PSV vs Shakhtar menjadi salah satu pertandingan menarik pada matchday pertama UEFA Champions League 2026/27 karena kedua klub membawa tradisi kuat di kompetisi Eropa. Philips Stadion bakal menjadi panggung pembuka perjalanan mereka pada fase liga musim ini.
Pertandingan PSV vs Shakhtar dimainkan Kamis, 10 September 2026, pukul 18.45 waktu Belanda atau 23.45 WIB. Jadwal tersebut telah dikonfirmasi PSV, UEFA, dan Shakhtar sebagai salah satu duel pembuka UEFA Champions League.
PSV datang dengan modal sangat meyakinkan setelah mengalahkan Ajax 3-1 di Johan Cruijff ArenA pada pertandingan Eredivisie terakhir. Ricardo Pepi, Lutsharel Geertruida, dan Esmir Bajraktarević menjadi pencetak gol dalam kemenangan bergengsi tersebut.
Shakhtar juga memperoleh kemenangan penting sebelum memulai UEFA Champions League setelah menundukkan Karpaty Lviv 2-1 secara comeback. Luca Meirelles menyamakan kedudukan sebelum Alisson memastikan tiga poin bagi tim asuhan Arda Turan.
PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk
Stadion Philips • Eindhoven
PSV
PSV Eindhoven
Besok
23.45
SHA
Shakhtar Donetsk
Give feedback
PSV vs Shakhtar di UEFA Champions League: Tuan Rumah Sedang Tajam
PSV vs Shakhtar datang ketika pasukan Peter Bosz sedang berada dalam performa menyerang luar biasa setelah mencetak 18 gol dalam lima laga Eredivisie. PSV memenangkan empat pertandingan tersebut dan hanya kehilangan poin ketika ditahan Fortuna Sittard.
Kepercayaan diri PSV semakin tinggi karena klub Eindhoven telah menjuarai Eredivisie dalam tiga musim beruntun, termasuk musim 2025/26. Namun performa UEFA Champions League terakhir belum memuaskan setelah mereka gagal mencapai fase gugur musim lalu.
Shakhtar membawa situasi berbeda karena perjalanan domestiknya sempat terganggu kekalahan 0-2 dari Polissya Zhytomyr pada akhir Agustus. Mereka langsung bangkit menghadapi Karpaty dan menunjukkan kemampuan mempertahankan keunggulan setelah membalikkan skor pertandingan.
Pertandingan PSV vs Shakhtar karena itu tidak hanya mempertemukan dua juara domestik, tetapi juga dua filosofi menyerang yang cukup agresif. Peter Bosz mengutamakan dominasi dan pressing, sedangkan Arda Turan membangun Shakhtar dengan keberanian memainkan pemain muda.
Prediksi Susunan Pemain PSV vs Shakhtar
Prediksi PSV vs Shakhtar memperlihatkan tuan rumah kemungkinan kembali menggunakan 4-2-3-1 dengan Matěj Kovář sebagai penjaga gawang utama. Kiper Republik Ceko tersebut diproyeksikan mendapatkan perlindungan dari empat pemain bertahan yang relatif berpengalaman.
Sergiño Dest diperkirakan menjadi bek kanan, sedangkan Lutsharel Geertruida dan Armando Obispo mengisi jantung pertahanan pada UEFA Champions League. Filip Kostić berpeluang turun sebagai bek kiri karena Mauro Júnior harus menjalani hukuman pertandingan.
Kodai Sano dan Noah Fernandez menjadi kandidat pasangan gelandang PSV karena Jerdy Schouten masih menjalani pemulihan cedera ligamen serius. Kedua pemain tersebut menawarkan dinamika berbeda melalui kemampuan membawa bola, progresi, dan pressing agresif.
Ivan Perišić diprediksi mengisi sisi kanan, Guus Til beroperasi sebagai gelandang serang, sedangkan Ruben van Bommel bergerak melalui kiri. Ricardo Pepi hampir pasti menjadi ujung tombak setelah terus menunjukkan produktivitas pada awal musim.
Prediksi PSV (4-2-3-1): Matěj Kovář; Sergiño Dest, Lutsharel Geertruida, Armando Obispo, Filip Kostić; Kodai Sano, Noah Fernandez; Ivan Perišić, Guus Til, Ruben van Bommel; Ricardo Pepi.
Pilihan tersebut memberi PSV keseimbangan cukup baik untuk mengontrol PSV vs Shakhtar melalui sirkulasi pendek sekaligus serangan vertikal. Van Bommel dan Perišić dapat menjaga lebar, sementara Til memperoleh ruang untuk mendekati Pepi di kotak penalti.
Shakhtar kemungkinan menggunakan 4-3-3 atau berubah menjadi 4-1-4-1 ketika bertahan dalam UEFA Champions League, dengan Dmytro Riznyk menjaga gawang. Sang kiper tetap menjadi pilihan utama setelah memainkan seluruh pertandingan liga terbaru.
Vinícius Tobias da Silva diproyeksikan kembali menjadi bek kanan, sedangkan Valeriy Bondar dan Mykola Matviyenko mengisi posisi sentral. Pedro Henrique Azevedo Pereira menjadi pilihan paling masuk akal untuk menjaga area kiri pertahanan Shakhtar.
Oleh Ocheretko dan Yehor Nazaryna diperkirakan bermain bersama Marlon Gomes di lini tengah ketika menghadapi PSV vs Shakhtar. Kombinasi tersebut menawarkan energi, agresivitas pressing, dan kemampuan mengirim bola dengan cepat menuju ketiga penyerang.
Alisson Santana berpeluang menempati sisi kanan serangan, Newertton Martins da Silva bergerak dari kiri, sementara Kauã Elias Nogueira menjadi penyerang tengah. Ketiganya memberikan kecepatan yang sangat berguna untuk menyerang pertahanan tinggi PSV.
Prediksi Shakhtar Donetsk (4-3-3): Dmytro Riznyk; Vinícius Tobias da Silva, Valeriy Bondar, Mykola Matviyenko, Pedro Henrique Azevedo Pereira; Oleh Ocheretko, Yehor Nazaryna, Marlon Gomes; Alisson Santana, Kauã Elias Nogueira, Newertton Martins da Silva.
Pemain Absen PSV vs Shakhtar di UEFA Champions League
Daftar absen PSV cukup panjang menjelang PSV vs Shakhtar karena Mauro Júnior harus menjalani skorsing satu pertandingan UEFA. Alassane Pléa juga belum siap setelah kembali mengalami masalah kebugaran dalam proses pemulihannya.
Sami Ouaissa masih mengalami cedera hamstring, sedangkan Jerdy Schouten belum kembali setelah menjalani operasi cedera ligamen lutut pada April. Schouten sebelumnya diperkirakan memerlukan waktu pemulihan antara enam sampai sembilan bulan.
Armando Obispo sempat masuk kategori diragukan dalam perkembangan terbaru, tetapi tetap diproyeksikan menjadi starter apabila dinyatakan bugar. Sam Lammers juga sedang menuju pemulihan, sehingga kondisi keduanya masih dapat berubah mendekati pertandingan UEFA Champions League.
Shakhtar kehilangan Pedrinho yang masih menjalani pemulihan cedera hamstring setelah mendapat masalah pada pertandingan melawan Epicentr. Marlon Santos juga tercatat mengalami cedera otot, sedangkan Kiril Fesiun belum tersedia akibat masalah kesehatan.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| PSV | Mauro Júnior | Skorsing |
| PSV | Alassane Pléa | Cedera |
| PSV | Sami Ouaissa | Cedera hamstring |
| PSV | Jerdy Schouten | Pemulihan cedera ligamen lutut |
| PSV | Armando Obispo | Diragukan |
| Shakhtar | Pedrinho | Cedera hamstring |
| Shakhtar | Marlon Santos | Cedera otot |
| Shakhtar | Kiril Fesiun | Masalah kesehatan |
5 Pertandingan Terakhir PSV Jelang PSV vs Shakhtar
PSV membawa performa domestik sangat kuat menuju UEFA Champions League karena mengoleksi empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan Eredivisie. Bahkan, mereka mencetak sedikitnya tiga gol dalam tiga pertandingan terakhir secara beruntun.
Kemenangan terbesar datang ketika PSV menghancurkan FC Utrecht 6-1 di Stadion Galgenwaard sebelum menghadapi Ajax. Mereka kemudian membuktikan konsistensi dengan mencuri kemenangan 3-1 di Amsterdam melalui penampilan efektif dan disiplin.
5 Pertandingan Terakhir PSV
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 5 September 2026 | Ajax vs PSV | 1-3 |
| 30 Agustus 2026 | FC Utrecht vs PSV | 1-6 |
| 23 Agustus 2026 | PSV vs FC Groningen | 5-1 |
| 15 Agustus 2026 | Excelsior vs PSV | 1-2 |
| 8 Agustus 2026 | PSV vs Fortuna Sittard | 2-2 |
Produktivitas tersebut menjadikan PSV favorit dalam PSV vs Shakhtar, khususnya karena pertandingan dimainkan di Philips Stadion. Guus Til, Ricardo Pepi, Ivan Perišić, dan Ruben van Bommel memberi Peter Bosz beberapa sumber gol berbeda sepanjang pertandingan.
5 Pertandingan Terakhir Shakhtar Donetsk
Shakhtar juga memiliki rekor cukup baik menuju UEFA Champions League dengan empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir di liga Ukraina. Satu-satunya kekalahan terjadi ketika Polissya Zhytomyr menang 2-0 di kandang Shakhtar pada akhir Agustus.
Pasukan Arda Turan memulai musim dengan kemenangan besar 5-1 atas Kudrivka sebelum mencatat dua clean sheet berturut-turut. Shakhtar kemudian kalah dari Polissya, tetapi langsung menunjukkan karakter melalui comeback ketika bertandang menghadapi Karpaty Lviv.
5 Pertandingan Terakhir Shakhtar Donetsk
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 5 September 2026 | Karpaty Lviv vs Shakhtar | 1-2 |
| 29 Agustus 2026 | Shakhtar vs Polissya Zhytomyr | 0-2 |
| 15 Agustus 2026 | FC Kharkiv vs Shakhtar | 0-1 |
| 8 Agustus 2026 | Epicentr vs Shakhtar | 0-2 |
| 3 Agustus 2026 | Shakhtar vs Kudrivka | 5-1 |
Perjalanan tersebut memperlihatkan Shakhtar cukup nyaman bermain tandang karena memperoleh tiga kemenangan liga terbaru di markas lawan. Karakter itu membuat PSV vs Shakhtar berpotensi lebih kompetitif dibandingkan perbedaan kualitas skuad di atas kertas.
Head to Head PSV vs Shakhtar di UEFA Champions League
Tidak tersedia lima head to head PSV vs Shakhtar karena kedua kesebelasan baru pernah bertemu satu kali secara kompetitif. Pertemuan tersebut berlangsung di Philips Stadion pada fase liga UEFA Champions League musim 2024/25.
Shakhtar sempat unggul dua gol melalui Danylo Sikan dan Oleksandr Zubkov, sebelum Pedro Henrique mendapatkan kartu merah. PSV kemudian mencetak tiga gol sejak menit ke-87 dan menyelesaikan comeback luar biasa dengan kemenangan 3-2.
Malik Tillman mencetak dua gol pada menit ke-87 dan ke-90, sedangkan Ricardo Pepi menjadi pahlawan melalui gol kemenangan menit ke-95. UEFA mencatat pertandingan tersebut sebagai satu-satunya pertemuan resmi kedua klub sejauh ini.
| Tanggal | Pertandingan | Kompetisi | Skor |
|---|---|---|---|
| 27 November 2024 | PSV vs Shakhtar Donetsk | UEFA Champions League | 3-2 |
Kenangan pertandingan tersebut membuat PSV vs Shakhtar memiliki konteks menarik meskipun jumlah pertemuannya masih sangat sedikit. Shakhtar tentu ingin menghindari pengulangan situasi ketika keunggulan besar hilang hanya dalam beberapa menit terakhir pertandingan.
Player to Watch PSV vs Shakhtar: Ricardo Pepi
Ricardo Pepi menjadi Player to Watch PSV setelah membuka musim dengan produktivitas sangat baik dan kembali mencetak gol ketika menghadapi Ajax. Penyerang Amerika Serikat tersebut juga memiliki kenangan istimewa dalam UEFA Champions League ketika melawan Shakhtar.
Pepi mencetak gol kemenangan menit ke-95 pada pertemuan 2024 dan sekarang mempunyai status lebih penting di lini depan PSV. Kemampuannya bergerak di kotak penalti sangat cocok dengan suplai Perišić, Van Bommel, Dest, dan Kostić.
Dalam PSV vs Shakhtar, Pepi diperkirakan akan berhadapan langsung dengan duet Bondar serta Matviyenko hampir sepanjang pertandingan. Kualitas penyelesaian satu sentuhannya dapat menjadi pembeda ketika PSV berhasil menguasai wilayah sepertiga akhir lapangan.
Player to Watch PSV vs Shakhtar: Kauã Elias Nogueira
Kauã Elias Nogueira menjadi Player to Watch Shakhtar karena penyerang Brasil tersebut memimpin daftar pencetak gol tim pada awal liga. Ia sudah mencetak tiga gol dalam empat pertandingan pertama sebelum kemenangan terbaru melawan Karpaty.
Penyerang jebolan Fluminense tersebut mempunyai kombinasi kecepatan, kekuatan udara, dan kemampuan menyelesaikan peluang dari dalam maupun luar kotak penalti. Shakhtar merekrutnya pada Februari 2025 dengan kontrak lima tahun setelah perkembangan impresif di Brasil.
Kaua Elias kemungkinan tidak mendapatkan banyak kesempatan dalam PSV vs Shakhtar karena tuan rumah diprediksi lebih dominan menguasai bola. Karena itu, efisiensinya menghadapi Geertruida dan Obispo akan sangat menentukan peluang Shakhtar mencuri hasil positif.
Analisis Taktik PSV vs Shakhtar
PSV diperkirakan memainkan garis pertahanan tinggi serta pressing agresif seperti karakter tim Peter Bosz dalam UEFA Champions League. Sano dan Fernandez akan menjaga sirkulasi, sementara Til bergerak antarlini untuk menarik gelandang Shakhtar keluar dari posisinya.
Kecepatan Van Bommel menjadi senjata penting karena Shakhtar kemungkinan bertahan lebih rendah ketika PSV mendominasi permainan. Jika Vinícius Tobias terlalu sempit, winger Belanda tersebut dapat mendapatkan banyak ruang untuk membawa bola menuju kotak penalti.
Shakhtar kemungkinan berusaha mematahkan tekanan PSV melalui Ocheretko, Nazaryna, dan Marlon Gomes sebelum mengirim bola menuju winger. Alisson dan Newertton mempunyai kecepatan yang dapat mengeksploitasi ruang ketika Dest atau Kostić bergerak terlalu tinggi.
PSV vs Shakhtar juga berpotensi ditentukan kemampuan kedua tim menghadapi transisi negatif karena keduanya cukup berani menyerang dengan banyak pemain. Kesalahan kehilangan bola di area tengah bisa langsung menciptakan situasi tiga lawan tiga berbahaya.
Kondisi tersebut membuat peran Geertruida sangat penting karena bek Belanda tersebut mempunyai kecepatan, kemampuan duel, sekaligus pengalaman menjaga area luas. PSV membutuhkan kualitas tersebut untuk memastikan serangan balik Shakhtar tidak berkembang menjadi peluang bersih.
Jadwal PSV vs Shakhtar di UEFA Champions League 2026/27
Jadwal PSV vs Shakhtar berlangsung Kamis, 10 September 2026 pukul 18.45 waktu Belanda di Philips Stadion, Eindhoven. Waktu tersebut setara pukul 23.45 WIB dan menjadi pertandingan matchday pertama UEFA Champions League kedua klub.
Halil Umut Meler dari Turki tercantum sebagai wasit untuk pertandingan tersebut dalam data pertandingan terbaru. Philips Stadion berkapasitas sekitar 35 ribu penonton dan diperkirakan memberikan atmosfer besar ketika kampanye Eropa PSV dimulai.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk |
| Kompetisi | UEFA Champions League 2026/27 |
| Matchday | 1 |
| Hari | Kamis |
| Tanggal | 10 September 2026 |
| Kick-off | 23.45 WIB |
| Waktu Belanda | 18.45 CEST |
| Stadion | Philips Stadion |
| Kota | Eindhoven |
| Wasit | Halil Umut Meler |
PSV menjadi favorit dalam PSV vs Shakhtar karena performanya lebih eksplosif, keuntungan kandang, dan kemampuan menghasilkan gol dari berbagai posisi. Empat kemenangan beruntun dengan total enam belas gol menunjukkan lini serang mereka sedang berada dalam kondisi terbaik.
Shakhtar tetap mempunyai potensi membuat UEFA Champions League berlangsung sulit melalui kemampuan transisi dan keberanian pemain muda mereka. Namun absennya beberapa pemain, terutama Pedrinho dan Marlon Santos, mengurangi kedalaman skuad untuk menghadapi intensitas tinggi PSV.
Prediksi PSV vs Shakhtar mengarah kepada kemenangan tuan rumah karena kombinasi Pepi, Til, Perišić, dan Van Bommel terlihat sangat produktif. Shakhtar berpotensi mencetak gol, tetapi tekanan panjang di Philips Stadion kemungkinan akhirnya menentukan pertandingan.



