Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - 18 Pemakai Nomor 9 Chelsea dari Terburuk hingga Terbaik

18 Pemakai Nomor 9 Chelsea dari Terburuk hingga Terbaik

  • Agustus 24, 2026
Chelsea dan Kutukan Nomor 9: Siapa Terbaik?

Nomor punggung 9 di Chelsea memiliki reputasi unik karena hanya sedikit pemakainya yang benar-benar tampil sukses pada era Premier League. Kini, Joao Pedro menerima nomor tersebut untuk musim 2026/2027 dengan misi mematahkan stigma panjang di Stamford Bridge.

Situs resmi klub telah menampilkan Joao Pedro sebagai pemain bernomor 9 setelah sebelumnya memakai nomor 20 pada musim lalu. Penyerang Brasil itu memiliki kontrak hingga 2033 dan kini memikul ekspektasi besar sebagai ujung tombak baru.

Planet Football menyusun peringkat 18 pemain yang pernah mengenakan nomor 9 sebelum Joao Pedro berdasarkan kontribusi mereka bersama The Blues. Daftarnya memperlihatkan betapa banyak penyerang ternama justru kesulitan ketika mengenakan nomor yang dianggap “terkutuk” tersebut.

Dari Pierre-Emerick Aubameyang hingga Jimmy Floyd Hasselbaink, sejarah Chelsea dengan nomor 9 menghadirkan kombinasi kegagalan transfer mahal, periode singkat, dan beberapa pengecualian sukses. Berikut urutannya, dimulai dari pemakai yang dinilai paling mengecewakan hingga yang terbaik.

Daftar Pemakai Nomor 9 Chelsea dari Terburuk hingga Terbaik

18. Pierre-Emerick Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang sebenarnya memiliki reputasi sebagai penyerang kelas dunia sebelum tiba di Stamford Bridge, tetapi periode singkatnya berlangsung sangat mengecewakan. Produktivitas dan pengaruhnya jauh dari harapan, membuat namanya ditempatkan paling bawah dalam daftar pemakai nomor 9.

17. Radamel Falcao

Radamel Falcao mendapat kesempatan membuktikan diri di Chelsea pada musim 2015/2016 setelah masa pinjaman yang tidak berhasil bersama Manchester United. Ia hanya mencetak satu gol dalam 12 penampilan, sehingga klub menolak opsi pembelian senilai 38 juta pound.

Dengan gaji sekitar 140.000 pound per pekan, masa Falcao menjadi eksperimen mahal yang gagal memberikan hasil sepadan bagi Chelsea. Perhitungannya bahkan mencapai sekitar 800.000 pound per tembakan dan 57.000 pound untuk setiap sentuhan bola.

16. Franco Di Santo

Franco Di Santo tiba di klub London dari Audax Italiano pada Januari 2008 ketika berusia 18 tahun dengan biaya 3,4 juta pound. Ia gagal mencetak gol dalam 16 pertandingan sebelum dipinjamkan ke Blackburn Rovers dan kemudian dijual ke Wigan.

15. Khalid Boulahrouz

Khalid Boulahrouz menjadi kasus paling aneh karena seorang bek Chelsea justru diberikan nomor punggung yang lazim digunakan penyerang tengah. Pemain Belanda itu juga tidak meninggalkan kesan besar, hanya membuat 20 penampilan dalam satu musimnya di Stamford Bridge.

14. Chris Sutton

Chris Sutton dibeli klub London senilai 10 juta pound setelah Blackburn Rovers terdegradasi, empat tahun setelah dirinya membantu klub tersebut menjadi juara liga. Namun ia hanya bertahan satu musim dan mencetak satu gol sebelum pindah ke Celtic.

Sutton kemudian mengakui kegagalannya lebih disebabkan awal buruk, peluang terbuang, serta kepercayaan diri yang terus menurun selama berada di Stamford Bridge. Ia juga merasa telah mengecewakan Gianluca Vialli, pelatih yang menurutnya sangat baik dan memberikan kepercayaan besar.

13. Tony Cascarino

Tony Cascarino mengalami dua musim sulit bersama The Blues pada awal era Premier League dengan hanya delapan gol dari 51 pertandingan. Kariernya justru bangkit di Prancis, termasuk mencetak 61 gol dalam 84 penampilan bersama Marseille sebelum produktif di Nancy.

12. Steve Sidwell

Steve Sidwell menerima nomor 9 ketika bergabung dengan klub secara gratis pada 2007 meskipun posisi aslinya merupakan gelandang. Ia bertahan satu musim, tampil 25 kali di seluruh kompetisi, mencetak satu gol, lalu dijual kepada Aston Villa.

11. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku kembali ke Chelsea dengan biaya 97,5 juta pound dan ekspektasi besar, tetapi periode keduanya tidak pernah berjalan sesuai rencana. Ia mencetak delapan gol dalam 26 laga Premier League sebelum akhirnya kembali ke Inter Milan melalui pinjaman.

Masalah Lukaku bukan sekadar jumlah gol karena karakter permainannya dinilai kurang sesuai dengan rancangan Thomas Tuchel di Chelsea. Salah satu simbol kegagalannya terjadi ketika ia hanya mencatat tujuh sentuhan dalam pertandingan melawan Crystal Palace.

10. Liam Delap

Liam Delap menjadi pemilik nomor 9 klub musim lalu setelah direkrut senilai 30 juta pound, tetapi hanya mencetak satu gol di Premier League. Nomor tersebut kini diberikan kepada Joao Pedro, sementara Delap berganti memakai nomor 12.

Meski begitu, usia Delap yang masih muda membuat nilai transfernya mungkin masih dapat dipulihkan apabila Chelsea memutuskan menjualnya. Klub bahkan berpeluang mendapatkan keuntungan, sehingga transfer ini belum tentu menimbulkan kerugian sebesar beberapa pendahulunya.

9. Mateja Kezman

Mateja Kezman datang ke Stamford Bridge dengan reputasi 129 gol dalam empat tahun bersama PSV Eindhoven dan membawa ekspektasi sangat tinggi. Kenyataannya, ia hanya menghasilkan empat gol liga dalam satu musim sebelum pindah ke Atletico Madrid.

Kezman tetap mengenang kepindahannya ke Chelsea secara positif karena transfer tersebut disebut telah mewujudkan salah satu impian terbesar dalam kariernya. Namun dari sisi kontribusi di lapangan, produktivitasnya jelas tidak mendekati catatan luar biasa selama bermain di Belanda.

8. Gonzalo Higuain

Gonzalo Higuain mengambil risiko memakai nomor 9 ketika datang ke Chelsea sebagai pemain pinjaman dari Juventus pada Januari 2019. Ia mencetak lima gol dalam 14 laga Premier League, tetapi klub tidak mengaktifkan opsi pembelian 36 juta euro.

Chelsea juga memilih tidak memperpanjang peminjaman Higuain selama satu musim dengan biaya setengah dari opsi pembelian permanen tersebut. Keputusan itu cukup menggambarkan bahwa periode singkat striker Argentina tersebut tidak dianggap cukup meyakinkan untuk diteruskan.

7. Alvaro Morata

Alvaro Morata direkrut Chelsea dengan rekor klub sekitar 60 juta pound pada musim panas 2017 untuk mengisi kekosongan di lini depan. Ia mencetak 11 gol Premier League pada musim pertamanya, tetapi gagal menjadi penerus sepadan bagi Diego Costa.

6. Hernan Crespo

Hernan Crespo awalnya memakai nomor 21 sebelum menerima nomor 9 Chelsea setelah kembali dari masa pinjaman bersama AC Milan. Penyerang Argentina itu menghasilkan 25 gol dalam 73 pertandingan sebelum menjalani peminjaman dua musim bersama Inter Milan.

5. Mark Stein

Mark Stein menjadi solusi efektif setelah didatangkan Glenn Hoddle, langsung mencetak 14 gol dalam 24 pertandingan setelah pindah dari Stoke City. Ia meninggalkan Chelsea dengan 25 gol dalam dua musim sebelum periode tanpa gol pada 1995/1996 mengakhiri kiprahnya.

Menariknya, Stein baru mengenakan nomor 9 setelah musim debutnya dan kemudian mengenang waktunya di Chelsea sebagai bagian penting perjalanan klub. Ia merasa bangga karena hadir ketika tim perlahan berkembang sebelum berubah menjadi kekuatan besar.

4. Tammy Abraham

Tammy Abraham mendapatkan kesempatan utama setelah menjalani sejumlah masa pinjaman ketika Frank Lampard mengambil alih Chelsea pada 2019. Produk akademi tersebut menerima nomor 9 tanpa gentar dan langsung mencetak 10 gol dalam 12 laga awal Premier League.

Abraham akhirnya membukukan 30 gol dalam 82 pertandingan dengan nomor tersebut sebelum kehilangan tempat pada era Thomas Tuchel. Chelsea kemudian menjualnya ke AS Roma seharga 34 juta pound, sebelum sang striker kembali ke Inggris bersama Aston Villa.

3. Fernando Torres

Fernando Torres bergabung dengan Chelsea pada Januari 2011 seharga 50 juta pound setelah lama menjadi incaran Roman Abramovich dan sering dianggap gagal. Namun catatan 45 gol dalam 172 pertandingan menunjukkan kontribusinya tidak seburuk reputasi yang melekat.

Torres juga memainkan peran penting dalam perjalanan Chelsea menuju gelar Liga Champions pertama, termasuk gol ikonik melawan Barcelona pada semifinal 2012. Musim berikutnya ia menyumbang sembilan gol ketika tim memenangkan Liga Europa.

2. Gianluca Vialli

Gianluca Vialli mencetak 40 gol dalam 78 pertandingan untuk Chelsea dan kemudian mengemban peran pemain sekaligus manajer hanya 18 bulan setelah bergabung. Figur ikonik 1990-an itu juga meraih Piala FA, Piala Liga, dan Piala Winners sebagai pelatih.

Vialli bergabung dengan Chelsea pada 1996 dan meninggalkan Stamford Bridge pada awal musim 2000/2001 setelah hubungannya dengan sejumlah pemain memburuk. Meski demikian, statusnya sebagai figur populer dan berprestasi membuat namanya pantas berada sangat tinggi.

1. Jimmy Floyd Hasselbaink

Jimmy Floyd Hasselbaink menjadi contoh terbaik bahwa nomor 9 tidak selalu membawa nasib buruk bagi seorang penyerang Chelsea. Dibeli dari Atletico Madrid seharga 15 juta pound pada 2000, pemain Belanda itu membuktikan bahwa investasi besar tersebut sangat layak.

Hasselbaink mencetak 70 gol Premier League dalam 136 penampilan untuk Chelsea dan menjadi salah satu penyerang paling produktif klub pada masanya. Ia mengenang empat tahunnya di London dengan hangat, meski menyesalkan jumlah trofi yang menurutnya masih kurang.

Joao Pedro Ditantang Putus Kutukan Nomor 9 Chelsea

Kini tantangan beralih kepada Joao Pedro untuk membuktikan bahwa sejarah nomor 9 Chelsea tidak harus terus identik dengan kegagalan mahal. Profil resmi klub sudah mencantumkan nomor barunya, dan performanya akan menentukan apakah cerita tentang “kutukan” mulai kehilangan daya tarik.

Jika mampu mempertahankan produktivitas, Joao Pedro berpeluang mengikuti jejak Hasselbaink, Vialli, Torres, dan Abraham sebagai pemakai nomor 9 yang dikenang positif. Sebaliknya, tekanan sejarah Chelsea akan kembali membesar apabila performanya justru menurun setelah pergantian nomor.

Konstantinos Tzolakis langsung mencatat clean sheet saat Hull City mengalahkan Manchester United 2-0.

Konstantinos Tzolakis, Baru Datang ke Inggris Langsung Bikin Manchester United Mandul

24 Agu 2026
Fermin Lopez, jebolan La Masia yang kini jadi pemain penting di Barcelona.

Tak Banyak Disorot, Fermin Lopez Kini Jadi Pemain Penting Barcelona

24 Agu 2026
3 Rahasia Hull City Kalahkan Man United

3 Rahasia Mengapa Hull City Bisa Mengalahkan Manchester United

24 Agu 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.