Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Mengenal Natan de Souza, Calon Duet Pau Cubarsi di Lini Belakang Barcelona

Mengenal Natan de Souza, Calon Duet Pau Cubarsi di Lini Belakang Barcelona

  • Agustus 11, 2026
Natan de Souza dilirik Barcelona.

Natan de Souza menjadi salah satu nama yang mulai serius dipertimbangkan Barcelona untuk memperkuat lini belakang pada musim 2026/27. Bek Real Betis itu muncul sebagai kandidat setelah Ronald Araujo dipinjamkan ke Liverpool dan Hansi Flick membutuhkan bek tengah kiri baru.

Barcelona sebelumnya menegaskan tidak akan menambah bek tengah sebelum ada pemain yang pergi, sehingga keluarnya Araujo mengubah situasi pasar. Menurut Barca News Network, Natan de Souza kini berada dalam daftar utama yang sedang dipelajari bagian olahraga klub.

Nama Natan de Souza sebenarnya bukan sosok asing bagi Barcelona karena agennya pernah menawarkan pemain Brasil tersebut pada awal musim panas. Ketertarikan kemudian berkembang setelah klub menilai profilnya cocok dengan kebutuhan Flick untuk mendampingi Pau Cubarsi di jantung pertahanan.

Sumber yang sama menyebut Cristian Romero sudah tidak menjadi prioritas karena Flick dinilai menganggap bek Tottenham itu kurang cocok dengan sistemnya. Barcelona justru condong mencari bek berkaki kiri agar Cubarsi bisa tetap beroperasi nyaman sebagai bek tengah kanan.

Profil Natan de Souza, Bek yang Masuk Radar Barcelona

Natan de Souza lahir di Itapecerica da Serra, Brasil, pada 6 Februari 2001 dan kini berusia 25 tahun. Ia tumbuh sebagai bek tengah berkaki kiri dengan kekuatan fisik, kecepatan, agresivitas, serta keberanian memainkan bola dari area pertahanan.

Perjalanan profesionalnya dimulai melalui akademi Flamengo sebelum menembus tim senior dan menjadi bagian skuad juara Brasil 2020. Setelah itu, Natan de Souza berkembang bersama Red Bull Bragantino dan mulai menarik perhatian klub Eropa berkat konsistensinya.

Napoli menjadi klub Eropa pertama yang berani mengambil risiko dengan merekrut Natan pada musim panas 2023. Namun, periode di Italia tidak berjalan sempurna karena ia kesulitan mendapatkan kontinuitas dan mencari menit bermain melalui peminjaman ke Real Betis.

Kepindahan ke Spanyol justru mengubah arah kariernya karena Natan de Souza langsung mendapatkan kepercayaan besar dari Manuel Pellegrini. Sepanjang musim 2024/25, ia mencatat 52 penampilan, mencetak dua gol, dan membantu Betis mencapai final Conference League.

Real Betis kemudian mengaktifkan opsi pembelian dari Napoli dan mengikat Natan de Souza dengan kontrak sampai 2030. Klub Andalusia melihatnya sebagai aset penting setelah sang bek menjadi salah satu pemain paling konsisten dalam perjalanan kompetitif mereka.

UEFA turut mengakui performa tersebut dengan memasukkan Natan ke Team of the Season Conference League 2024/25. Penghargaan itu memperlihatkan bahwa kontribusinya tidak sekadar terlihat di La Liga, tetapi juga mendapat pengakuan pada kompetisi Eropa.

Menariknya, Barcelona sudah merasakan langsung ancaman Natan de Souza ketika menghadapi Real Betis pada April 2025. Bek Brasil itu mencetak gol melalui sundulan dari situasi sepak pojok dalam hasil imbang 1-1, sekaligus menunjukkan kemampuan duel udara.

Mengapa Natan de Souza Menarik bagi Barcelona?

Kemampuan bola udara memang menjadi salah satu kekuatan utama Natan de Souza karena posturnya mencapai sekitar 1,88 meter. Ia agresif menyerang bola mati, kuat menjaga area penalti, dan cukup efektif menghadapi penyerang yang mengandalkan duel fisik.

Kualitas lain yang membuat Barcelona tertarik adalah kecepatannya ketika bertahan jauh dari gawang sendiri. Mundo Deportivo mencatat Natan mampu mencapai sekitar 35 kilometer per jam, angka penting untuk bek dalam garis pertahanan tinggi.

Kecepatan tersebut sangat relevan dengan sistem Flick karena Barcelona sering mempertahankan garis pertahanan dekat garis tengah. Bek tengah harus mampu mengejar penyerang dalam ruang terbuka setelah pressing pertama gagal atau lawan berhasil mengirim bola langsung.

Natan de Souza juga mempunyai kemampuan distribusi yang membuatnya berbeda dari bek bertipe penghancur murni. Ia cukup nyaman memainkan umpan pendek, mengalirkan bola ke gelandang, dan melakukan perpindahan permainan ketika lawan menutup jalur progresi utama.

Bagi Barcelona, kaki kiri Natan de Souza menjadi nilai strategis karena memberikan sudut umpan lebih alami dari sisi kiri. Kehadirannya memungkinkan Pau Cubarsi tetap bermain di kanan, posisi yang memberi pemain muda Spanyol akses distribusi lebih nyaman.

Secara teori, duet Natan de Souza dan Cubarsi menawarkan kombinasi karakter yang saling melengkapi dalam sistem Barcelona. Cubarsi unggul dalam membaca permainan dan distribusi, sedangkan Natan lebih menonjol melalui duel, recovery pace, agresivitas, dan kekuatan fisik.

Kombinasi tersebut bisa membantu Barcelona mengurangi ketergantungan kepada bek yang harus bermain di sisi tidak natural. Flick dapat meminta Cubarsi mengatur pembangunan serangan, sementara Natan de Souza menjaga ruang besar dan menghadapi duel satu lawan satu.

Kekurangan Natan de Souza yang Harus Diperbaiki

Namun, Natan de Souza belum dapat dianggap sebagai bek tengah elite tanpa kelemahan yang pasti langsung menjadi starter Barcelona. Agresivitasnya terkadang membuat ia keluar dari garis terlalu cepat, sehingga ruang di belakangnya dapat dimanfaatkan lawan dengan pergerakan cerdas.

Pengambilan keputusan juga masih menjadi area yang harus berkembang apabila Natan de Souza bermain di Barcelona. Kesalahan kecil dalam garis pertahanan tinggi bisa langsung menghasilkan peluang besar, terutama ketika lawan mempunyai penyerang cepat dan gelandang dengan umpan vertikal tajam.

Faktor usia tetap membuat risikonya lebih mudah diterima karena Natan de Souza baru memasuki 25 tahun dan masih memiliki ruang berkembang. Barcelona bisa mendapatkan pemain yang cukup berpengalaman di La Liga tanpa kehilangan potensi peningkatan dalam beberapa musim berikutnya.

Pemain Brasil itu juga memiliki ketahanan fisik yang cukup meyakinkan setelah menjadi salah satu pemain dengan menit terbanyak Betis. AS mencatat Natan de Souza tampil sangat konsisten dan jarang absen karena cedera, faktor penting bagi Barcelona sepanjang musim panjang.

Pada musim pertamanya sebagai pemain permanen, konsistensinya kembali terlihat karena ia menjadi salah satu pemain paling diandalkan Pellegrini. Performa itu turut mendorong kenaikan nilai pasar Natan de Souza sekaligus meningkatkan ketertarikan beberapa klub terhadap jasanya.

Risiko terbesar tetap terletak pada apakah Natan mampu meningkatkan konsentrasi dan ketenangan ketika tekanan pertandingan meningkat. Barcelona berbeda dari Betis karena setiap kehilangan poin diperbesar, sementara kesalahan seorang bek dapat menjadi bahan sorotan selama berhari-hari.

Harga Natan de Souza untuk Barcelona

Situasi transfernya juga menarik karena Real Betis sebenarnya tidak berada dalam tekanan kontrak untuk menjual. Natan de Souza terikat sampai 2030, sehingga Barcelona harus meyakinkan klub Andalusia melalui tawaran yang memberikan keuntungan besar atas investasi awal mereka.

Real Betis mengeluarkan sekitar sembilan juta euro ketika mempermanenkan Natan de Souza dari Napoli pada 2025. Mundo Deportivo melaporkan klub kini menginginkan sekitar 35 juta euro, meskipun kesepakatan bisa terjadi pada kisaran 30 juta ditambah bonus.

Kenaikan harga tersebut memperlihatkan seberapa besar perkembangan Natan de Souza setelah pindah ke Spanyol. Nilai pasarnya meningkat karena performa stabil, kondisi fisik relatif kuat, pengalaman Eropa, dan kemampuan memainkan beberapa peran di jantung pertahanan.

Mundo Deportivo sebelumnya melaporkan Natan hanya mempertimbangkan meninggalkan Real Betis apabila kesempatan menuju Barcelona benar-benar tersedia. Sikap tersebut dapat menjadi keuntungan penting bagi klub Catalan apabila negosiasi dengan Betis memasuki tahap lebih konkret.

Perkembangan terbaru bahkan menyebut Barcelona telah mulai membicarakan kemungkinan transfer dengan Real Betis setelah Araujo pindah sementara ke Liverpool. Laporan TNT Sports Brasil yang dikutip Mundo Deportivo menyatakan pembicaraan awal mengenai Natan de Souza sudah dilakukan.

Natan de Souza Bisa Menggantikan Ronald Araujo di Barcelona

Status Araujo perlu dipahami dengan tepat karena Liverpool merekrutnya melalui pinjaman satu musim, bukan transfer permanen langsung. Reuters melaporkan kesepakatan tersebut memiliki opsi pembelian sekitar 47 juta poundsterling, sementara kontraknya di Barcelona masih berlaku sampai 2031.

Meski demikian, kepergian Araujo tetap membuka kebutuhan nyata di lini belakang Barcelona untuk musim 2026/27. Flick kehilangan bek kuat secara fisik, sementara Natan de Souza menawarkan karakter serupa dengan tambahan kualitas distribusi yang dinilai lebih sesuai sistem.

Araujo hanya mencatat 11 kesempatan menjadi starter di La Liga musim lalu karena Cubarsi dan Gerard Martin lebih sering menjadi pilihan Flick. Kepergiannya menuju Liverpool memberikan Barcelona ruang untuk mencari profil bek yang lebih spesifik bagi struktur permainan sekarang.

Natan de Souza terlihat cocok mengisi ruang tersebut karena memiliki kekuatan duel yang dapat menggantikan sebagian kualitas Araujo. Perbedaannya, Barcelona menilai kemampuan membangun serangan pemain Betis itu lebih sesuai dengan tuntutan permainan berbasis penguasaan bola.

Natan de Souza atau Cristian Romero untuk Barcelona?

Dibandingkan Cristian Romero, Natan de Souza memang belum memiliki pengalaman dan reputasi pada level yang sama. Namun, Barcelona dapat memperoleh pemain lebih muda, berkaki kiri, mengenal La Liga, dan kemungkinan tersedia dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Barca News Network menyebut Flick tidak melihat Romero sebagai pilihan ideal untuk sistemnya, sehingga Barcelona mengalihkan perhatian kepada opsi kiri. Natan menjadi menarik karena menawarkan keseimbangan antara kebutuhan taktik, usia, kualitas fisik, serta biaya transfer.

Keputusan tersebut tidak berarti Natan sekarang lebih hebat secara keseluruhan dibandingkan Romero yang sudah teruji di level tertinggi. Barcelona lebih membutuhkan kesesuaian profil daripada sekadar nama besar, terutama ketika struktur Flick meminta karakter khusus dari bek tengah.

Selain Romero, nama Alessandro Bastoni dan Aymeric Laporte juga pernah dikaitkan sebagai alternatif untuk memperkuat pertahanan. Namun, usia, biaya, serta ketersediaan membuat Natan de Souza muncul sebagai salah satu solusi paling logis untuk Barcelona.

Natan de Souza Cocok Jadi Duet Pau Cubarsi?

Jika transfer terwujud, Flick tidak harus langsung menjadikan Natan de Souza sebagai pasangan permanen Cubarsi pada setiap pertandingan. Barcelona dapat memberikan proses adaptasi bertahap sambil memanfaatkan pengalaman pemain lain untuk menjaga keseimbangan ketika menghadapi lawan berbeda.

Namun, prospek duet tersebut cukup menarik karena keduanya memiliki karakter yang tidak sepenuhnya sama. Barcelona bisa meminta Cubarsi menjadi pengatur pertama dari pertahanan, sedangkan Natan mengambil tanggung jawab lebih besar ketika menghadapi duel fisik.

Keunggulan lain berada pada kemampuan Natan memainkan kedua sisi jantung pertahanan meskipun kaki kirinya menjadi nilai utama. Mundo Deportivo menilai fleksibilitas tersebut, bersama kecepatan dan permainan udara, menjadi bagian penting yang membuat profilnya semakin menarik.

Secara keseluruhan, Natan merupakan target yang masuk akal karena menawarkan kebutuhan spesifik tanpa menuntut investasi seperti bek kelas superstar. Barcelona mendapatkan bek kiri alami, cepat, kuat, dan berpengalaman di La Liga dengan usia yang masih produktif.

Peluang Natan de Souza Bergabung dengan Barcelona

Peluang transfer tetap bergantung pada kesepakatan harga dengan Real Betis, tetapi arah negosiasi sekarang terlihat lebih terbuka setelah keluarnya Araujo. Jika Barcelona mampu mendekati tuntutan sekitar 30 sampai 35 juta euro, Natan de Souza berpeluang menjadi rekrutan serius.

Posisi Barcelona juga cukup terbantu oleh preferensi sang pemain apabila laporan Mundo Deportivo benar bahwa tujuan utamanya adalah Camp Nou. Namun, Betis tetap memiliki kendali karena kontrak panjang memungkinkan mereka menolak tawaran yang dianggap belum memenuhi valuasi.

Bagi Natan, kesempatan tersebut akan menjadi lompatan terbesar dalam karier setelah Flamengo, Bragantino, Napoli, dan Real Betis. Jika mampu berkembang bersama Cubarsi di bawah Flick, ia berpeluang berubah dari bek solid La Liga menjadi pemain level elite Barcelona.

Preview Stuttgart vs Viking

Preview Stuttgart vs Viking: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
Preview Real Madrid vs Inter Milan

Preview Real Madrid vs Inter Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
Preview Porto vs Manchester City

Preview Porto vs Manchester City: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.