Piala Dunia 2026 memasuki tahap paling menentukan setelah turnamen menyisakan empat tim terbaik. Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina kini bersaing memperebutkan tiket final sekaligus trofi paling bergengsi dalam sepak bola dunia.
Berdasarkan simulasi terbaru superkomputer Opta, Prancis menjadi negara dengan peluang terbesar untuk menjuarai Piala Dunia 2026. Les Bleus berada di depan Spanyol, sedangkan Inggris dan Argentina tetap memiliki kesempatan untuk membuat kejutan.
Turnamen yang berlangsung di Amerika Utara tersebut telah memainkan 100 pertandingan. Setelah perjalanan panjang sejak fase grup, empat negara yang sejak awal masuk dalam daftar unggulan utama akhirnya berhasil menembus semifinal.
Menariknya, Opta sebelumnya juga menempatkan Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina sebagai empat favorit juara. Prediksi tersebut terbukti tepat karena seluruhnya mampu bertahan hingga empat besar.
Empat Tim Juara Dunia Bertemu di Semifinal
Semifinal Piala Dunia 2026 menghadirkan empat negara yang pernah mengangkat trofi. Situasi seperti ini baru terjadi tiga kali dalam sejarah Piala Dunia, yakni pada edisi 1970, 1990, dan 2026.
Spanyol, Prancis, dan Argentina bahkan memenangi tiga dari empat edisi terakhir Piala Dunia putra. Sementara itu, Inggris berusaha mengakhiri penantian panjang setelah terakhir kali menjadi juara pada 1966.
Karena itu, prediksi Piala Dunia 2026 kali ini sulit ditebak. Setiap peserta semifinal memiliki pengalaman, kualitas pemain, dan sejarah panjang di turnamen internasional.
Prancis akan menghadapi Spanyol pada semifinal yang berlangsung Selasa di Dallas. Satu hari kemudian, Inggris dan Argentina akan bertemu di Atlanta untuk memperebutkan tiket final lainnya.
Prancis Menjadi Favorit Utama
Dalam 25.000 simulasi terbaru yang dilakukan superkomputer Opta, Prancis menjadi tim dengan peluang juara terbesar. Pasukan Didier Deschamps tercatat memiliki kemungkinan 34 persen untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Prancis juga mempunyai peluang 57,7 persen untuk mengalahkan Spanyol dan melaju ke final ketiga secara beruntun. Angka tersebut membuat Les Bleus menjadi favorit utama dalam prediksi Piala Dunia 2026 menjelang semifinal.
Perjalanan Prancis sepanjang turnamen terbilang meyakinkan. Mereka mengalahkan Maroko 2-0 pada perempat final setelah Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele sama-sama mencetak gol.
Mbappe menjadi salah satu pemain paling menentukan bagi Prancis. Penyerang tersebut telah mengoleksi delapan gol, menyamai catatan Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sementara di Piala Dunia 2026.
Ousmane Dembele juga memberikan kontribusi besar dengan mencetak lima gol. Kombinasi Mbappe dan Dembele membuat lini serang Prancis menjadi salah satu yang paling berbahaya dalam turnamen.
Prancis menjadi tim kedua dalam 50 tahun terakhir yang memiliki dua pemain dengan minimal lima gol dalam satu edisi Piala Dunia. Sebelumnya, Brasil mencatatkan pencapaian serupa pada 2002 melalui Ronaldo yang mengemas delapan gol dan Rivaldo dengan lima gol.
Inggris kemudian turut menyamai catatan tersebut. Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama telah mencetak enam gol sepanjang Piala Dunia 2026.
Rekor Baru Didier Deschamps
Kemenangan atas Maroko menjadi hasil bersejarah bagi Didier Deschamps. Pelatih berusia 57 tahun itu kini telah mencatatkan 20 kemenangan sebagai pelatih dalam putaran final Piala Dunia.
Deschamps menjadi pelatih pertama yang mampu mengumpulkan 20 kemenangan di turnamen tersebut. Laga melawan Maroko juga menjadi pertandingan ke-25 yang dijalaninya sebagai pelatih di Piala Dunia.
Jumlah itu menyamai rekor milik mantan pelatih Jerman Barat, Helmut Schön. Deschamps akan memecahkan rekor tersebut ketika Prancis menghadapi Spanyol di semifinal.
Pertandingan melawan La Roja juga memiliki arti khusus karena Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhir Deschamps bersama Prancis. Ia dijadwalkan meninggalkan jabatannya setelah kompetisi selesai.
Spanyol Menjadi Ancaman Terbesar
Meski Prancis berada di posisi teratas dalam prediksi Piala Dunia 2026, Spanyol dinilai sebagai pesaing paling serius. Tim asuhan Luis de la Fuente memiliki peluang 23,4 persen untuk menjadi juara.
Spanyol juga mendapatkan peluang 42,3 persen untuk mengalahkan Prancis dan menembus final. Persentase tersebut menunjukkan semifinal di Dallas diperkirakan berlangsung ketat.
La Roja lolos ke semifinal setelah mengalahkan Belgia pada perempat final. Fabián Ruiz lebih dahulu membawa Spanyol unggul sebelum Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan lewat sundulan.
Gol De Ketelaere sekaligus mengakhiri catatan 649 menit tanpa kebobolan yang dibukukan Spanyol di Piala Dunia. Namun, La Roja kembali mendapatkan pertolongan dari Mikel Merino.
Merino masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir. Perannya serupa dengan pertandingan babak 16 besar melawan Portugal ketika ia juga menjadi pemain pengganti dan mencetak gol penentu.
Keberhasilan tersebut membawa Spanyol mencapai semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya. Penampilan pertama mereka di semifinal terjadi pada 2010, ketika La Roja akhirnya keluar sebagai juara di Afrika Selatan.
Spanyol Belum Terkalahkan dalam 36 Pertandingan
Selain mempunyai skuad berkualitas, Spanyol membawa rekor impresif menuju semifinal. Mereka tidak terkalahkan dalam 36 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.
Dalam periode tersebut, Spanyol mencatatkan 27 kemenangan dan sembilan hasil imbang. Itu menjadi rangkaian tanpa kekalahan terpanjang dalam sejarah tim nasional Spanyol.
Kekalahan terakhir La Roja terjadi dalam pertandingan persahabatan melawan Kolombia pada Maret 2024. Saat itu, Spanyol takluk dengan skor 0-1.
Rekor tersebut menjadi alasan Spanyol tetap berada di urutan kedua dalam prediksi Piala Dunia 2026, meskipun peluang mereka melewati Prancis lebih kecil dibandingkan Les Bleus.
Simulasi Opta juga menunjukkan bahwa pemenang semifinal Prancis melawan Spanyol lebih berpeluang menjadi juara. Namun, hasil tersebut bukan berarti Inggris atau Argentina hanya akan menjadi pelengkap di pertandingan final.
Inggris Tetap Berbahaya
Inggris mungkin belum selalu tampil meyakinkan selama Piala Dunia 2026. Namun, kemampuan mereka bertahan dalam kondisi sulit justru membuat The Three Lions semakin berbahaya.
Tim asuhan Thomas Tuchel melaju ke semifinal setelah mengalahkan Norwegia melalui kemenangan comeback. Jude Bellingham menjadi pahlawan dalam pertandingan tersebut.
Tuchel bahkan mengakui Inggris tidak bermain dengan baik saat menghadapi Norwegia. Meski demikian, The Three Lions tetap mampu menemukan cara untuk memenangkan pertandingan dan melanjutkan perjalanan.
Inggris kini berusaha mengakhiri penantian selama 60 tahun untuk kembali menjadi juara dunia. Trofi terakhir sekaligus satu-satunya milik mereka diraih saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1966.
Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi dua pemain penting Inggris. Keduanya sama-sama telah mengemas enam gol, membuat Inggris mempunyai dua pemain yang telah mencetak setidaknya lima gol dalam satu turnamen.
Argentina Masih Menjadi Kandidat Juara
Argentina juga tidak bisa dikesampingkan dalam prediksi Piala Dunia 2026. Sang juara dunia berhasil menembus semifinal setelah menghadapi perlawanan ketat dari Swiss pada babak delapan besar.
Swiss bermain dengan 10 pemain, tetapi tetap mampu memberikan pertahanan disiplin. Argentina membutuhkan waktu sebelum akhirnya membongkar barisan belakang lawannya dan memastikan tempat di semifinal.
Lionel Messi kembali menjadi pemain penting bagi La Albiceleste. Dengan koleksi delapan gol, Messi berada di puncak daftar pencetak gol bersama Kylian Mbappe.
Pengalaman Argentina dalam pertandingan besar juga menjadi modal penting ketika menghadapi Inggris di Atlanta. Pemenang pertandingan tersebut akan menantang Prancis atau Spanyol di final.
Siapa Paling Berpeluang Menjadi Juara?
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Prancis memiliki peluang terbesar untuk mengangkat trofi dengan persentase 34 persen. Spanyol menyusul di urutan kedua dengan peluang 23,4 persen.
Prancis juga diunggulkan untuk mencapai final dengan peluang 57,7 persen, sedangkan Spanyol memiliki kemungkinan 42,3 persen. Angka tersebut berasal dari 25.000 simulasi pertandingan yang dilakukan Opta.
Namun, prediksi Piala Dunia 2026 tetap tidak menjamin hasil pertandingan sebenarnya. Inggris telah membuktikan mampu menang meski tidak tampil maksimal, sedangkan Argentina mempunyai Lionel Messi dan pengalaman sebagai juara dunia.
Empat negara mantan juara kini hanya berjarak dua kemenangan dari trofi. Prancis menjadi favorit, Spanyol membawa rekor tidak terkalahkan, Inggris mengejar akhir dari penantian panjang, sementara Argentina berusaha kembali berdiri di puncak dunia.



