Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Starting XI Termahal dari Transfer Penjualan Red Bull Leipzig Seharga 693,5 Juta Euro

Starting XI Termahal dari Transfer Penjualan Red Bull Leipzig Seharga 693,5 Juta Euro

  • Agustus 10, 2026
Starting XI penjualan termahal Red Bull Leipzig bernilai 693,5 juta euro atau sekitar Rp14,25 triliun.

Red Bull Leipzig berkembang menjadi salah satu klub paling agresif dalam mengembangkan pemain muda lalu menjualnya dengan harga tinggi. Pola tersebut terlihat jelas dari Starting XI penjualan termahal yang jika digabungkan mencapai 693,5 juta euro.

Dengan kurs sekitar Rp20.543 per euro pada 10 Agustus 2026, total 693,5 juta euro itu setara kurang lebih Rp14,25 triliun. Angka rupiah digunakan sebagai perkiraan karena nilai tukar dapat berubah setiap saat.

Dalam susunan 3-4-3 ini, Red Bull Leipzig memiliki satu kiper, tiga bek tengah, empat gelandang ofensif, dan tiga penyerang. Komposisinya menunjukkan betapa besar nilai ekonomi pemain yang pernah berkembang di klub asal Sachsen tersebut.

Nama dengan harga tertinggi adalah Yan Diomande setelah transfernya ke Real Madrid pada 2026 mencapai angka rujukan 125 juta euro. Di belakangnya terdapat Joško Gvardiol, Benjamin Šeško, Dominik Szoboszlai, dan Xavi Simons.

Daftar ini menggunakan angka penjualan yang telah menjadi dasar susunan Starting XI, termasuk pembaruan bonus pada beberapa transfer. Karena itu, nilai Dani Olmo dan Xavi Simons dapat berbeda dari laporan awal ketika kepindahan mereka diumumkan.

Secara keseluruhan, Starting XI ini memperlihatkan keberhasilan Red Bull Leipzig menjual pemain ke klub-klub elite seperti Liverpool, Bayern Munchen, Manchester City, Barcelona, Tottenham, Chelsea, Manchester United, Real Madrid, serta Genoa.

Starting XI Penjualan Termahal Red Bull Leipzig

PosisiPemainKlub PembeliTahunEuroRupiah
GKJosep MartínezGenoa2023€3,5 jutaRp71,90 miliar
CBIbrahima KonatéLiverpool2021€40 jutaRp821,72 miliar
CBDayot UpamecanoBayern Munchen2021€42,5 jutaRp873,08 miliar
CBJoško GvardiolManchester City2023€90 jutaRp1,85 triliun
CMNaby KeïtaLiverpool2018€60 jutaRp1,23 triliun
CMDominik SzoboszlaiLiverpool2023€70 jutaRp1,44 triliun
RWDani OlmoBarcelona2024€61 jutaRp1,25 triliun
LWXavi SimonsTottenham Hotspur2025€65 jutaRp1,34 triliun
RFYan DiomandeReal Madrid2026€125 jutaRp2,57 triliun
LFChristopher NkunkuChelsea2023€60 jutaRp1,23 triliun
CFBenjamin ŠeškoManchester United2025€76,5 jutaRp1,57 triliun
TOTAL€693,5 jutaRp14,25 triliun

GK: Josep Martínez – €3,5 Juta

Josep Martínez menjadi penjaga gawang dalam Starting XI karena ia dijual Red Bull Leipzig ke Genoa pada 2023 dengan nilai 3,5 juta euro. Jika dikonversi memakai kurs artikel ini, angkanya sekitar Rp71,9 miliar.

Nilai Martínez memang paling kecil dibandingkan sepuluh pemain lainnya, tetapi posisinya tetap penting untuk membentuk susunan yang seimbang. Kepindahannya ke Genoa juga membuka jalan bagi sang kiper mendapatkan menit bermain lebih reguler di Italia.

CB: Ibrahima Konaté – €40 Juta

Ibrahima Konaté menempati sisi kanan dalam trio bek setelah Red Bull Leipzig melepasnya ke Liverpool pada 2021. Nilai transfer yang digunakan adalah 40 juta euro, atau sekitar Rp821,72 miliar berdasarkan kurs konversi yang sama.

Konaté menjadi contoh bek muda yang nilainya melonjak setelah berkembang di Bundesliga dan kemudian menarik perhatian klub Premier League. Liverpool merekrutnya ketika membutuhkan tambahan kekuatan di jantung pertahanan untuk membangun kembali kedalaman lini belakang.

CB: Dayot Upamecano – €42,5 Juta

Dayot Upamecano ditempatkan sebagai bek tengah utama setelah dijual Red Bull Leipzig kepada Bayern Munchen pada 2021. Nilai kepindahannya mencapai 42,5 juta euro, yang setara sekitar Rp873,08 miliar menurut kurs yang digunakan.

Transfer tersebut menarik karena Upamecano pindah langsung kepada rival domestik yang mendominasi Bundesliga dalam periode panjang. Red Bull Leipzig kehilangan salah satu bek terbaiknya, tetapi sekaligus memperoleh pemasukan besar dari pemain yang dikembangkan sejak usia muda.

CB: Joško Gvardiol – €90 Juta

Joško Gvardiol menjadi bek termahal dalam formasi ini setelah Manchester City membelinya dari Red Bull Leipzig pada 2023. Harga transfernya mencapai 90 juta euro, sehingga nilai rupiahnya berada di kisaran Rp1,85 triliun.

Nilai tersebut menjadikan Gvardiol salah satu bek termahal dunia ketika kepindahannya diselesaikan. Manchester City tertarik pada kemampuan bertahan, distribusi bola, kecepatan, serta fleksibilitas pemain Kroasia itu untuk bermain sebagai bek tengah maupun sisi kiri.

CM: Naby Keïta – €60 Juta

Naby Keïta menjadi gelandang tengah pertama dalam susunan ini setelah Red Bull Leipzig menjualnya kepada Liverpool pada 2018. Biaya transfer sebesar 60 juta euro menghasilkan nilai konversi kurang lebih Rp1,23 triliun.

Keïta menjadi salah satu penjualan besar pertama yang menunjukkan kekuatan model bisnis Red Bull Leipzig di level Eropa. Liverpool melihatnya sebagai gelandang dinamis dengan kemampuan membawa bola, menekan lawan, dan bergerak agresif dari lini kedua.

CM: Dominik Szoboszlai – €70 Juta

Dominik Szoboszlai mendampingi Keïta di pusat permainan setelah Red Bull Leipzig menerima 70 juta euro dari Liverpool pada 2023. Dengan kurs Rp20.543 per euro, nominal tersebut setara kira-kira Rp1,44 triliun.

Szoboszlai menjadi salah satu aset termahal Red Bull Leipzig karena memiliki kualitas teknik, tendangan jarak jauh, kreativitas, dan fleksibilitas posisi. Liverpool mengaktifkan nilai klausul pelepasannya ketika melakukan perombakan besar terhadap sektor gelandang pada musim panas 2023.

RW: Dani Olmo – €61 Juta

Dani Olmo menempati sisi kanan pada garis empat pemain tengah setelah Red Bull Leipzig menjualnya ke Barcelona pada 2024. Nilai yang digunakan dalam daftar ini 61 juta euro, setara sekitar Rp1,25 triliun.

Angka 61 juta euro mencerminkan total rujukan setelah perkembangan pembayaran dan bonus, sementara laporan awal menyebut biaya dasar lebih rendah. Barcelona membawa pulang pemain yang sebelumnya pernah menimba ilmu di akademi La Masia sebelum berkarier di luar Spanyol.

LW: Xavi Simons – €65 Juta

Xavi Simons menempati sisi kiri dan menjadi salah satu penjualan terbesar Red Bull Leipzig setelah pindah ke Tottenham Hotspur pada 2025. Nilai dalam susunan ini mencapai 65 juta euro atau sekitar Rp1,34 triliun.

Simons memberi fleksibilitas karena dapat beroperasi sebagai gelandang serang, pemain nomor sepuluh, maupun penyerang sayap. Tottenham mendapatkan pemain muda dengan pengalaman di beberapa liga besar Eropa dan kemampuan menciptakan peluang dari ruang antarlini.

RF: Yan Diomande – €125 Juta

Yan Diomande berada di kanan trio depan setelah Real Madrid mencapai kesepakatan dengan Red Bull Leipzig pada Agustus 2026. Nilai rujukan transfernya 125 juta euro, sehingga konversinya mencapai sekitar Rp2,57 triliun.

Transfer Diomande mengubah urutan penjualan terbesar klub karena nilainya melampaui rekor 90 juta euro milik Gvardiol. Real Madrid mengikat pemain Pantai Gading tersebut dengan kontrak tujuh tahun setelah musim terobosannya bersama Red Bull Leipzig.

LF: Christopher Nkunku – €60 Juta

Christopher Nkunku ditempatkan sebagai penyerang kiri setelah Red Bull Leipzig menjualnya kepada Chelsea pada 2023. Biaya 60 juta euro yang digunakan dalam daftar ini setara sekitar Rp1,23 triliun berdasarkan kurs artikel.

Nkunku berkembang menjadi salah satu pemain ofensif paling produktif selama waktunya di Jerman dan mampu memainkan beberapa fungsi menyerang. Chelsea membawanya ke Premier League setelah mencapai kesepakatan lebih awal untuk mengamankan jasanya dari Red Bull Leipzig.

CF: Benjamin Šeško – €76,5 Juta

Benjamin Šeško menjadi ujung tombak sekaligus pemain ketiga termahal dalam Starting XI penjualan Red Bull Leipzig. Manchester United membelinya pada 2025 seharga 76,5 juta euro, atau kira-kira Rp1,57 triliun dalam konversi rupiah.

Nilai transfer Šeško berada di bawah Diomande dan Gvardiol, tetapi lebih tinggi dibandingkan Szoboszlai dan Simons. Manchester United merekrut penyerang Slovenia itu setelah ia berkembang sebagai striker cepat, kuat, dan berbahaya di area penalti.

Nilai Setiap Lini Red Bull Leipzig Sangat Fantastis

Jika dijumlahkan berdasarkan lini, sektor pertahanan menyumbang nilai besar berkat Gvardiol, Upamecano, dan Konaté. Namun kekuatan ekonomi terbesar Red Bull Leipzig tetap terlihat di area serang karena Diomande, Šeško, Nkunku, Olmo, dan Simons.

Trio depan Diomande, Šeško, dan Nkunku saja memiliki nilai gabungan 261,5 juta euro atau sekitar Rp5,37 triliun. Angka tersebut menggambarkan betapa mahalnya talenta ofensif yang pernah dikembangkan, dipoles, kemudian dilepas oleh Red Bull Leipzig.

Lini tengah yang terdiri dari Dani Olmo, Naby Keïta, Dominik Szoboszlai, dan Xavi Simons bernilai total 256 juta euro. Dengan kurs yang sama, empat pemain itu setara kurang lebih Rp5,26 triliun.

Di belakangnya, kombinasi Konaté, Upamecano, dan Gvardiol bernilai 172,5 juta euro atau sekitar Rp3,54 triliun. Tambahan Josep Martínez membuat keseluruhan susunan Red Bull Leipzig mencapai total 693,5 juta euro seperti tercantum dalam judul.

Model transfer seperti ini membuat Leipzig dikenal sebagai tempat ideal bagi pemain muda untuk berkembang sebelum menuju klub dengan kemampuan finansial lebih besar. Klub mampu mempertahankan daya saing sambil berulang kali menciptakan nilai jual dari proses rekrutmen dan pengembangan.

Starting XI tersebut juga menunjukkan bahwa pasar utama penjualan Red Bull Leipzig berada di level elite Eropa, terutama Premier League. Liverpool sendiri membeli tiga nama dalam daftar ini, yakni Konaté, Keïta, dan Szoboszlai dengan total 170 juta euro.

Dalam ukuran rupiah, transfer Diomande seorang diri sudah bernilai sekitar Rp2,57 triliun, sedangkan seluruh Starting XI mendekati Rp14,25 triliun. Nilai tersebut memperlihatkan skala ekonomi transfer sepak bola modern yang terus meningkat dari musim ke musim.

Pada akhirnya, Starting XI penjualan termahal Red Bull Leipzig bukan sekadar kumpulan angka besar, tetapi gambaran keberhasilan strategi pengembangan pemain. Dari Martínez hingga Diomande, setiap transfer menunjukkan bagaimana Leipzig mengubah potensi menjadi kualitas sekaligus nilai ekonomi.

Chelsea Didenda Rp220 Miliar, Rahasia Transfer Era Abramovich Terbongkar

10 Agu 2026
Liga Inggris

Liga Inggris Habiskan Lebih dari Rp30 Triliun, Empat Liga Top Eropa Makin Tertinggal

10 Agu 2026

Gianni Infantino Diguncang dari Dalam, Siapa Sebenarnya Menguasai FIFA?

10 Agu 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.