Kanada vs Peru menjadi salah satu pertandingan persahabatan internasional menarik pada agenda FIFA di Oktober 2026, karena kedua tim sedang membangun arah baru setelah Piala Dunia. Kanada datang dengan momentum lebih stabil, sedangkan Peru masih mencari keseimbangan dalam proses regenerasi.
Duel Kanada vs Peru dimainkan di Stade Saputo, Montréal, pada Sabtu siang waktu setempat, 3 Oktober 2026. Bagi penonton Indonesia, pertandingan FIFA Friendly Match tersebut berlangsung Minggu, 4 Oktober 2026, mulai pukul 01.00 WIB.
Kanada memasuki pertandingan setelah mengalahkan Chile 1-0 di BMO Field lewat gol Jonathan David pada menit ke-12. Kemenangan tersebut menjadi laga pertama pasukan Jesse Marsch sejak langkah mereka dihentikan Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Peru menjalani jadwal lebih padat karena sebelumnya menghadapi Amerika Serikat dan Meksiko dalam rangkaian tur Amerika Utara. Tim asuhan Mano Menezes kalah 1-4 dari Amerika Serikat, lalu merespons dengan hasil imbang 1-1 menghadapi Meksiko.
Kanada vs Peru di FIFA Friendly Match: Uji Konsistensi Dua Tim
Kanada vs Peru menjadi bagian dari rangkaian “Homecoming” yang disusun Canada Soccer setelah perjalanan bersejarah tim nasional pada Piala Dunia 2026. Kanada lebih dulu menjamu Chile di Toronto sebelum melanjutkan agenda menghadapi Peru di Montréal.
Menjelang Kanada vs Peru, kemenangan atas Chile memberi Kanada hasil positif setelah Piala Dunia, ketika mereka sebelumnya mengalahkan Qatar 6-0 dan Afrika Selatan 1-0. Namun, kekalahan dari Swiss serta Maroko tetap menjadi referensi menghadapi karakter lawan berbeda.
Peru memasuki Kanada vs Peru dalam fase evaluasi karena Mano Menezes sedang menyeimbangkan pemain berpengalaman dengan wajah baru. Federasi Peru menjelaskan bahwa pemilihan skuad mempertimbangkan performa klub, karakter pemain, pengalaman, usia, dan kebutuhan struktur tim.
Sebelum Kanada vs Peru, rangkaian melawan Amerika Serikat dan Meksiko telah memberi Peru kesempatan mencoba beberapa komposisi berbeda. Kekalahan di Orlando menunjukkan masalah ketika ditekan cepat, sedangkan hasil melawan Meksiko memperlihatkan organisasi yang lebih disiplin.
Pertandingan persahabatan tidak membawa konsekuensi klasemen seperti kompetisi resmi, tetapi Kanada vs Peru tetap penting untuk membangun pola permainan menuju agenda berikutnya. Kedua pelatih memiliki ruang melakukan rotasi tanpa kehilangan kebutuhan menjaga keseimbangan struktur sepanjang pertandingan.
Prediksi Susunan Pemain Kanada vs Peru
Kanada diperkirakan tetap menggunakan struktur 4-4-2 seperti ketika mengalahkan Chile, dengan Dayne St. Clair menjaga gawang. Jesse Marsch dapat mempertahankan sebagian besar kerangka tersebut sambil mengembalikan Stephen Eustáquio ke lini tengah sejak menit awal.
Niko Sigur berpeluang kembali bermain sebagai bek kanan, sementara Luc de Fougerolles menjadi opsi utama di jantung pertahanan setelah tampil melawan Chile. Richie Laryea dapat mengisi sisi kiri karena Derek Cornelius mengalami cedera serius saat latihan.
Mathieu Choinière dan Stephen Eustáquio memberi Kanada kombinasi sirkulasi serta agresivitas di tengah, sedangkan Tajon Buchanan dan Jacob Shaffelburg menjaga lebar. Keduanya mempunyai kecepatan untuk mendorong transisi langsung ketika Peru kehilangan bola pada area tengah.
Jonathan David hampir pasti menjadi salah satu fokus utama Kanada vs Peru setelah mencetak gol kemenangan menghadapi Chile. Cyle Larin dapat kembali menjadi pasangannya, walaupun Promise David, Tani Oluwaseyi, dan Jacen Russell-Rowe menyediakan pilihan rotasi.
Prediksi Susunan Pemain Kanada (4-4-2): Dayne St. Clair; Niko Sigur, Luc de Fougerolles, Ralph Priso, Richie Laryea; Tajon Buchanan, Stephen Eustáquio, Mathieu Choinière, Jacob Shaffelburg; Jonathan David, Cyle Larin. Susunan resmi diumumkan menjelang kickoff.
Peru dapat kembali memakai 4-2-3-1 dalam Kanada vs Peru setelah Mano Menezes mengubah komposisi ketika menghadapi Meksiko. Pedro Gallese tetap menjadi kandidat terkuat di bawah mistar karena pengalaman dan perannya sebagai pemimpin di lini belakang.
Oliver Sonne berpeluang kembali ke posisi bek kanan, bersama Renzo Garcés, Erick Noriega, dan Marcos López pada empat pemain belakang. Kombinasi tersebut menawarkan keseimbangan antara pengalaman, kemampuan duel, serta distribusi ketika Peru membangun serangan dari area sendiri.
Wilder Cartagena dan Yoshimar Yotún dapat menjadi poros utama, sementara Jairo Vélez bergerak lebih tinggi setelah mencetak gol ke gawang Meksiko. Piero Magallanes dan André Carrillo juga menjadi opsi untuk mengisi ruang di belakang penyerang.
Gianluca Lapadula mempunyai peluang kembali menjadi starter pada Kanada vs Peru setelah mencetak gol ketika menghadapi Amerika Serikat. Penyerang berpengalaman itu diistirahatkan dari susunan awal kontra Meksiko, ketika Adrián Ugarriza mendapat kesempatan bermain sejak awal.
Prediksi Susunan Pemain Peru (4-2-3-1): Pedro Gallese; Oliver Sonne, Renzo Garcés, Erick Noriega, Marcos López; Wilder Cartagena, Yoshimar Yotún; Piero Magallanes, Jairo Vélez, André Carrillo; Gianluca Lapadula. Susunan resmi tersedia mendekati pertandingan.
Pemain Absen Kanada vs Peru di FIFA Friendly Match
Kanada dipastikan kehilangan Derek Cornelius setelah sang bek mengalami cedera nonkontak pada sesi latihan sebelum pertandingan melawan Chile. Ia sempat dibawa ke rumah sakit, dan Jesse Marsch kemudian menjelaskan masalah tersebut berkaitan dengan cedera pada bagian pinggul.
Jeevan Badwal juga meninggalkan pemusatan latihan karena cedera hamstring, sementara Alfie Jones digantikan Jamie Knight-Lebel setelah mengalami masalah betis. Situasi tersebut mengurangi kedalaman Kanada pada sektor belakang dan tengah menjelang Kanada vs Peru.
Alphonso Davies tidak masuk skuad karena urusan pribadi terkait pernikahan dan bulan madu, sedangkan Maxime Crépeau absen karena persoalan personal. Keduanya bukan dikategorikan sebagai pemain cedera dalam pengumuman awal Canada Soccer untuk jendela pertandingan ini.
Peru kehilangan Fabio Gruber yang dicoret dari skuad karena cedera setelah sebelumnya masuk daftar 26 pemain Mano Menezes. Federación Peruana de Fútbol kemudian memanggil Alfonso Barco sebagai pengganti untuk seluruh rangkaian pertandingan di Amerika Utara.
André Carrillo sempat mengalami edema otot paha kiri dan melewatkan pertandingan melawan Amerika Serikat, tetapi ia kembali berlatih serta masuk bangku cadangan menghadapi Meksiko. Karena itu, statusnya menuju Kanada vs Peru lebih dekat kepada tersedia daripada absen.
Tidak terdapat pengumuman mengenai pemain Kanada atau Peru yang harus menjalani skorsing kartu merah pada pertandingan ini. Kartu kuning yang diterima sejumlah pemain dalam laga persahabatan sebelumnya juga tidak menghasilkan larangan otomatis untuk Kanada vs Peru.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Kanada | Derek Cornelius | Cedera pinggul, tidak tersedia |
| Kanada | Jeevan Badwal | Cedera hamstring, meninggalkan kamp |
| Kanada | Alfie Jones | Cedera betis, digantikan Jamie Knight-Lebel |
| Kanada | Alphonso Davies | Tidak tersedia, urusan pribadi |
| Kanada | Maxime Crépeau | Tidak tersedia, urusan pribadi |
| Peru | Fabio Gruber | Cedera, dicoret dari skuad |
| Peru | André Carrillo | Kembali berlatih, berpeluang tersedia |
5 Pertandingan Terakhir Kanada
Kanada mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir menuju Kanada vs Peru. Hasil tersebut mencakup empat laga terakhir Piala Dunia 2026 dan kemenangan atas Chile pada pertandingan persahabatan pertama setelah turnamen.
Pasukan Jesse Marsch membukukan kemenangan besar 6-0 atas Qatar sebelum kalah 1-2 dari Swiss pada fase grup. Mereka kemudian menyingkirkan Afrika Selatan 1-0, sebelum takluk 0-3 dari Maroko pada babak berikutnya.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 26 September 2026 | Kanada vs Chile | Persahabatan | 1-0 |
| 4 Juli 2026 | Kanada vs Maroko | Piala Dunia | 0-3 |
| 28 Juni 2026 | Afrika Selatan vs Kanada | Piala Dunia | 0-1 |
| 24 Juni 2026 | Swiss vs Kanada | Piala Dunia | 2-1 |
| 18 Juni 2026 | Kanada vs Qatar | Piala Dunia | 6-0 |
Menuju Kanada vs Peru, lima pertandingan tersebut menghasilkan sembilan gol bagi Kanada dengan lima kebobolan, termasuk tiga clean sheet. Catatan itu memperlihatkan Kanada tetap produktif, meskipun efektivitas dan kestabilan mereka berubah ketika menghadapi karakter lawan berbeda.
Kemenangan kontra Chile juga memperlihatkan kemampuan Kanada menjaga keunggulan tipis setelah Jonathan David mencetak gol cepat. Dayne St. Clair menutup pertandingan tanpa kebobolan, sementara Marsch menggunakan beberapa pergantian untuk membagi menit di dalam skuad.
5 Pertandingan Terakhir Peru
Peru membawa catatan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir sebelum Kanada vs Peru. Tim asuhan Mano Menezes mencetak tujuh gol sekaligus kebobolan sebelas kali sepanjang rangkaian tersebut.
Kemenangan Peru datang ketika mengalahkan Haiti 2-1 pada Juni, sebelum mereka kalah 1-3 dari Spanyol. Pada September, Peru kalah 1-4 dari Amerika Serikat kemudian bermain imbang 1-1 melawan Meksiko di New Jersey.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Hasil |
|---|---|---|---|
| 29 September 2026 | Meksiko vs Peru | Persahabatan | 1-1 |
| 26 September 2026 | Amerika Serikat vs Peru | Persahabatan | 4-1 |
| 8 Juni 2026 | Spanyol vs Peru | Persahabatan | 3-1 |
| 5 Juni 2026 | Peru vs Haiti | Persahabatan | 2-1 |
| 31 Maret 2026 | Peru vs Honduras | Persahabatan | 2-2 |
Menjelang Kanada vs Peru, Gianluca Lapadula mencetak gol Peru menghadapi Amerika Serikat, sedangkan Jairo Vélez membuka skor ketika melawan Meksiko. Dua pertandingan itu memperlihatkan Menezes memiliki beberapa alternatif untuk mengisi area penyerang dan gelandang ofensif.
Peru juga melakukan perubahan besar antara laga Amerika Serikat dan Meksiko, terutama dengan masuknya Erick Noriega, Oslimg Mora, dan Adrián Ugarriza. Rotasi tersebut menjadi petunjuk bahwa komposisi Kanada vs Peru masih mungkin mengalami penyesuaian.
Head to Head Kanada vs Peru
Head to head Kanada vs Peru relatif singkat dibandingkan banyak pertandingan internasional antara negara CONCACAF dan CONMEBOL. Catatan yang digunakan Canada Soccer memperlihatkan dua pertemuan senior sebelum 2026, dengan masing-masing negara mengantongi satu kemenangan.
Peru menang 2-0 ketika bertandang ke Kanada pada pertandingan persahabatan September 2010, melalui gol José Carlos Fernández dan Jean Tragodara. Empat belas tahun kemudian, Kanada membalas dengan kemenangan 1-0 pada fase grup Copa América 2024.
Head to Head Kanada vs Peru
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 25 Juni 2024 | Peru vs Kanada | Copa América | 0-1 |
| 4 September 2010 | Kanada vs Peru | Persahabatan | 0-2 |
Pertemuan terakhir Kanada vs Peru berlangsung pada fase grup Copa América 2024 dan ditentukan gol Jonathan David pada menit ke-74. Peru bermain dengan sepuluh pemain setelah Miguel Araujo menerima kartu merah pada awal babak kedua.
Data head to head perlu dibaca sebagai konteks historis, bukan gambaran mutlak kondisi sekarang, karena susunan pemain dan pelatih sudah berubah. Pertemuan 2026 juga berlangsung dalam format persahabatan sehingga kedua tim mempunyai ruang lebih besar melakukan eksperimen.
Player to Watch Kanada: Jonathan David
Jonathan David menjadi Player to Watch Kanada setelah langsung mencetak gol pada pertandingan pertama pasca-Piala Dunia melawan Chile. Ia juga memakai ban kapten ketika Alphonso Davies tidak berada dalam skuad, menambah tanggung jawab pada fase transisi tim.
David memiliki kemampuan bergerak di antara bek tengah, turun menjemput bola, dan menyelesaikan peluang dari area sempit. Dalam Kanada vs Peru, pergerakannya dapat dipadukan dengan kekuatan Cyle Larin atau kecepatan pemain sayap dari kedua sisi.
Gol kontra Chile juga menegaskan bahwa David tetap menjadi titik akhir serangan Kanada meskipun Marsch melakukan penyegaran skuad. Peru perlu memperhatikan pergerakannya ketika Kanada merebut bola dan segera mengubah tempo menuju fase menyerang.
Player to Watch Peru: Gianluca Lapadula
Gianluca Lapadula menjadi Player to Watch Peru karena mencetak gol pada laga melawan Amerika Serikat setelah kembali ke skuad nasional. Pengalamannya memberi Peru opsi penyerang yang mampu bertarung dengan bek tengah sekaligus mencari ruang di kotak penalti.
Lapadula tidak menjadi starter ketika Peru menghadapi Meksiko, sehingga kondisi fisiknya berpotensi lebih segar menuju Kanada vs Peru. Mano Menezes juga memiliki Álex Valera dan Adrián Ugarriza apabila ingin mengubah karakter serangan pada babak kedua.
Kemampuan Lapadula menahan bola dapat membantu Peru keluar dari tekanan tinggi Kanada dan memberikan waktu bagi gelandang mendekat. Perannya menjadi penting apabila tim tamu memilih jalur vertikal untuk melewati tekanan pertama tuan rumah.
Analisis Taktik Kanada vs Peru di FIFA Friendly Match
Kanada kemungkinan mempertahankan pendekatan proaktif dengan empat pemain belakang dan dua penyerang, seperti ketika menghadapi Chile. Struktur tersebut memudahkan Jonathan David bergerak bebas, sementara Larin menempati area lebih sentral untuk menjaga keberadaan di kotak penalti.
Buchanan dan Shaffelburg dapat menjadi sumber progresi utama di sisi lapangan karena keduanya mampu membawa bola dengan kecepatan tinggi. Kanada vs Peru dapat berubah menjadi pertandingan transisi apabila kedua sayap memperoleh ruang setelah perebutan bola.
Eustáquio memberi Kanada kemampuan mengontrol tempo dan mengirim umpan progresif dari tengah, sementara Choinière dapat membantu menjaga intensitas tekanan. Keduanya juga perlu melindungi garis belakang yang tidak diperkuat beberapa pemain reguler karena cedera.
Peru cenderung membutuhkan struktur lebih rapat dibandingkan ketika kalah dari Amerika Serikat, terutama setelah lawan mampu mendominasi penguasaan dan menciptakan banyak peluang. Hasil melawan Meksiko menunjukkan respons lebih baik melalui organisasi lini tengah dan rotasi pemain.
Cartagena dan Yotún dapat menjadi lapisan pertama untuk menghambat aliran bola menuju David serta Larin, sementara Noriega menjaga kedalaman dari belakang. Jairo Vélez kemudian menawarkan kemampuan menyerang ruang ketika Peru berhasil merebut penguasaan.
Kanada vs Peru juga berpotensi menampilkan duel penting di sisi lapangan karena Laryea dan Sigur sering naik mendukung serangan. Peru dapat mencoba menyerang ruang di belakang kedua bek tersebut melalui Carrillo, Magallanes, atau pergerakan lateral Lapadula.
Bola mati menjadi jalur lain yang dapat menentukan momentum pertandingan, terutama karena kedua tim memiliki pemain dengan kemampuan duel udara. Kanada mempunyai Larin dan de Fougerolles, sedangkan Peru dapat mengandalkan Garcés, Noriega, serta Lapadula.
Karena laga bersifat persahabatan, kedua pelatih kemungkinan menggunakan pergantian lebih banyak untuk mengevaluasi kedalaman skuad. Namun, Kanada vs Peru tetap menawarkan gambaran penting mengenai struktur dasar, koordinasi tekanan, serta efektivitas transisi masing-masing tim.
Jadwal Kanada vs Peru di FIFA Friendly Match 2026
Kanada vs Peru dimainkan di Stade Saputo, Montréal, pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mulai pukul 14.00 waktu setempat. Berdasarkan perbedaan waktu Montréal dan Indonesia, pertandingan berlangsung Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 01.00 WIB.
Canada Soccer menempatkan Kanada vs Peru di antara pertandingan kandang melawan Chile dan kunjungan menghadapi Amerika Serikat. Peru menjadikannya pertandingan ketiga dari empat laga tur, setelah Amerika Serikat serta Meksiko dan sebelum menghadapi Kolombia.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Kanada vs Peru |
| Kompetisi | FIFA Friendly Match |
| Tanggal WIB | Minggu, 4 Oktober 2026 |
| Kick-off | 01.00 WIB |
| Tanggal Lokal | Sabtu, 3 Oktober 2026 |
| Kick-off Lokal | 14.00 EDT |
| Stadion | Stade Saputo |
| Kota | Montréal, Québec, Kanada |
Setelah Kanada vs Peru selesai, Kanada melanjutkan perjalanan menghadapi Amerika Serikat di Minnesota pada 6 Oktober waktu setempat. Peru juga masih mempunyai satu agenda lain pada periode ini dengan menghadapi Kolombia dalam pertandingan persahabatan berikutnya.
Pertandingan di Montréal mempertemukan dua tim yang sama-sama menggunakan jendela FIFA sebagai ruang evaluasi setelah musim panas penting bagi masing-masing program. Kanada membawa fondasi hasil positif, sedangkan Peru terus menguji kombinasi pemain berpengalaman dan wajah baru.


