Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Preview Lazio vs AC Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

Preview Lazio vs AC Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

  • September 10, 2026
Preview Lazio vs AC Milan

Lazio vs AC Milan menjadi salah satu pertandingan gameweek keempat Serie A 2026/27 yang menarik perhatian setelah kedua tim membuka musim dengan hasil positif. Lazio mengoleksi sembilan poin sempurna, sementara AC Milan membawa tujuh poin dari tiga pertandingan awal.

Duel Lazio vs AC Milan dijadwalkan berlangsung di Stadio Olimpico pada Sabtu, 12 September 2026, mulai pukul 23.00 WIB. Jadwal resmi menempatkan sepak mula pukul 18.00 waktu Italia, sehingga waktunya sesuai dengan konversi ke Indonesia bagian barat.

Menjelang Lazio vs AC Milan, Lazio datang setelah menang 2-1 di kandang Udinese melalui gol Davide Frattesi dan Albert Gudmundsson. Hasil tersebut melanjutkan kemenangan atas Bologna serta Genoa dan mempertahankan catatan sempurna mereka di Serie A.

AC Milan memasuki Lazio vs AC Milan setelah bermain imbang 1-1 dengan Juventus di Turin pada pertandingan Serie A sebelumnya. Alphadjo Cissé membawa Rossoneri unggul sebelum Federico Gatti mencetak gol penyama kedudukan menjelang akhir pertandingan.

Lazio vs AC Milan di Serie A: Dua Tim Belum Terkalahkan

Lazio vs AC Milan di Serie A menghadirkan dua tim yang belum kalah setelah tiga pekan pertama, tetapi jalur perolehan poin mereka berbeda. Lazio meraih tiga kemenangan beruntun, sementara Milan mencatat dua kemenangan sebelum berbagi angka menghadapi Juventus.

Pasukan Gennaro Gattuso memulai Serie A dengan tiga kemenangan beruntun atas Bologna, Genoa, dan Udinese, masing-masing melalui margin satu gol. Rangkaian Lazio vs AC Milan memperlihatkan kemampuan Biancocelesti menjaga ketenangan ketika menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat.

Milan juga memulai Serie A secara stabil di bawah Rúben Amorim dengan mengalahkan Torino 2-1 dan Venezia 2-0. Hasil imbang di Turin kemudian mempertahankan status tidak terkalahkan Rossoneri sekaligus membawa total tujuh poin dari sembilan yang tersedia.

Lazio vs AC Milan juga menghadirkan pertemuan dengan beberapa pemain yang mengenal lawannya dengan baik. Mario Gila kini memperkuat Milan setelah meninggalkan Lazio, sedangkan sejumlah pemain baru Biancocelesti mulai mendapatkan peran penting dalam susunan pilihan Gattuso.

Selain Frattesi dan Andrea Pinamonti, Lazio menambah Albert Gudmundsson pada akhir bursa transfer untuk memperluas variasi serangan. Pemain Islandia tersebut langsung memberi dampak dengan mencetak gol penentu kemenangan ketika Lazio menghadapi Udinese pada gameweek ketiga Serie A.

Prediksi Susunan Pemain Lazio vs AC Milan

Lazio diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-3-3 dengan Christos Mandas menjaga gawang dalam Lazio vs AC Milan. Romano Floriani Mussolini, Danilho Doekhi, Oliver Provstgaard Nielsen, dan Nuno Tavares menjadi pilihan terdepan untuk membentuk empat pemain belakang.

Davide Frattesi, Reda Belahyane, dan Kenneth Taylor berpeluang mengisi lini tengah ketika Lazio membangun serangan dari area sendiri. Albert Gudmundsson dapat bergerak di kanan, sedangkan Mattia Zaccagni mendukung Andrea Pinamonti sebagai ujung tombak utama.

Susunan tersebut mempertahankan kerangka yang membawa Lazio menang atas Udinese, dengan Gudmundsson berpeluang masuk sejak awal setelah mencetak gol sebagai pemain pengganti. Gustav Isaksen dan Matteo Cancellieri menyediakan opsi berbeda apabila Gattuso membutuhkan perubahan dari sisi lapangan.

Prediksi Susunan Pemain Lazio (4-3-3): Christos Mandas; Romano Floriani Mussolini, Danilho Doekhi, Oliver Provstgaard Nielsen, Nuno Tavares; Davide Frattesi, Reda Belahyane, Kenneth Taylor; Albert Gudmundsson, Andrea Pinamonti, Mattia Zaccagni.

Kedatangan Diogo Filipe Monteiro Pinto Leite menambah pilihan Lazio di lini belakang menjelang pertandingan Serie A ini. Bek Portugal tersebut resmi bergabung setelah kontraknya bersama Union Berlin berakhir, tetapi proyeksi terbaru belum menempatkannya sebagai starter menghadapi Milan.

AC Milan diperkirakan mempertahankan formasi 3-4-2-1 dengan Mike Maignan sebagai penjaga gawang dalam Lazio vs AC Milan. Mario Gila, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlović menjadi kandidat utama membentuk tiga bek sentral dalam struktur permainan Rúben Amorim.

Samuel Chukwueze dan Pervis Estupiñán berpeluang menjadi pemain terluar, sementara Yunus Musah serta Luka Modrić mengisi pusat permainan. Adrien Rabiot dan Alexis Saelemaekers dapat bergerak di belakang Gonçalo Ramos untuk memberikan dukungan kepada penyerang Portugal tersebut.

Dalam Lazio vs AC Milan, Alphadjo Cissé menawarkan alternatif penting setelah mencetak gol ketika masuk dari bangku cadangan melawan Juventus. Diego Moreira, Ruben Loftus-Cheek, Ardon Jashari, dan Omari Hutchinson juga memberi Amorim beberapa pilihan berbeda sepanjang pertandingan.

Prediksi Susunan Pemain AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Mario Gila, Koni De Winter, Strahinja Pavlović; Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Luka Modrić, Pervis Estupiñán; Adrien Rabiot, Alexis Saelemaekers; Gonçalo Ramos.

Pemain Absen Lazio vs AC Milan di Serie A

Lazio kehilangan Danilo Cataldi yang mengalami pubalgia, sementara Adam Marušić masih memulihkan cedera hamstring dan diperkirakan kembali pada Oktober. Fisayo Dele-Bashiru juga belum tersedia karena cedera rectus femoris yang membutuhkan periode pemulihan lebih panjang.

Nicolò Rovella mengalami cedera ringan pada betis dan masih sangat diragukan untuk Lazio vs AC Milan, sedangkan Andrea Pinamonti sempat mendapat benturan pergelangan kaki. Laporan terbaru menyebut Pinamonti mempunyai peluang kuat untuk pulih sebelum pertandingan.

Luca Pellegrini dan Patric tidak masuk daftar Lazio untuk Serie A, sehingga keduanya tidak tersedia terlepas dari kondisi kebugaran. Gattuso juga tidak memiliki pemain yang menjalani hukuman kartu merah atau skorsing akumulasi pada gameweek keempat.

AC Milan masih memantau Matteo Gabbia yang mengalami masalah pergelangan kaki dan belum dipastikan siap menjadi starter. Christian Pulisic juga sedang memulihkan edema tulang, dengan Amorim sebelumnya menyatakan pemain Amerika Serikat tersebut belum berada dalam kondisi bermain.

Mario Gila sempat merasakan ketidaknyamanan pada tendon patela setelah pertandingan melawan Juventus, tetapi pemeriksaan tidak menunjukkan masalah serius. Bek Spanyol itu diperkirakan tersedia untuk menghadapi mantan klubnya dalam Lazio vs AC Milan di Stadio Olimpico.

TimPemainStatus
LazioDanilo CataldiPubalgia, absen
LazioAdam MarušićCedera hamstring, absen
LazioFisayo Dele-BashiruCedera rectus femoris, absen
LazioNicolò RovellaCedera betis, sangat diragukan
LazioAndrea PinamontiBenturan pergelangan kaki, berpeluang pulih
LazioLuca PellegriniTidak masuk daftar Serie A
LazioPatricTidak masuk daftar Serie A
AC MilanMatteo GabbiaMasalah pergelangan kaki, diragukan
AC MilanChristian PulisicEdema tulang, kemungkinan absen
AC MilanMario GilaKetidaknyamanan tendon patela, diperkirakan tersedia

Tidak ada pemain Milan yang menjalani skorsing kartu merah atau akumulasi menjelang Lazio vs AC Milan pada gameweek keempat Serie A. Kondisi Gabbia, Pulisic, Rovella, dan Pinamonti tetap perlu diperiksa setelah latihan terakhir karena status medis dapat berubah.

5 Pertandingan Terakhir Lazio

Lazio mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi menjelang Lazio vs AC Milan. Tiga kemenangan terbaru semuanya terjadi di Serie A, sedangkan satu-satunya kekalahan datang ketika menghadapi Mantova pada Coppa Italia.

Kemenangan tandang atas Udinese memperlihatkan kemampuan Lazio membalikkan situasi setelah tertinggal melalui gol Jesper Karlström pada awal babak kedua. Davide Frattesi menyamakan kedudukan pada menit ke-75 sebelum Albert Gudmundsson mencetak gol penentu pada menit ke-88.

Sebelumnya Lazio mengalahkan Genoa 1-0 dan Bologna 1-0, dengan Frattesi mencetak satu-satunya gol dalam kedua pertandingan Serie A tersebut. Menjelang Lazio vs AC Milan, gelandang Italia itu telah menghasilkan tiga gol dari tiga pekan liga.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
7 September 2026Udinese vs LazioSerie A1-2
30 Agustus 2026Lazio vs GenoaSerie A1-0
24 Agustus 2026Bologna vs LazioSerie A0-1
16 Agustus 2026Lazio vs MantovaCoppa Italia0-2
9 Agustus 2026Frosinone vs LazioLaga persahabatan1-2

Kekalahan 0-2 dari Mantova pada Coppa Italia menjadi hasil negatif di antara rangkaian kemenangan tersebut. Lazio sebelumnya mengakhiri persiapan pramusim dengan kemenangan 2-1 atas Frosinone sebelum mengalihkan perhatian menuju kompetisi resmi musim 2026/27.

Catatan tiga kemenangan liga menunjukkan Lazio mampu meraih hasil melalui margin yang tipis, bukan lewat dominasi skor besar. Konteks tersebut membuat Lazio vs AC Milan menjadi pengujian berikutnya terhadap konsistensi permainan mereka menghadapi lawan yang juga belum kalah.

5 Pertandingan Terakhir AC Milan

AC Milan membukukan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir sebelum Lazio vs AC Milan. Tiga pertandingan Serie A menghasilkan tujuh poin, sedangkan dua laga sebelumnya merupakan bagian dari persiapan pramusim Rossoneri.

Milan mengalahkan Manchester United 4-2 pada laga persahabatan terakhir melalui gol Samuel Chukwueze, Alphadjo Cissé, Gonçalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek. Delapan hari kemudian, mereka membuka Serie A dengan kemenangan 2-1 atas Torino di Turin.

Kemenangan 2-0 atas Venezia dilanjutkan hasil imbang 1-1 melawan Juventus, ketika Cissé kembali mencetak gol setelah masuk sebagai pemain pengganti. Lazio vs AC Milan kemudian menjadi pertandingan liga keempat dalam awal masa kerja Amorim.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
6 September 2026Juventus vs AC MilanSerie A1-1
28 Agustus 2026AC Milan vs VeneziaSerie A2-0
23 Agustus 2026Torino vs AC MilanSerie A1-2
15 Agustus 2026Manchester United vs AC MilanLaga persahabatan2-4
8 Agustus 2026Chelsea vs AC MilanLaga persahabatan3-0

Kekalahan 0-3 dari Chelsea di Jakarta menjadi satu-satunya hasil negatif Milan dalam lima pertandingan terakhir tersebut. Rossoneri kemudian memperlihatkan respons dengan mengalahkan Manchester United dan meraih tujuh poin dari tiga pertandingan pembuka Serie A.

Distribusi pencetak gol juga cukup beragam karena Cissé, Rabiot, Ramos, dan beberapa pemain lain sudah memberikan kontribusi penting. Lazio vs AC Milan akan kembali menguji kemampuan Amorim mempertahankan variasi serangan ketika berhadapan dengan pertahanan yang belum kebobolan banyak.

Head to Head Lazio vs AC Milan

Catatan keseluruhan Lazio vs AC Milan menunjukkan Milan memiliki keunggulan historis, tetapi lima duel terbaru berlangsung lebih seimbang. Dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, Lazio memperoleh tiga kemenangan, Milan satu kemenangan, dan satu pertandingan berakhir imbang.

Lazio memenangkan dua pertemuan terakhir melawan Milan dengan skor identik 1-0 di Stadio Olimpico pada Serie A dan Coppa Italia. Milan sebelumnya menang 1-0 di San Siro pada November 2025 sebelum Lazio kembali menang pada Maret 2026.

Pertemuan Serie A pada 2 Maret 2025 berakhir 2-1 untuk Lazio di San Siro, sementara duel Agustus 2024 berakhir imbang 2-2. Data Lazio vs AC Milan memperlihatkan empat dari lima pertemuan terbaru diputuskan maksimal melalui selisih satu gol.

Head to Head Lazio vs AC Milan

TanggalPertandinganKompetisiSkor
15 Maret 2026Lazio vs AC MilanSerie A1-0
4 Desember 2025Lazio vs AC MilanCoppa Italia1-0
29 November 2025AC Milan vs LazioSerie A1-0
2 Maret 2025AC Milan vs LazioSerie A1-2
31 Agustus 2024Lazio vs AC MilanSerie A2-2

Secara keseluruhan, Soccerbase mencatat 86 pertemuan kompetitif antara kedua klub, dengan Milan memenangi 39 pertandingan dan Lazio 18 kali. Sebanyak 29 pertandingan lainnya berakhir imbang, sehingga sejarah memberikan konteks panjang sebelum duel Serie A terbaru.

Milan mencatat 34 kemenangan liga dalam data tersebut, sementara Lazio mempunyai 12 kemenangan dan 26 pertandingan lainnya selesai imbang. Namun tren terbaru Lazio vs AC Milan memperlihatkan bahwa catatan historis keseluruhan tidak selalu sejalan dengan hasil pertemuan terkini.

Player to Watch Lazio: Davide Frattesi

Davide Frattesi menjadi pemain Lazio yang patut diamati setelah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan pertama Serie A musim ini. Ia mencetak gol kemenangan melawan Bologna dan Genoa sebelum kembali menyamakan kedudukan saat Lazio menaklukkan Udinese.

Peran Frattesi berbeda dari gelandang pengatur tempo karena kekuatannya muncul ketika menyerang ruang dari lini kedua menuju kotak penalti. Dalam Lazio vs AC Milan, pergerakan tersebut dapat menguji koordinasi tiga bek Milan serta gelandang yang melindungi area tengah.

Kehadiran Kenneth Taylor serta Reda Belahyane dapat memberi Frattesi kebebasan bergerak lebih tinggi tanpa meninggalkan area sentral sepenuhnya terbuka. Kombinasi itu menjadi salah satu unsur yang membantu Lazio memulai Serie A dengan sembilan poin dari tiga pertandingan.

Frattesi juga memberi Gattuso ancaman tambahan ketika Pinamonti menahan perhatian bek tengah dan membuka ruang dari belakang. Lazio vs AC Milan dapat memperlihatkan kembali seberapa efektif timing pergerakan tersebut ketika berhadapan dengan sistem tiga bek yang digunakan Amorim.

Player to Watch AC Milan: Alphadjo Cissé

Alphadjo Cissé menjadi pemain AC Milan yang patut diperhatikan setelah mencetak dua gol dalam tiga penampilan awal Serie A. Pemain berusia 19 tahun tersebut mencetak gol tandang menghadapi Torino dan Juventus meski memulai pertandingan terakhir dari bangku cadangan.

Gol Cissé ke gawang Juventus tercipta hanya beberapa menit setelah ia masuk pada babak kedua dan menunjukkan kemampuannya memberi dampak cepat. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Milan pada pertandingan tersebut melalui pemungutan suara resmi klub.

Cissé dapat dimainkan sebagai salah satu dua pemain di belakang Gonçalo Ramos atau digunakan sebagai perubahan dari bangku cadangan. Dalam Lazio vs AC Milan, kecepatannya membawa bola memberi Amorim pilihan berbeda menghadapi pertahanan yang menjaga jarak antarlini rapat.

Pemain muda tersebut juga menjadi pemain Milan termuda yang mencetak gol dalam dua pertandingan tandang pertama Serie A pada era tiga poin. Catatan itu menempatkannya sebagai salah satu perkembangan individual menarik dalam awal masa kepelatihan Amorim.

Analisis Taktik Lazio vs AC Milan

Lazio kemungkinan menggunakan 4-3-3 yang dapat berubah menjadi bentuk lebih sempit ketika Frattesi bergerak ke depan mendukung Pinamonti. Dalam Lazio vs AC Milan, Gudmundsson dan Zaccagni dapat masuk ke half-space sementara Nuno Tavares menyediakan lebar dari kiri.

Ketika tidak menguasai bola, Lazio membutuhkan koordinasi antara Belahyane dan dua gelandang lainnya untuk menutup jalur umpan kepada pemain ofensif Milan. Lazio vs AC Milan dapat banyak ditentukan oleh kemampuan kedua tim mengontrol ruang di antara lini.

Milan membangun permainan melalui tiga bek dengan Musah dan Modrić menjadi jalur progresi di tengah, sementara Chukwueze serta Estupiñán memberi lebar. Rabiot dan Saelemaekers dapat bergerak di antara lini untuk mendukung Ramos sekaligus menarik bek Lazio keluar.

Struktur 3-4-2-1 memberi Milan banyak pemain pada fase serangan, tetapi juga menuntut perlindungan transisi yang disiplin ketika wing-back bergerak tinggi. Lazio memiliki Frattesi, Gudmundsson, dan Zaccagni yang dapat memanfaatkan ruang apabila penguasaan Rossoneri terputus.

Pertemuan Lazio vs AC Milan juga mempertemukan dua pendekatan pressing yang berpotensi menghasilkan duel intens di area tengah. Amorim telah mendorong Milan menekan lebih tinggi, sedangkan Lazio menunjukkan kemampuan mengubah fase bertahan menjadi serangan dengan cepat.

Situasi bola mati menjadi bagian penting karena kedua tim mempunyai bek tengah kuat dalam duel udara serta pengirim bola berkualitas. Namun pertandingan Serie A tetap membutuhkan keseimbangan, mengingat kedua kubu juga memiliki pemain yang mampu menyerang melalui transisi.

Kehadiran Mario Gila memberi Milan pemain yang memahami lingkungan Lazio setelah kepindahannya pada musim panas, tetapi faktor tersebut tidak otomatis menentukan pertandingan. Lazio vs AC Milan tetap bergantung pada pelaksanaan struktur kolektif dan pengambilan keputusan selama 90 menit.

Di sisi lain, Albert Gudmundsson memberikan Lazio fleksibilitas karena dapat bermain dari area lebar, belakang penyerang, maupun mendekati kotak penalti. Karakter tersebut menambah variasi bagi Gattuso ketika mencoba menemukan ruang di sekitar formasi 3-4-2-1 Milan.

Jadwal Lazio vs AC Milan di Serie A 2026/27

Lazio vs AC Milan dimainkan di Stadio Olimpico pada Sabtu, 12 September 2026, dengan sepak mula pukul 23.00 WIB. Jadwal resmi Serie A menetapkan kick-off pukul 18.00 waktu Italia, empat hari sebelum Milan menghadapi Benfica di Europa League.

Matteo Marcenaro ditunjuk sebagai wasit utama, dengan Rossi C dan Di Gioia bertugas sebagai asisten pertandingan. Marco Guida menjadi ofisial keempat, sementara Francesco Meraviglia menangani VAR dan Gianluca Aureliano menjalankan tugas sebagai AVAR.

Detail PertandinganKeterangan
PertandinganLazio vs AC Milan
KompetisiSerie A 2026/27
Gameweek4
TanggalSabtu, 12 September 2026
Kick-off23.00 WIB
Waktu lokal18.00 CEST
StadionStadio Olimpico
KotaRoma
WasitMatteo Marcenaro
Asisten wasitRossi C, Di Gioia
Ofisial keempatMarco Guida
VARFrancesco Meraviglia
AVARGianluca Aureliano

Lazio membawa sembilan poin setelah menyapu tiga pertandingan pertama Serie A, sedangkan Milan mengoleksi tujuh poin tanpa kekalahan. Perbedaan dua angka tersebut memberi konteks klasemen, tetapi belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan kekuatan kedua tim pada musim baru.

Lazio vs AC Milan mempertemukan dua struktur berbeda, yakni 4-3-3 milik Gattuso dan 3-4-2-1 yang digunakan Amorim. Kondisi pemain, kontrol lini tengah, efektivitas transisi, serta penyelesaian peluang menjadi beberapa aspek penting untuk diamati secara objektif.

Preview Venezia vs Fiorentina

Preview Venezia vs Fiorentina: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

10 Sep 2026
Preview Strasbourg vs Monaco

Preview Strasbourg vs Monaco: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

10 Sep 2026
Preview Rennes vs Marseille

Preview Rennes vs Marseille: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

10 Sep 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.