Timnas Amerika Serikat bakal tampil di Piala Dunia ke-12 mereka, sekaligus jadi tuan rumah bareng Kanada dan Meksiko. Buat kamu yang ngikutin sepak bola, ini bukan pertama kalinya USA jadi host, karena sebelumnya mereka udah pernah gelar Piala Dunia 1994. Kali ini, dengan format 48 tim, The Stars and Stripes pengen nunjukin performa lebih oke dibanding edisi 2022, waktu mereka dihentikan Belanda di babak 16 besar.
Pelatih & Skuad

Mauricio Pochettino resmi jadi pelatih USA sejak September 2024, menggantikan Gregg Berhalter. Nama Pochettino udah nggak asing lagi, dia pernah pegang klub besar kayak Chelsea, PSG, Tottenham, Southampton, sampai Espanyol.
Skuad USA juga lumayan menarik:
- Christian Pulisic (AC Milan) jadi bintang utama di lini serang.
- Weston McKennie (Juventus) ngatur tempo di lini tengah.
- Gio Reyna, playmaker kreatif yang meski jarang main di klub, tetap dipercaya karena punya visi permainan yang dicari Pochettino.
- Posisi kiper masih jadi perebutan antara Matt Freese dan Matt Turner.
Catatan Sejarah USA di Piala Dunia

- Pertama kali ikut: 1930 di Uruguay.
- Total partisipasi: 12 kali (1930–2026).
- Prestasi terbaik: Semi-final 1930.
- Tuan rumah: 1994 & 2026.
- Rekor keseluruhan: 37 laga, 9 menang, 8 seri, 20 kalah, 40 gol cetak, 66 kebobolan.
Kalau ngomongin sejarah, USA punya beberapa momen ikonik:
- Tahun 1930, mereka bikin kejutan dengan menang 3-0 lawan Belgia dan Paraguay, sebelum kalah dari Argentina di semi-final.
- Tahun 1950, kemenangan 1-0 atas Inggris jadi salah satu upset terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.
- Tahun 2014, Tim Howard bikin 16 penyelamatan lawan Belgia, rekor Piala Dunia, meski akhirnya kalah 2-1 di extra time.
Rekor Pemain
Nama Landon Donovan nggak bisa dilepas dari sejarah USA di Piala Dunia.
- Top Skorer: 5 gol di tiga edisi (2002, 2010).
- Penampilan terbanyak: 12 laga di tiga Piala Dunia (2002, 2006, 2010).
Gol Donovan lawan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2002 jadi salah satu momen paling diingat fans USA.
Perjalanan Terakhir
Di Qatar 2022, USA tergabung di grup berat bareng Inggris, Iran, dan Wales. Mereka lolos tanpa kalah, dengan kemenangan penting atas Iran lewat gol Pulisic. Tapi langkahnya terhenti di babak 16 besar setelah kalah 3-1 dari Belanda.
USA datang ke Piala Dunia 2026 dengan semangat baru, skuad muda berbakat, dan dukungan penuh sebagai tuan rumah. Dari sejarah panjang mereka, mulai dari kejutan 1930 sampai heroik Tim Howard di 2014, jelas kalau tim ini punya DNA kompetitif. Sekarang, pertanyaannya: apakah mereka bisa bikin kejutan lagi di tanah sendiri?



