Pencetak gol termuda Piala Dunia selalu mendapat tempat istimewa dalam sejarah sepak bola karena mereka mencuri panggung ketika usia masih sangat muda. Di turnamen sebesar Piala Dunia, satu gol bisa mengubah karier, reputasi, bahkan cara publik memandang masa depan seorang pemain.
Daftar pencetak gol termuda Piala Dunia kembali ramai dibicarakan setelah edisi 2026 memunculkan beberapa nama baru. Ibrahim Mbaye, Kerim Alajbegovic, dan Lamine Yamal masuk dalam deretan remaja yang langsung meninggalkan jejak di panggung dunia.
Meski generasi baru terus datang, Pele masih berdiri di posisi teratas dengan rekor yang sangat sulit disentuh. Legenda Brasil itu mencetak gol pada usia 17 tahun 239 hari di Piala Dunia 1958 ketika menghadapi Wales.
Gol Pele bukan sekadar angka dalam daftar statistik, melainkan awal dari cerita besar tentang raja sepak bola dunia. Setelah gol itu, ia terus meledak dan membantu Brasil meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah mereka.
Pencetak gol termuda Piala Dunia tidak selalu datang dari tim yang akhirnya menjadi juara. Ada yang mencetak gol dalam kekalahan, ada yang menjadi pembuka kemenangan, dan ada pula yang hanya muncul sesaat tetapi tetap dikenang.
Hal inilah yang membuat daftar ini menarik karena tidak hanya berisi para legenda besar. Di dalamnya ada nama abadi seperti Pele, Messi, Mbappe, dan Owen, tetapi juga pemain yang kisahnya lebih jarang dibicarakan.
Pele dan Rekor 1958 yang Masih Sulit Dikejar
Pele menjadi pencetak gol termuda Piala Dunia setelah membobol gawang Wales pada perempat final Piala Dunia 1958. Saat itu, Brasil menang 1-0 dan gol Pele menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang sangat ketat.
Usianya baru 17 tahun 239 hari, tetapi ketenangan dan penyelesaian akhirnya tampak seperti pemain berpengalaman. Gol itu lahir pada pertandingan kedua Pele di Piala Dunia, tepatnya setelah 156 menit bermain di turnamen tersebut.
Rekor Pele semakin istimewa karena terjadi pada fase gugur, bukan pertandingan yang sudah mudah dimenangkan. Tekanan perempat final melawan Wales membuat gol tersebut memiliki nilai kompetitif yang sangat tinggi bagi Brasil.
Setelah itu, Pele melanjutkan turnamen dengan performa luar biasa hingga Brasil menjadi juara. Ia bukan hanya pencetak gol termuda Piala Dunia, tetapi juga simbol lahirnya generasi emas sepak bola Brasil.
Posisi kedua ditempati Manuel Rosas dari Meksiko yang mencetak gol pada usia 18 tahun 93 hari. Rosas mencetak gol ke gawang Argentina pada fase grup Piala Dunia 1930, meski Meksiko akhirnya kalah 3-6.
Rosas memperlihatkan bahwa sejarah Piala Dunia sejak awal sudah memberi ruang bagi pemain muda. Walau Meksiko tidak meraih hasil bagus, namanya tetap bertahan hampir satu abad dalam daftar elite pencetak gol termuda.
Gavi berada di urutan ketiga setelah mencetak gol untuk Spanyol pada usia 18 tahun 110 hari. Gol itu terjadi saat Spanyol menghajar Kosta Rika 7-0 pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.
Gavi hanya membutuhkan satu pertandingan dan 74 menit untuk mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Momen itu menegaskan reputasinya sebagai salah satu gelandang muda paling berani dan matang di level internasional.
Nama Baru Lamine Yamal
Piala Dunia 2026 menambahkan warna baru dalam daftar pencetak gol termuda Piala Dunia. Ibrahim Mbaye dari Senegal langsung masuk posisi keempat setelah mencetak gol pada usia 18 tahun 143 hari.
Mbaye mencetak gol pada fase grup ketika Senegal menghadapi Prancis dalam laga yang berakhir 3-1 untuk kemenangan Les Bleus. Gol itu membuat skor sempat menjadi 2-1 dan memberi harapan singkat bagi Senegal.
Mbaye hanya membutuhkan satu pertandingan dan 15 menit untuk mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Meski Senegal kalah, gol tersebut menunjukkan bahwa talenta muda Afrika tetap mampu mencuri perhatian di level tertinggi.
Posisi kelima ditempati Michael Owen, salah satu nama paling populer dalam sejarah pemain muda Piala Dunia. Owen mencetak gol untuk Inggris pada usia 18 tahun 190 hari ketika menghadapi Rumania di Piala Dunia 1998.
Gol Owen terjadi pada menit ke-81 dan membuat skor sementara menjadi 1-1. Inggris akhirnya kalah 1-2, tetapi Owen kemudian makin dikenal setelah gol spektakulernya melawan Argentina di fase gugur.
Nicolae Kovacs dari Rumania berada di posisi keenam dengan usia 18 tahun 197 hari. Ia mencetak gol melawan Peru pada Piala Dunia 1930 ketika Rumania menang 3-1 pada fase grup.
Dmitri Sychev dari Rusia menempati posisi ketujuh setelah mencetak gol pada usia 18 tahun 231 hari. Golnya hadir pada Piala Dunia 2002 melawan Belgia, meski Rusia kalah 2-3 dalam pertandingan fase grup.
Kerim Alajbegovic menjadi salah satu tambahan penting dari Piala Dunia 2026. Pemain Bosnia dan Herzegovina itu mencetak gol pada usia 18 tahun 276 hari ketika timnya mengalahkan Qatar 3-1.
Gol Alajbegovic membuka skor menjadi 1-0 dan membantu Bosnia and Herzegovina meraih hasil penting. Ia membutuhkan tiga pertandingan dan 158 menit untuk mencetak gol pertamanya di Piala Dunia.
Lamine Yamal berada di posisi kesembilan setelah mencetak gol untuk Spanyol pada usia 18 tahun 343 hari. Gol itu terjadi pada fase grup Piala Dunia 2026 ketika Spanyol mengalahkan Arab Saudi 4-0.
Yamal mencetak gol pembuka pada menit ke-29 dan memberi arah bagi kemenangan besar Spanyol. Dengan gol tersebut, ia melewati Lionel Messi dalam daftar pencetak gol termuda Piala Dunia.
Messi Masuk dalam Daftar Elite
Lionel Messi melengkapi sepuluh besar setelah mencetak gol pada usia 18 tahun 357 hari. Gol itu hadir saat Argentina menang 6-0 atas Serbia dan Montenegro pada fase grup Piala Dunia 2006 di Jerman.
Messi mencetak gol hanya dalam 13 menit penampilan pertamanya di Piala Dunia. Momen itu menjadi awal perjalanan panjang yang kemudian membawa namanya menjadi salah satu pemain terbesar dalam sejarah turnamen.
Julian Green dari Amerika Serikat berada di posisi ke-11 dengan usia 19 tahun 25 hari. Ia mencetak gol pada babak 16 besar Piala Dunia 2014 melawan Belgia, dalam laga yang berakhir 2-1 setelah perpanjangan waktu.
Green hanya membutuhkan dua menit untuk mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Meski Amerika Serikat tersingkir, gol itu tetap menjadi salah satu momen paling mengejutkan dari pemain muda di fase gugur.
Divock Origi menempati posisi ke-12 setelah mencetak gol untuk Belgia pada usia 19 tahun 65 hari. Ia membobol gawang Rusia pada Piala Dunia 2014 dan membawa Belgia menang tipis 1-0.
Gol Origi terjadi pada menit ke-87, waktu yang sangat menentukan dalam pertandingan fase grup. Ia membutuhkan dua pertandingan dan 63 menit untuk mencetak gol pertamanya di panggung Piala Dunia.
Martin Hoffmann dari Jerman Timur berada di posisi ke-13 dengan usia 19 tahun 88 hari. Hoffmann mencetak gol melawan Chile pada Piala Dunia 1974, dalam laga yang berakhir imbang 1-1.
Jude Bellingham menempati posisi ke-14 setelah mencetak gol pada usia 19 tahun 145 hari. Golnya untuk Inggris ke gawang Iran pada Piala Dunia 2022 membuka kemenangan besar 6-2 di fase grup.
Bellingham mencetak gol pada menit ke-35 dalam pertandingan pertamanya di Piala Dunia. Gol itu memperlihatkan ketenangan seorang gelandang muda yang kemudian berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di generasinya.
Dari Tostao sampai Ronald Gonzalez
Tostao berada di posisi ke-15 dalam daftar pencetak gol termuda Piala Dunia. Penyerang Brasil itu mencetak gol pada usia 19 tahun 171 hari saat menghadapi Hungaria di Piala Dunia 1966.
Gol Tostao membuat skor menjadi 1-1, tetapi Brasil akhirnya kalah 1-3. Meski turnamen itu tidak berjalan baik untuk Brasil, Tostao tetap menjadi bagian penting dari sejarah penyerang muda Piala Dunia.
Kylian Mbappe berada di posisi ke-16 setelah mencetak gol untuk Prancis pada usia 19 tahun 183 hari. Gol itu terjadi saat Prancis menang 1-0 atas Peru pada fase grup Piala Dunia 2018.
Mbappe membutuhkan dua pertandingan dan 124 menit untuk mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Setelah itu, ia semakin bersinar hingga membantu Prancis menjadi juara dunia di Rusia.
Edmund Conen dari Jerman berada di posisi ke-17 dengan usia 19 tahun 198 hari. Ia mencetak gol pada babak 16 besar Piala Dunia 1934 melawan Belgia ketika Jerman menang 5-2.
Moussa Wague dari Senegal menempati posisi ke-18 setelah mencetak gol pada usia 19 tahun 263 hari. Golnya terjadi melawan Jepang pada Piala Dunia 2018, dalam laga fase grup yang berakhir imbang 2-2.
Mazzola dari Brasil berada di posisi ke-19 dengan usia 19 tahun 288 hari. Ia mencetak gol pembuka saat Brasil mengalahkan Austria 3-0 pada fase grup Piala Dunia 1958 di Swedia.
Ronald Gonzalez dari Kosta Rika menempati posisi ke-20 dengan usia 19 tahun 319 hari. Ia mencetak gol melawan Cekoslowakia pada babak 16 besar Piala Dunia 1990, meski Kosta Rika kalah 1-4.
Satu nama lain yang berada tepat di luar 20 besar adalah Georgi Sokolov dari Bulgaria. Ia mencetak gol pada usia 19 tahun 349 hari ketika Bulgaria kalah 1-6 dari Hungaria pada Piala Dunia 1962.
Sampai daftar terbaru diperbarui pada 24 Juni 2026, Pele masih menjadi pencetak gol termuda Piala Dunia. Rekor 17 tahun 239 hari tetap berdiri kokoh meski sepak bola modern semakin banyak memberi ruang kepada talenta remaja.
Hal ini menunjukkan betapa luar biasanya pencapaian Pele pada 1958. Ia tidak hanya bermain muda, tetapi juga mencetak gol penting, memenangi pertandingan besar, dan membawa Brasil menuju gelar dunia.
Manuel Rosas dan Gavi menjaga posisi tiga besar sebagai bukti bahwa sejarah tidak hanya milik era modern. Rosas datang dari edisi pertama 1930, sementara Gavi membawa warna baru dari generasi Spanyol 2022.
Ibrahim Mbaye menjadi penanda bahwa Piala Dunia 2026 punya tempat dalam sejarah rekor usia. Masuknya pemain Senegal itu ke empat besar membuat daftar ini tidak lagi hanya didominasi nama lama.
Lamine Yamal juga memberi daya tarik besar karena ia berada tepat di atas Lionel Messi. Perbandingan itu tentu tidak harus dibesar-besarkan, tetapi secara statistik membuat pencapaiannya semakin menarik bagi publik.
Pada akhirnya, pencetak gol termuda Piala Dunia adalah daftar yang menggabungkan bakat, keberanian, kesempatan, dan waktu yang tepat. Tidak semua pemain muda mendapat panggung, tetapi mereka yang berhasil mencetak gol akan langsung masuk sejarah.
Daftar ini juga mengingatkan bahwa Piala Dunia selalu membuka ruang bagi kejutan lintas generasi. Dari Pele di Swedia 1958 sampai Yamal dan Mbaye pada 2026, bola terus memberi panggung kepada mereka yang berani.
Daftar 20 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia
- Pele — 17 tahun 239 hari
- Manuel Rosas — 18 tahun 93 hari
- Gavi — 18 tahun 110 hari
- Ibrahim Mbaye — 18 tahun 143 hari
- Michael Owen — 18 tahun 190 hari
- Nicolae Kovacs — 18 tahun 197 hari
- Dmitri Sychev — 18 tahun 231 hari
- Kerim Alajbegovic — 18 tahun 276 hari
- Lamine Yamal — 18 tahun 343 hari
- Lionel Messi — 18 tahun 357 hari
- Julian Green — 19 tahun 25 hari
- Divock Origi — 19 tahun 65 hari
- Martin Hoffmann — 19 tahun 88 hari
- Jude Bellingham — 19 tahun 145 hari
- Tostao — 19 tahun 171 hari
- Kylian Mbappe — 19 tahun 183 hari
- Edmund Conen — 19 tahun 198 hari
- Moussa Wague — 19 tahun 263 hari
- Mazzola — 19 tahun 288 hari
- Ronald Gonzalez — 19 tahun 319 hari



