisih gol positif tujuh. Produktivitas tersebut menempatkan Milan di antara klub dengan jumlah gol cukup tinggi.

Perbedaan tujuh poin menjelang AC Milan vs Inter Milan membuat pertandingan berkaitan dengan persaingan kedua klub di papan atas Serie A. Inter berusaha mempertahankan posisi pertama, sedangkan Milan membutuhkan tambahan angka untuk mendekati empat besar.

Klasemen Serie A 2026/27 Jelang AC Milan vs Inter Milan

PosisiTimMainMSKGolSGPoin
1Inter Milan981025-10+1525
2Lazio981022-7+1525
3AS Roma963023-8+1521
4Como962117-8+920
5AC Milan953118-11+718
6Frosinone952222-14+817
7Napoli942317-11+614
8Juventus942311-10+114

Data klasemen sebelum pertandingan pekan kesepuluh, berdasarkan hasil hingga 30 Oktober 2026.

AC Milan mengalami perubahan hasil setelah sebelumnya mencatat dua kemenangan Serie A beruntun menghadapi Atalanta dan Udinese. Namun, tim asuhan Amorim kemudian mengalami kekalahan 2-4 ketika menjamu Bologna pada pekan kesembilan.

Kekalahan menghadapi Bologna menjadi yang pertama bagi AC Milan dalam Serie A musim 2026/27 setelah melewati delapan pertandingan tanpa kekalahan. Hasil tersebut membuat Rossoneri gagal menambah perolehan 18 poin.

AC Milan juga menghadapi persoalan pertahanan setelah kebobolan empat gol ketika menghadapi Bologna di San Siro. Jumlah tersebut merupakan bagian dari sebelas gol yang bersarang ke gawang Rossoneri sepanjang sembilan pertandingan.

Sementara itu, Inter Milan menjalani awal musim Serie A yang konsisten setelah memenangkan delapan dari sembilan pertandingan. Satu-satunya hasil imbang terjadi ketika menghadapi AS Roma pada September sebelum meraih empat kemenangan liga beruntun.

Inter mengalahkan Parma, Bologna, Fiorentina, dan Venezia dalam empat pertandingan Serie A terakhir dengan menghasilkan sepuluh gol. Mereka juga hanya kebobolan dua kali sepanjang rangkaian kemenangan tersebut.

Meski demikian, Inter menghadapi jadwal yang cukup padat karena juga menjalani pertandingan Liga Champions sepanjang Oktober. Kondisi tersebut membuat Chivu melakukan rotasi pemain, termasuk ketika bertandang menghadapi Venezia pada 28 Oktober.

Pertandingan AC Milan vs Inter Milan mempertemukan dua klub dengan catatan berbeda dalam sembilan laga pembuka Serie A. Perbedaan posisi klasemen menjadi informasi penting tanpa mengesampingkan kondisi pemain dan hasil pertemuan sebelumnya.

Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Inter Milan

AC Milan diperkirakan menggunakan formasi 4-3-3 sebagai salah satu pilihan Ruben Amorim dalam pertandingan Serie A sebelumnya. Namun, pelatih asal Portugal tersebut juga mempunyai alternatif sistem tiga bek untuk menyesuaikan komposisi pemain.

Mike Maignan berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah dimainkan ketika menghadapi Bologna pada 28 Oktober. Penjaga gawang internasional Prancis tersebut tetap menjadi pilihan utama Milan dalam kompetisi domestik sepanjang musim berjalan.

Mario Gila, Koni De Winter, Strahinja Pavlović, dan Pervis Estupiñán berpeluang mengisi empat posisi pertahanan AC Milan. Komposisi tersebut mempertimbangkan kondisi Fikayo Tomori yang masih membutuhkan penilaian kebugaran menjelang pertandingan.

Gila mempunyai peluang kembali dimainkan setelah menunjukkan perkembangan pemulihan masalah pergelangan kaki yang membuatnya melewatkan pertandingan sebelumnya. Bek asal Spanyol tersebut telah kembali menjadi salah satu alternatif bagi Ruben Amorim.

De Winter dan Pavlović berpeluang membentuk pasangan bek tengah setelah tampil bersama ketika AC Milan menghadapi Bologna. Keduanya dapat membantu pembangunan serangan dari lini belakang sekaligus menjaga area pertahanan ketika kehilangan bola.

Estupiñán diperkirakan mengisi sektor kiri, meskipun Sankhoun Diawara juga mendapatkan kesempatan bermain dalam pertandingan sebelumnya. Bek internasional Ekuador tersebut mempunyai kemampuan membantu serangan melalui pergerakan di sepanjang sisi lapangan.

Pada sektor tengah, Yunus Musah, Luka Modrić, dan Adrien Rabiot diperkirakan mendapatkan kepercayaan mengatur permainan AC Milan. Ketiganya menawarkan kombinasi distribusi bola, pengalaman, dan kemampuan membantu perebutan penguasaan di area tengah.

Modrić berpeluang kembali menjadi starter setelah hanya dimainkan pada babak kedua ketika Milan mengalami kekalahan dari Bologna. Gelandang internasional Kroasia tersebut sebelumnya memberikan assist untuk gol Christian Pulisic ketika menghadapi Udinese.

Rabiot juga mempunyai peluang kembali dimainkan setelah menunjukkan perkembangan pemulihan gangguan betis kanan yang membatasi keterlibatannya. Gelandang Prancis tersebut sebelumnya mencetak satu gol ketika AC Milan mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2.

Musah menjadi pilihan untuk menjaga keseimbangan lini tengah, tetapi Diego Moreira juga telah menunjukkan perkembangan kondisi kebugaran. Kehadiran kedua pemain memberikan pilihan kepada Amorim untuk mengubah komposisi berdasarkan kebutuhan permainan.

Pada lini depan, Omari Hutchinson dan Christian Pulisic berpeluang menempati kedua sisi penyerangan dengan Gonçalo Ramos sebagai penyerang tengah. Ketiganya mempunyai kemampuan melakukan pergerakan tanpa bola serta membantu penciptaan peluang.

Hutchinson mencetak gol pertamanya bersama AC Milan ketika mengalahkan Udinese dengan skor 2-0 pada 25 Oktober. Penyerang internasional Inggris tersebut memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Ardon Jashari yang gagal diamankan penjaga gawang.

Pulisic juga diperkirakan kembali menjadi starter setelah dimainkan sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Bologna. Pemain internasional Amerika Serikat tersebut sebelumnya mencetak gol pembuka saat Milan mengalahkan Udinese dalam pertandingan Serie A.

Gonçalo Ramos menjadi salah satu pilihan utama pada posisi penyerang tengah setelah tampil dalam sembilan pertandingan Serie A musim ini. Penyerang Portugal tersebut telah menghasilkan dua gol dan satu assist bersama AC Milan.

Alphadjo Cissé dan Francesco Camarda juga menjadi alternatif apabila Amorim membutuhkan perubahan pemain pada sektor penyerangan. Namun, prediksi susunan pemain AC Milan vs Inter Milan tetap bergantung pada pemeriksaan kebugaran terakhir.

Prediksi Susunan Pemain AC Milan (4-3-3): Mike Maignan; Mario Gila Fuentes, Koni De Winter, Strahinja Pavlović, Pervis Josué Estupiñán Tenorio; Yunus Dimoara Musah, Luka Modrić, Adrien Rabiot; Omari Elijah Giraud-Hutchinson, Gonçalo Matias Ramos, Christian Mate Pulisic.

Inter Milan diperkirakan menggunakan formasi 3-5-2 yang menjadi salah satu pilihan utama Cristian Chivu sepanjang Serie A musim ini. Sistem tersebut mengandalkan tiga pemain bertahan, lima gelandang, serta dua penyerang di lini depan.

Ivan Provedel berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah mencatat pertandingan tanpa kebobolan ketika Inter mengalahkan Venezia. Penjaga gawang Italia tersebut menjadi pilihan dalam pertandingan Serie A meskipun Chivu mempunyai alternatif Josep Martínez.

Yann Aurel Bisseck, Manuel Akanji, dan Alessandro Bastoni diperkirakan membentuk tiga pemain bertahan Inter Milan. Komposisi tersebut mempertimbangkan kondisi Benjamin Pavard dan John Stones yang belum tersedia akibat cedera.

Bisseck mempunyai peluang kembali menjadi starter setelah dimainkan pada babak pertama ketika Inter menghadapi Venezia. Pemain asal Jerman tersebut dapat membantu mengisi sektor kanan dalam sistem tiga bek yang diterapkan Cristian Chivu.

Akanji berpeluang menempati posisi tengah, sedangkan Bastoni dapat dimainkan sebagai bek sebelah kiri dalam susunan pertahanan. Keduanya menawarkan pengalaman dan kemampuan mendistribusikan bola ketika Inter membangun serangan dari belakang.

Pada sektor sayap, Andy Diouf berpeluang mengisi posisi kanan, sedangkan Federico Dimarco diperkirakan kembali menjadi pilihan sebelah kiri. Keduanya dapat membantu serangan sekaligus memberikan perlindungan kepada tiga pemain bertahan.

Nicolò Barella, Hakan Çalhanoğlu, dan Piotr Zieliński diperkirakan mendapatkan kepercayaan mengatur sektor tengah Inter Milan. Ketiganya menawarkan variasi distribusi bola, pergerakan antarlini, serta kemampuan membantu penyerangan melalui umpan.

Barella dan Çalhanoğlu sebelumnya dimainkan sebagai pengganti ketika Inter menghadapi Venezia untuk mengatur beban pertandingan. Kedua gelandang tersebut kemudian membantu meningkatkan penguasaan bola pada babak kedua sebelum Inter mencetak dua gol.

Zieliński mempunyai peluang mempertahankan posisi setelah mencetak gol kemenangan melalui tendangan penalti ketika Inter mengalahkan Fiorentina. Namun, Henrikh Mkhitaryan juga menjadi alternatif apabila Chivu membutuhkan perubahan susunan gelandang.

Pada lini depan, Marcus Thuram berpeluang berduet dengan Francesco Pio Esposito setelah Lautaro Martínez belum tersedia akibat cedera. Ange-Yoan Bonny juga menjadi pilihan apabila Chivu membutuhkan penyerang dengan karakter berbeda.

Thuram telah mencetak lima gol dan menghasilkan dua assist dalam delapan penampilan Serie A musim ini. Penyerang internasional Prancis tersebut juga mencetak gol ketika Inter mengalahkan Fiorentina pada pertandingan sebelumnya.

Esposito diperkirakan mendapatkan kesempatan setelah tampil dalam sejumlah pertandingan ketika Lautaro Martínez menjalani pemulihan cedera. Penyerang muda Italia tersebut bersaing dengan Bonny untuk menempati satu posisi di lini depan.

Bonny sebelumnya mencetak gol ketika Inter mengalahkan Bologna dengan skor 3-1 pada 17 Oktober. Kehadirannya memberikan pilihan tambahan bagi Chivu, terutama ketika tim membutuhkan perubahan kombinasi penyerang selama pertandingan.

Prediksi Susunan Pemain Inter Milan (3-5-2): Ivan Provedel; Yann Aurel Bisseck, Manuel Obafemi Akanji, Alessandro Bastoni; Andy Alune Diouf, Nicolò Barella, Hakan Çalhanoğlu, Piotr Sebastian Zieliński, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Marcus Lilian Thuram-Ulien.

Pemain Absen AC Milan vs Inter Milan di Serie A

AC Milan menghadapi sejumlah persoalan cedera menjelang pertandingan kesepuluh Serie A, terutama pada sektor pertahanan dan lini tengah. Matteo Gabbia, Alexis Saelemaekers, Samuel Chukwueze, dan Ruben Loftus-Cheek termasuk pemain yang belum tersedia.

Gabbia masih menjalani pemulihan cedera otot paha kiri yang juga melibatkan sebagian jaringan tendon sehingga membutuhkan penanganan lanjutan. Bek Italia tersebut diperkirakan belum dapat kembali bermain hingga awal 2027.

Saelemaekers juga belum tersedia setelah menjalani operasi pergelangan kaki yang membutuhkan proses rehabilitasi cukup panjang. Pemain internasional Belgia tersebut diperkirakan baru dapat kembali memperkuat AC Milan pada 2027.

Chukwueze masih menjalani penanganan masalah pinggul kiri dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan pada November. Sementara itu, Loftus-Cheek mengalami cedera otot paha kiri yang diperkirakan membuatnya belum tersedia sebelum jeda internasional.

Pietro Terracciano juga menghadapi persoalan otot sehingga belum dapat dipastikan kembali masuk skuad. Kondisi tersebut membatasi pilihan penjaga gawang cadangan, meskipun Mike Maignan masih tersedia dalam pertandingan Serie A.

Fikayo Tomori memerlukan penilaian kebugaran terakhir setelah mengalami gangguan fisik pada pertandingan menghadapi Bologna. Sementara itu, Mario Gila, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira menunjukkan perkembangan pemulihan dan berpeluang dimainkan.

Maignan sebelumnya menerima kartu merah ketika AC Milan menghadapi Bournemouth dalam pertandingan Europa League pada 22 Oktober. Namun, hukuman disiplin dari kompetisi tersebut tidak otomatis membuatnya absen dalam pertandingan Serie A.

Sementara itu, Inter Milan menghadapi persoalan cedera yang memengaruhi sektor pertahanan dan penyerangan menjelang derby. Lautaro Martínez, Benjamin Pavard, John Stones, Curtis Jones, dan Luis Henrique termasuk pemain yang belum tersedia.

Lautaro Martínez masih menjalani pemulihan gangguan otot paha belakang kiri sehingga belum dapat kembali memperkuat Inter. Penyerang Argentina tersebut diperkirakan baru tersedia setelah jeda pertandingan internasional November.

Pavard mengalami gangguan otot paha kanan yang membuatnya belum dapat kembali menjalani pertandingan kompetitif. Bek Prancis tersebut masih membutuhkan pemulihan dengan target kembali tersedia pada pertandingan Liga Champions berikutnya.

Stones juga menghadapi gangguan otot paha belakang yang membutuhkan pemeriksaan dan perawatan lanjutan. Sementara itu, Curtis Jones mengalami masalah aduktor sehingga belum dapat menjadi pilihan pada sektor tengah.

Luis Henrique dipastikan belum tersedia setelah mengalami gangguan otot aduktor paha kanan. Pemain Brasil tersebut diperkirakan baru kembali mengikuti pertandingan setelah jeda internasional pada November.

TimPemainKondisi/Status
AC MilanMatteo GabbiaCedera paha dan tendon, absen
AC MilanAlexis SaelemaekersPemulihan operasi pergelangan kaki, absen
AC MilanSamuel ChukwuezeMasalah pinggul, absen
AC MilanRuben Loftus-CheekCedera otot paha, absen
AC MilanPietro TerraccianoGangguan otot, belum tersedia
AC MilanFikayo TomoriMasalah kebugaran, diragukan
AC MilanMario GilaPemulihan pergelangan kaki, berpeluang bermain
AC MilanAdrien RabiotGangguan betis, berpeluang bermain
AC MilanDiego MoreiraGangguan otot paha, berpeluang bermain
Inter MilanLautaro MartínezCedera otot paha belakang, absen
Inter MilanBenjamin PavardCedera aduktor, absen
Inter MilanJohn StonesCedera otot paha belakang, absen
Inter MilanCurtis JonesCedera aduktor, absen
Inter MilanLuis HenriqueCedera aduktor paha kanan, absen

Daftar tersebut membedakan pemain yang dipastikan absen dengan mereka yang masih mempunyai kesempatan mengikuti pemeriksaan kebugaran terakhir. Pengumuman skuad resmi menjadi acuan akhir mengenai ketersediaan pemain dalam AC Milan vs Inter Milan.

Mengenai disiplin, belum terdapat konfirmasi pemain dari kedua klub yang harus absen karena akumulasi kartu kuning maupun skorsing Serie A. Kondisi tersebut membuat daftar cedera menjadi perhatian utama menjelang derby.

5 Pertandingan Terakhir AC Milan Jelang AC Milan vs Inter Milan

AC Milan mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum menghadapi Inter Milan. Rangkaian tersebut mencakup tiga pertandingan Serie A dan dua pertandingan UEFA Europa League.

Pada pertandingan terbaru, AC Milan mengalami kekalahan 2-4 ketika menjamu Bologna di Stadio Giuseppe Meazza pada 28 Oktober 2026. Alphadjo Cissé mencetak kedua gol Rossoneri, sedangkan Samuel Mbangula menghasilkan tiga gol bagi tim tamu.

AC Milan sempat berbalik unggul 2-1 setelah Cissé mencetak gol pada menit ke-14 dan ke-27. Namun, Bologna berhasil membalikkan keadaan pada babak kedua melalui gol bunuh diri Davide Bartesaghi dan tambahan gol Mbangula.

Sebelumnya, AC Milan mengalahkan Udinese dengan skor 2-0 pada pertandingan Serie A tanggal 25 Oktober. Christian Pulisic membuka keunggulan pada menit keenam sebelum Omari Hutchinson mencetak gol kedua pada menit ke-65.

Pada pertandingan Europa League tanggal 22 Oktober, AC Milan mengalami kekalahan 0-3 ketika bertandang menghadapi Bournemouth. Justin Kluivert, Marcus Tavernier, dan Yacine Adli menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut.

AC Milan sebelumnya mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2 melalui gol Gonçalo Ramos, Adrien Rabiot, dan Mario Gila. Mereka juga mencatat kemenangan 4-0 ketika bertandang menghadapi Salzburg dalam pertandingan Europa League.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
28 Oktober 2026AC Milan vs BolognaSerie A2-4
25 Oktober 2026Udinese vs AC MilanSerie A0-2
22 Oktober 2026Bournemouth vs AC MilanEuropa League3-0
18 Oktober 2026AC Milan vs AtalantaSerie A3-2
15 Oktober 2026Salzburg vs AC MilanEuropa League0-4

Dalam lima pertandingan tersebut, AC Milan mencetak sebelas gol dan kebobolan sembilan kali di seluruh kompetisi. Mereka mencatat dua pertandingan tanpa kebobolan ketika mengalahkan Udinese dan Salzburg.

Menjelang AC Milan vs Inter Milan, produktivitas penyerangan menjadi salah satu catatan setelah Rossoneri menghasilkan empat gol dalam dua pertandingan Serie A terbaru. Namun, mereka juga kebobolan enam kali sepanjang periode tersebut.

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan Jelang AC Milan vs Inter Milan

Inter Milan mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum menghadapi AC Milan. Rangkaian tersebut mencakup tiga pertandingan Serie A dan dua pertandingan UEFA Champions League.

Pada pertandingan terbaru, Inter Milan mengalahkan Venezia dengan skor 2-0 di Stadio Pier Luigi Penzo pada 28 Oktober 2026. Kedua gol tercipta melalui gol bunuh diri Matías Moreno dan Redouane Halhal pada babak kedua.

Inter membuka keunggulan setelah umpan Marcus Thuram mengenai Moreno dan masuk ke gawang Venezia pada menit ke-80. Dua menit kemudian, sentuhan Carlos Augusto menghasilkan gol bunuh diri Halhal yang memastikan kemenangan tim tamu.

Sebelumnya, Inter Milan mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 pada pertandingan Serie A tanggal 25 Oktober. Marcus Thuram dan Piotr Zieliński mencetak gol untuk memastikan kemenangan setelah tim tamu sempat memberikan perlawanan.

Inter juga mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor 1-0 dalam pertandingan Liga Champions pada 21 Oktober. Carlos Augusto mencetak gol tunggal pada menit ke-77 untuk memberikan kemenangan pertama Inter dalam kompetisi Eropa musim ini.

Pada pertandingan Serie A tanggal 17 Oktober, Inter mengalahkan Bologna dengan skor 3-1 melalui gol Thuram, Carlos Augusto, dan Ange-Yoan Bonny. Mereka sebelumnya kalah 3-4 menghadapi Club Brugge dalam pertandingan Liga Champions.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
28 Oktober 2026Venezia vs Inter MilanSerie A0-2
25 Oktober 2026Inter Milan vs FiorentinaSerie A2-1
21 Oktober 2026Inter Milan vs Shakhtar DonetskLiga Champions1-0
17 Oktober 2026Bologna vs Inter MilanSerie A1-3
13 Oktober 2026Inter Milan vs Club BruggeLiga Champions3-4

Dalam lima pertandingan tersebut, Inter Milan mencetak sebelas gol dan kebobolan enam kali di seluruh kompetisi. Mereka mencatat dua pertandingan tanpa kebobolan ketika mengalahkan Venezia dan Shakhtar Donetsk.

Menjelang AC Milan vs Inter Milan, catatan pertahanan menunjukkan perkembangan setelah Inter hanya kebobolan dua kali dalam empat pertandingan kompetitif terakhir. Sementara itu, produktivitas serangan tetap terjaga meskipun Lautaro Martínez belum tersedia.

Head to Head AC Milan vs Inter Milan

Riwayat AC Milan vs Inter Milan memperlihatkan persaingan panjang Derby della Madonnina dalam berbagai kompetisi domestik maupun Eropa. Namun, lima pertemuan kompetitif terakhir menunjukkan AC Milan memperoleh tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Pertemuan terbaru berlangsung pada 8 Maret 2026 ketika AC Milan mengalahkan Inter dengan skor 1-0 dalam pertandingan Serie A. Pervis Estupiñán mencetak gol tunggal pada menit ke-35 untuk memastikan kemenangan Rossoneri.

Gol Estupiñán tercipta setelah menerima umpan Youssouf Fofana sebelum melepaskan penyelesaian akhir melewati Yann Sommer. Inter berusaha menyamakan kedudukan sepanjang pertandingan, tetapi gagal menghasilkan gol hingga peluit akhir.

Sebelumnya, AC Milan juga mengalahkan Inter dengan skor 1-0 ketika kedua klub bertemu pada 23 November 2025. Christian Pulisic mencetak satu-satunya gol pada menit ke-54 dalam pertandingan Serie A tersebut.

AC Milan mencatat kemenangan 3-0 ketika bertandang menghadapi Inter pada 23 April 2025 dalam semifinal Coppa Italia. Kemenangan tersebut memastikan Rossoneri melaju ke final setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 pada pertemuan pertama.

Pada pertandingan Serie A tanggal 2 Februari 2025, kedua klub juga bermain imbang 1-1 di San Siro. Tijjani Reijnders membuka keunggulan AC Milan sebelum Stefan de Vrij menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu.

Head to Head AC Milan vs Inter Milan

TanggalPertandinganKompetisiSkor
8 Maret 2026AC Milan vs Inter MilanSerie A1-0
23 November 2025Inter Milan vs AC MilanSerie A0-1
23 April 2025Inter Milan vs AC MilanCoppa Italia0-3
2 April 2025AC Milan vs Inter MilanCoppa Italia1-1
2 Februari 2025AC Milan vs Inter MilanSerie A1-1

Dalam lima pertemuan kompetitif tersebut, AC Milan mencetak tujuh gol dan kebobolan dua kali ketika menghadapi Inter. Rossoneri memperoleh tiga kemenangan, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir dengan pembagian angka.

Catatan tersebut tidak memasukkan pertandingan persahabatan kedua klub pada Agustus 2026 yang berakhir imbang 1-1. Pemisahan pertandingan kompetitif dan persahabatan diperlukan agar statistik head to head tidak mencampurkan dua kategori berbeda.

Secara keseluruhan, Derby della Madonnina telah berlangsung lebih dari 230 kali dalam berbagai kompetisi resmi sepanjang sejarah. Inter mempunyai catatan kemenangan historis lebih banyak, meskipun AC Milan menunjukkan hasil positif dalam beberapa pertemuan terbaru.

AC Milan juga memenangkan dua pertemuan Serie A terakhir menghadapi Inter dengan skor identik 1-0. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pertandingan kedua klub beberapa kali ditentukan oleh satu gol meskipun keduanya mempunyai produktivitas tinggi.

Pertandingan AC Milan vs Inter Milan kembali mempertemukan kedua klub dengan komposisi pemain dan kondisi klasemen berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Catatan head to head merupakan informasi historis yang tidak menentukan hasil derby mendatang.

Player to Watch AC Milan: Christian Pulisic

Christian Pulisic menjadi salah satu pemain AC Milan yang menarik diperhatikan setelah mencetak gol ketika mengalahkan Udinese pada 25 Oktober. Penyerang internasional Amerika Serikat tersebut kembali menunjukkan kontribusi dalam pertandingan Serie A.

Pulisic membuka keunggulan AC Milan pada menit keenam setelah menerima umpan Luka Modrić yang berhasil menembus pertahanan Udinese. Gol tersebut menjadi bagian dari kontribusinya dalam kemenangan 2-0 di Bluenergy Stadium.

Pemain bernama lengkap Christian Mate Pulisic itu mempunyai kemampuan bergerak dari sektor sayap menuju area tengah penyerangan. Pergerakannya dapat membantu Omari Hutchinson dan Gonçalo Ramos ketika AC Milan mengembangkan serangan.

Pulisic juga mempunyai catatan positif dalam Derby della Madonnina setelah mencetak gol kemenangan menghadapi Inter pada November 2025. Gol tunggalnya ketika itu memastikan kemenangan AC Milan dalam pertandingan Serie A.

Dalam AC Milan vs Inter Milan, Pulisic berpeluang kembali menjadi pilihan utama setelah dimainkan sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Bologna. Namun, posisi akhirnya tetap bergantung pada keputusan Ruben Amorim menjelang pertandingan.

Selain Pulisic, Gonçalo Ramos menjadi pemain yang perlu diperhatikan setelah mencetak dua gol dalam sembilan pertandingan Serie A musim ini. Penyerang Portugal tersebut juga mencatat satu assist dan menjadi pilihan utama di lini depan.

Player to Watch Inter Milan: Marcus Thuram

Marcus Thuram menjadi salah satu pemain Inter Milan yang menarik diperhatikan setelah mencetak lima gol dalam delapan pertandingan Serie A musim ini. Penyerang internasional Prancis tersebut menjadi salah satu sumber gol utama Nerazzurri.

Thuram mencetak gol ketika Inter mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 pada 25 Oktober 2026. Gol tersebut melanjutkan kontribusinya setelah sebelumnya membobol gawang Bologna dan Parma dalam pertandingan Serie A.

Pemain bernama lengkap Marcus Lilian Thuram-Ulien itu mempunyai kemampuan bergerak melalui sektor tengah maupun ruang di belakang pertahanan. Pergerakannya dapat membantu Francesco Pio Esposito atau Ange-Yoan Bonny ketika mengembangkan serangan.

Thuram telah mencetak lima dari 25 gol Inter Milan dalam Serie A musim ini sehingga menyumbangkan 20 persen produktivitas klub. Ia juga menghasilkan dua assist dari delapan pertandingan yang telah dimainkan.

Dalam AC Milan vs Inter Milan, Thuram berpeluang kembali menjadi pilihan utama karena Lautaro Martínez belum tersedia akibat cedera. Namun, pasangan penyerangnya masih bergantung pada keputusan Cristian Chivu menjelang pertandingan.

Selain Thuram, Nicolò Barella menjadi pemain yang perlu diperhatikan karena perannya dalam menjaga keseimbangan dan distribusi bola. Gelandang internasional Italia tersebut dapat membantu Inter menghubungkan pertahanan dengan penyerangan.

Jadwal AC Milan vs Inter Milan di Serie A 2026/27

AC Milan vs Inter Milan dijadwalkan berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza pada Minggu, 1 November 2026 pukul 02.45 WIB. Pertandingan pekan kesepuluh Serie A tersebut dimainkan Sabtu, 31 Oktober pukul 20.45 waktu Italia.

Pertandingan Derby della Madonnina mempertemukan Ruben Amorim sebagai pelatih AC Milan dan Cristian Chivu dari Inter. Kedua pelatih mempunyai pilihan formasi berbeda dengan mempertimbangkan kondisi kebugaran dan ketersediaan pemain menjelang pertandingan.

Penunjukan perangkat pertandingan, termasuk wasit utama dan petugas VAR, masih memerlukan konfirmasi melalui pengumuman resmi. Informasi tersebut perlu diperiksa kembali sebelum pertandingan karena belum tersedia verifikasi penugasan yang dapat dipastikan.

Pertandingan AC Milan vs Inter Milan dijadwalkan disiarkan melalui DAZN dan Sky Sport bagi penonton Italia dalam lanjutan Serie A. Sementara itu, pemirsa Indonesia dapat menyaksikan pertandingan melalui layanan streaming Vidio.

Detail PertandinganKeterangan
PertandinganAC Milan vs Inter Milan
Nama PertandinganDerby della Madonnina
KompetisiSerie A Italia 2026/27
Pekan10
Tanggal WIBMinggu, 1 November 2026
Kick-off02.45 WIB
Waktu ItaliaSabtu, 31 Oktober, 20.45 CET
StadionStadio Giuseppe Meazza
Nama Lain StadionSan Siro
KotaMilan, Italia
Pelatih AC MilanRuben Amorim
Pelatih Inter MilanCristian Chivu
WasitMenunggu konfirmasi resmi
VARMenunggu konfirmasi resmi
Siaran ItaliaDAZN, Sky Sport
Siaran IndonesiaVidio

Setelah pertandingan ini, AC Milan dijadwalkan menjamu Ferencváros pada 5 November 2026 dalam pertandingan UEFA Europa League. Mereka kemudian bertandang menghadapi Genoa pada 8 November dalam lanjutan Serie A.

Sementara itu, Inter Milan dijadwalkan bertandang menghadapi Feyenoord pada 3 November 2026 dalam pertandingan UEFA Champions League. Tim asuhan Cristian Chivu kemudian menjamu Como pada 8 November dalam lanjutan Serie A.

Inter selanjutnya dijadwalkan bertandang menghadapi Atalanta pada 22 November, sedangkan AC Milan melanjutkan agenda domestik menghadapi Frosinone. Kedua klub masih mempunyai sejumlah pertandingan setelah pertemuan di Stadio Giuseppe Meazza.

AC Milan vs Inter Milan

Preview AC Milan vs Inter Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

30 Okt 2026
Liverpool vs Arsenal

Preview Liverpool vs Arsenal: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

30 Okt 2026
Tottenham vs Crystal Palace

Preview Tottenham vs Crystal Palace: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

30 Okt 2026
X (Twitter)
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.