Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, Mengapa Justru Memilih Trabzonspor?

Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, Mengapa Justru Memilih Trabzonspor?

  • Agustus 7, 2026
mohamed_salah

Ribuan pendukung Trabzonspor memadati area luar Bandara Ataturk, Istanbul, untuk menyambut Mohamed Salah. Penyerang Mesir itu datang dengan senyum lebar sambil mengenakan warna merah marun dan biru khas klub barunya.

Sambutan tersebut memperlihatkan betapa besar efek kedatangan Mohamed Salah bagi sepak bola Turki, khususnya Trabzonspor. Ia sempat meminta kerumunan tenang sebelum mengangkat kedua tangan dan memicu sorakan lebih keras dari para suporter.

Trabzonspor sebelumnya mengejutkan dunia setelah mengumumkan pembicaraan untuk merekrut Mohamed Salah yang berstatus bebas transfer. Pemain berusia 34 tahun itu meninggalkan Liverpool setelah hampir satu dekade menjadi ikon utama di Anfield.

Kurang dari 18 bulan sebelumnya, Salah masih duduk di singgasana di tengah lapangan Anfield saat mengumumkan perpanjangan kontrak dua tahun. Ketika itu, ia dinilai masih berada di puncak performa dan siap memperpanjang warisan bersama Liverpool.

Keputusan Mohamed Salah memilih Trabzonspor terbilang mengejutkan karena klub itu disebut hanya menempati urutan keempat dalam popularitas domestik. Galatasaray, Fenerbahce, dan Besiktas selama ini menguasai sekitar 90 persen dukungan penggemar sepak bola Turki.

Ketika mengumumkan kepergiannya pada Maret, sejumlah tujuan langsung dikaitkan dengan sang penyerang. Arab Saudi dianggap paling masuk akal setelah Al Ittihad pernah mengajukan tawaran 150 juta pound kepada Liverpool pada musim panas 2023.

Pilihan lain adalah mengikuti langkah Lionel Messi yang melanjutkan masa senja karier bersama Inter Miami di Major League Soccer. Nafsu kompetitif Salah juga sempat memunculkan kemungkinan bertahan di salah satu liga elite Eropa.

Galatasaray sulit bergerak karena sudah menanggung beban gaji besar, sehingga Besiktas sempat menjadi kandidat terkuat mendapatkan Mohamed Salah. Klub tersebut memulai pembicaraan pada awal Agustus sebelum negosiasi akhirnya terhenti akibat persoalan finansial.

Direktur olahraga Besiktas, Onder Ozent, menyebut tuntutan agen lama Salah, Ramy Abas Issa, menghambat kemajuan pembicaraan. Kegagalan Besiktas kemudian membuka jalan bagi Trabzonspor untuk bergerak cepat dan menyodorkan kontrak berdurasi dua tahun.

Sumber ESPN menyebut Mohamed Salah akan menerima bayaran sekitar 17 juta euro per musim selama membela klub Laut Hitam tersebut. Nilai itu membuatnya tetap memperoleh pendapatan besar tanpa harus meninggalkan kompetisi sepak bola Eropa.

Secara olahraga, kepindahan itu terlihat seperti penurunan level karena Trabzonspor hanya finis ketiga di Liga Turki musim lalu. Klub tersebut juga harus melewati babak kualifikasi jika ingin bermain di Liga Europa pada musim 2026-2027.

Namun, pilihan Mohamed Salah mulai terlihat masuk akal ketika aspek keluarga, lokasi, dan finansial diperhitungkan. Trabzon menawarkan kehidupan di Eropa, kota pesisir yang hidup, serta jarak penerbangan sekitar dua jam menuju negara asalnya, Mesir.

Kepindahan ke Spanyol atau Italia kemungkinan mengharuskan Salah menerima pemotongan gaji yang jauh lebih besar. Turki menawarkan tingkat pajak penghasilan lebih ramah, sehingga nilai bersih kontraknya tetap menarik bagi dirinya dan keluarga.

Keputusan ini kemudian dibandingkan dengan kepindahan Diego Maradona dari Barcelona menuju Napoli pada 1984. Maradona berkembang menjadi ikon setelah membawa klub Italia selatan itu keluar dari bayang-bayang kekuatan tradisional dan meraih kejayaan besar.

Trabzonspor memiliki tujuh gelar liga, tetapi hanya sekali menjadi juara dalam 42 tahun terakhir. Trofi terbaru diraih pada musim 2021-2022 dan memicu perayaan luar biasa di seluruh kawasan pantai Laut Hitam.

Mohamed Salah memiliki kesempatan membangun warisan serupa apabila mampu membawa Trabzonspor kembali menjuarai kompetisi domestik. Kesuksesan tersebut berpotensi mengangkat statusnya dari rekrutan bintang menjadi legenda yang dikenang sepanjang sejarah klub.

Dari sudut pandang bisnis, kedatangan Mohamed Salah memberikan keuntungan besar meski membutuhkan biaya gaji sangat tinggi. Namanya secara otomatis mengangkat profil global Trabzonspor sekaligus membuka peluang masuknya sponsor dan mitra komersial baru.

Dampak pemasaran terlihat dari derasnya unggahan Trabzonspor di media sosial sejak kabar transfer tersebut muncul. Salah sempat diperlihatkan mengenakan nomor 61, simbol Kota Trabzon, sebelum kemudian diperkenalkan memakai nomor punggung 10.

Popularitas Mohamed Salah sebagai salah satu atlet Muslim paling terkenal juga menjadi nilai strategis di negara yang dilaporkan berpenduduk 99 persen Muslim. Kehadirannya dapat memperkuat ikatan emosional suporter sekaligus memperluas daya tarik global Trabzonspor.

Bagi kedua pihak, transfer ini memadukan keputusan bisnis yang masuk akal dengan romantisme sepak bola. Trabzonspor mendapatkan ikon global, sedangkan Salah memperoleh peluang membangun kisah baru yang berbeda dari jalur umum para bintang senior.

Hubungan Mohamed Salah dan Liverpool Memburuk

Bagi Liverpool, kepergian Mohamed Salah menandai berakhirnya salah satu era paling produktif dalam sejarah modern klub. Ia mencetak 257 gol dari 442 pertandingan di seluruh kompetisi selama sembilan musim bersama tim Merseyside tersebut.

Liverpool sebenarnya memberi kontrak baru setelah Mohamed Salah mencetak 29 gol dan membantu klub menjuarai Liga Inggris 2024-2025. Namun, hubungan pemain dengan manajemen memburuk ketika performa tim menurun pada musim berikutnya.

Ketegangan meningkat pada Desember setelah Salah dicadangkan dalam tiga pertandingan secara beruntun. Ia menuding klub melemparkannya ke bawah bus serta mengungkap hubungannya dengan pelatih Arne Slot telah mengalami keretakan.

Kedua pihak sempat berdamai dan Mohamed Salah kembali masuk dalam susunan utama Liverpool. Meski demikian, perpisahan semakin sulit dihindari hingga pemain tersebut mengumumkan pada Maret bahwa dirinya akan pergi lebih awal.

Liverpool kemudian mengambil keputusan tidak biasa dengan melepas sisa satu tahun kontrak Mohamed Salah. Langkah tersebut membuat klub kehilangan peluang menerima biaya transfer, tetapi menghapus beban gaji besar dari anggaran musim berikutnya.

Kepergiannya juga mengurangi potensi masalah bagi Andoni Iraola yang menggantikan Arne Slot sebagai pelatih pada Juni. Iraola kini dapat membangun tim sesuai visinya tanpa harus mengelola ketidakpuasan seorang bintang yang tidak lagi selalu menjadi starter.

Tantangan terbesar Liverpool adalah menentukan pengganti Mohamed Salah di sisi kanan serangan. Hingga beberapa pekan sebelum Liga Inggris dimulai, klub belum memiliki pemain yang benar-benar siap mengambil peran penting tersebut.

Ketidakjelasan itu terasa semakin mendesak karena Liverpool akan membuka Liga Inggris dengan bertandang ke markas Newcastle United dalam beberapa pekan. Sampai mendekati pertandingan tersebut, pengisi sayap kanan utama masih belum dapat dipastikan.

Liverpool masih bernegosiasi dengan Paris Saint-Germain untuk Bradley Barcola, tetapi menolak memenuhi valuasi sebesar 145 juta pound. Winger berusia 23 tahun itu juga lebih nyaman bermain di sisi kiri, bukan menempati posisi utama Salah.

Victor Munoz yang direkrut dari Osasuna seharga 34,5 juta pound juga lebih sering beroperasi di sayap kiri. Liverpool turut memantau Ibrahim Mbaye, tetapi pemain PSG berusia 18 tahun itu belum dianggap sebagai produk jadi.

Rio Ngumoha menjadi pilihan internal setelah tampil menonjol pada musim 2025-2026 dan diuji di sisi kanan selama pramusim. Namun, pemain berusia 17 tahun itu masih membutuhkan waktu untuk memikul beban sebesar yang pernah ditanggung Mohamed Salah.

Bursa transfer akan ditutup kurang dari satu bulan lagi sehingga Liverpool harus segera menyelesaikan rencana suksesi tersebut. Siapa pun yang dipilih bakal menghadapi tugas sangat berat karena jejak Mohamed Salah di Anfield hampir mustahil digantikan sepenuhnya.

Preview PSG vs Slovan Bratislava.

Preview PSG vs Slovan Bratislava: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

08 Sep 2026
Preview Napoli vs Arsenal

Preview Napoli vs Arsenal: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

08 Sep 2026
Preview Liverpool vs Atletico Madrid

Preview Liverpool vs Atletico Madrid: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

08 Sep 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.