Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Mengapa Liverpool Tak Bisa Menjamu Real Madrid di Anfield pada Fase Liga Champions 2026/2027?

Mengapa Liverpool Tak Bisa Menjamu Real Madrid di Anfield pada Fase Liga Champions 2026/2027?

  • Agustus 26, 2026
Liverpool vs Real Madrid

Liverpool dipastikan tidak bisa kembali menjamu Real Madrid di Anfield pada fase liga Liga Champions 2026/2027 karena aturan baru UEFA. Ketentuan tersebut dibuat untuk mencegah pertandingan identik dengan tuan rumah sama terjadi tiga musim beruntun.

Dalam dua musim terakhir, Liverpool selalu menjadi tuan rumah ketika menghadapi Real Madrid pada fase liga Liga Champions. The Reds menang 2-0 pada 2024/2025, kemudian kembali mengalahkan Los Blancos 1-0 pada musim 2025/2026.

Situasi itu membuat kemungkinan pertemuan ketiga di Anfield tertutup untuk fase liga musim ini, meski kedua klub tetap bisa dipertemukan. Jika undian mempertemukan mereka lagi, Liverpool hanya mungkin bertandang ke markas Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Aturan tersebut menjadi salah satu batasan tambahan yang digunakan UEFA dalam proses undian fase liga musim 2026/2027. Undian dijadwalkan berlangsung di Monaco pada Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 18.00 waktu Eropa Tengah.

Aturan UEFA yang Membatasi Liverpool vs Real Madrid

UEFA menggunakan Pasal 16.03 dalam regulasi Liga Champions sebagai dasar untuk menerapkan kondisi tambahan pada proses undian. Pasal itu memberi administrasi UEFA ruang menyesuaikan ketentuan agar tidak terjadi kebuntuan maupun benturan dengan batasan kompetisi.

Komite Kompetisi Klub UEFA kemudian menetapkan bahwa satu pertandingan antara dua tim tidak boleh berulang dengan tuan rumah sama selama tiga musim beruntun. Ketentuan itulah yang secara langsung memengaruhi Liverpool dan Real Madrid.

Artinya, jika dua klub sudah bertemu pada fase liga 2024/2025 dan kembali dipertemukan dengan tuan rumah sama pada 2025/2026, skenario identik dilarang terjadi lagi. UEFA masih mengizinkan pertemuan apabila lokasi pertandingan dibalik.

Bagi Liverpool, aturan tersebut berarti Anfield tidak dapat menjadi lokasi pertandingan melawan Real Madrid pada fase liga 2026/2027. Namun pasukan Andoni Iraola masih mungkin mendapat undian tandang ke Santiago Bernabeu apabila sistem mempertemukan kedua klub.

Pertemuan pertama yang memicu ketentuan ini terjadi pada 27 November 2024 ketika Liverpool menjamu Real Madrid di Anfield. The Reds menang 2-0 melalui gol Alexis Mac Allister dan Cody Gakpo dalam salah satu malam Eropa terbaik mereka.

Pertandingan tersebut juga dikenang karena Kylian Mbappe dan Mohamed Salah sama-sama gagal mengeksekusi penalti. Kemenangan itu mengakhiri delapan pertandingan tanpa kemenangan Liverpool atas Real Madrid di kompetisi Eropa sejak periode sebelumnya.

Semusim kemudian, undian Liga Champions kembali mempertemukan Liverpool dan Real Madrid di Anfield pada 4 November 2025. Kali ini Liverpool kembali menang, dengan skor 1-0, sehingga pola tuan rumah yang sama terjadi dua musim berturut-turut.

Karena dua pertandingan fase liga tersebut sama-sama berlangsung di Merseyside, UEFA kini harus memastikan skenario serupa tidak terulang untuk musim ketiga. Aturan ini tidak melarang Liverpool menghadapi Real Madrid, melainkan hanya membatasi lokasi pertandingan.

Liverpool Masih Bisa Bertandang ke Real Madrid

Perbedaan tersebut penting karena sebagian pembaca mungkin memahami aturan UEFA sebagai larangan total mempertemukan kedua raksasa Eropa. Faktanya, Liverpool tetap bisa bertemu Real Madrid pada fase liga asalkan pertandingan dimainkan di Santiago Bernabeu.

Format fase liga Liga Champions sendiri masih menggunakan 36 klub yang ditempatkan dalam satu klasemen besar. Setiap peserta menghadapi delapan lawan berbeda, dengan empat pertandingan kandang dan empat tandang, sehingga proses undian membutuhkan sejumlah batasan tambahan.

UEFA membagi 36 klub ke dalam empat pot berisi sembilan tim berdasarkan koefisien klub, sementara juara bertahan ditempatkan sebagai unggulan teratas. Setiap tim menghadapi dua lawan dari setiap pot, satu di kandang dan satu tandang.

Selain aturan pengulangan tuan rumah, klub dari asosiasi yang sama pada prinsipnya tidak dapat saling berhadapan pada fase liga. Setiap tim juga hanya bisa menghadapi maksimal dua lawan dari asosiasi negara lain yang sama.

Ketentuan tersebut membuat undian Liga Champions semakin kompleks karena sistem harus menyeimbangkan pot, negara, kandang, tandang, dan batasan historis. UEFA karena itu menggunakan proses digital untuk menentukan lawan setelah nama sebuah klub diambil dalam seremoni.

Bagi Liverpool era Andoni Iraola, kemungkinan bertandang ke Real Madrid justru dapat menghadirkan ujian besar pada musim pertamanya di Liga Champions bersama klub. Pelatih Spanyol itu resmi menggantikan Arne Slot pada Juni 2026.

Iraola datang setelah tiga musim bersama Bournemouth dan membawa klub tersebut lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kali. Tantangannya bersama Liverpool kini jauh lebih besar karena The Reds kembali harus bersaing menghadapi klub-klub elite benua.

Real Madrid Tetap Bisa Menjadi Lawan Liverpool

Jika Liverpool mendapat Real Madrid sebagai lawan tandang, pertandingan akan memperpanjang rivalitas yang sudah sering hadir pada era modern Liga Champions. UEFA mencatat kedua klub telah bertemu berulang kali sejak final 2018 hingga dua fase liga terakhir.

Real Madrid masih unggul dalam catatan pertemuan keseluruhan kompetisi UEFA, tetapi Liverpool berhasil membalik tren pada dua pertemuan terakhir. Kemenangan beruntun di Anfield memberi The Reds modal psikologis apabila harus bermain di Santiago Bernabeu.

Namun bermain di Madrid tentu menghadirkan konteks berbeda karena Real Madrid memiliki rekor Eropa luar biasa dan pengalaman besar di pertandingan tekanan tinggi. Liverpool juga tidak bisa lagi mengandalkan atmosfer Anfield yang membantu mereka dalam dua kemenangan terakhir.

Dari sisi UEFA, aturan tiga musim ini bertujuan menjaga variasi pertandingan dalam format fase liga yang baru. Kompetisi kini tidak lagi menggunakan delapan grup tradisional, sehingga algoritma undian harus memastikan lawan dan lokasi tidak terlalu berulang.

Aturan tambahan tersebut juga memperlihatkan bahwa UEFA terus menyesuaikan detail format baru setelah diperkenalkan pada musim 2024/2025. Liga Champions 2026/2027 menjadi musim ketiga memakai sistem liga, sehingga pola pertandingan berulang mulai dapat teridentifikasi.

Untuk Liverpool, konsekuensinya sederhana tetapi menarik: Real Madrid tidak akan datang ke Anfield pada fase liga musim ini. Jika nama kedua klub kembali dipertemukan dalam undian, perjalanan ke Santiago Bernabeu menjadi satu-satunya skenario yang diperbolehkan.

Undian fase liga akan menentukan delapan lawan Liverpool sekaligus membagi empat pertandingan kandang dan empat tandang. UEFA kemudian akan merilis jadwal lengkap, termasuk tanggal dan waktu pertandingan, paling lambat Sabtu, 29 Agustus 2026.

Dengan demikian, Liverpool dan Real Madrid masih berpeluang menambah satu bab baru dalam rivalitas Eropa mereka musim ini. Bedanya, jika pertemuan itu terjadi pada fase liga, panggungnya tidak mungkin Anfield dan harus berpindah ke kandang Los Blancos.

Preview Stuttgart vs Viking

Preview Stuttgart vs Viking: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
Preview Real Madrid vs Inter Milan

Preview Real Madrid vs Inter Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
Preview Porto vs Manchester City

Preview Porto vs Manchester City: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.