Inter Milan vs Monza menjadi salah satu pertandingan pembuka Serie A Italia musim 2026/27 dengan mempertemukan juara bertahan dan tim promosi. Nerazzurri memulai misi mempertahankan Scudetto, sedangkan Monza kembali ke kasta tertinggi setelah semusim bermain di Serie B.
Pertandingan Inter Milan vs Monza dijadwalkan berlangsung Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 23.30 WIB di Stadio Giuseppe Meazza, Milan. Lega Serie A menetapkan laga tersebut sebagai gameweek pertama dalam kalender kompetisi baru musim ini.
Inter memasuki pertandingan setelah menjalani pramusim tanpa kekalahan melawan sejumlah klub kuat, termasuk Manchester City, AC Milan, Juventus, dan Real Betis. Pasukan Cristian Chivu bahkan menutup persiapan dengan kemenangan 1-0 atas Betis.
Monza juga membawa modal cukup menarik setelah mengalahkan Avellino 3-0 pada pertandingan resmi pertama musim 2026/27 di Coppa Italia. Gustavo Varela langsung mencetak dua gol, sementara Omari Forson menyempurnakan kemenangan tim asuhan Ivan Juric.
Inter Milan vs Monza sekaligus mempertemukan dua tim dengan sasaran musim yang sangat berbeda di Serie A Italia. Inter mengejar gelar kedua secara beruntun, sementara prioritas utama Monza adalah membangun fondasi kuat agar tidak kembali terdegradasi.
Kualitas individu dan kedalaman skuad jelas membuat Inter lebih diunggulkan, terlebih Nerazzurri memenangi 14 dari 19 pertandingan kandang liga musim lalu. Namun Monza pernah menciptakan kejutan besar dengan menaklukkan Inter di San Siro pada 2023.
Inter Milan vs Monza: Nerazzurri Mulai Misi Pertahankan Gelar Serie A Italia
Inter Milan vs Monza menjadi langkah pertama Cristian Chivu dalam mempertahankan dominasi domestik yang dibangun pada musim pertamanya sebagai pelatih. Inter memenangi Scudetto ke-21 dan Coppa Italia ke-10 untuk mencatat keberhasilan ganda domestik.
Dominasi Inter di Serie A Italia musim lalu cukup meyakinkan karena mereka menutup kompetisi dengan keunggulan 11 poin atas Napoli. Stabilitas tersebut membuat Nerazzurri kembali ditempatkan sebagai kandidat terkuat juara menjelang dimulainya musim 2026/27.
Skuad Chivu juga mengalami regenerasi setelah sejumlah pemain senior meninggalkan klub dan wajah baru mulai mengambil peran penting. John Stones, Manuel Akanji, dan Djed Spence menjadi bagian dari perubahan pertahanan tanpa menghilangkan tulang punggung utama tim.
Monza kembali ke Serie A Italia melalui playoff setelah mengakhiri musim reguler Serie B pada peringkat ketiga. Hasil agregat 2-2 melawan Catanzaro tetap membawa Biancorossi promosi karena posisi mereka lebih tinggi pada klasemen reguler.
Siapa Lebih Favorit dalam Inter Milan vs Monza?
Inter Milan vs Monza secara logis menempatkan Nerazzurri sebagai favorit karena perbedaan kualitas skuad, pengalaman, dan performa kandang. Inter bahkan belum menelan kekalahan sepanjang enam pertandingan pemanasan mereka sebelum kompetisi Serie A Italia dimulai.
Kemenangan atas Juventus dan Real Betis memperlihatkan Inter mampu menjaga intensitas meskipun sedang melakukan perubahan komposisi pemain. Hasil imbang menghadapi Manchester City dan AC Milan juga memberikan ujian berkualitas sebelum pertandingan resmi pertama musim baru.
Monza tetap memiliki alasan untuk percaya diri karena mereka mengalahkan Galatasaray 2-0 dan Milan Futuro 4-2 selama pramusim. Kemenangan 3-0 atas Avellino kemudian menjadi bukti bahwa pola menyerang Ivan Juric mulai menghasilkan peluang secara konsisten.
Kunci bagi tim tamu adalah menjaga pertandingan tetap seimbang pada periode awal ketika Inter biasanya mencoba membangun tekanan besar. Semakin lama Monza mampu mempertahankan skor, peluang mereka memancing kegelisahan tuan rumah akan semakin terbuka.
Kondisi Tim Jelang Inter Milan vs Monza di Serie A Italia
Inter Milan vs Monza berlangsung tanpa Henrikh Mkhitaryan di kubu tuan rumah karena gelandang Armenia tersebut menjalani hukuman larangan bermain. Selebihnya, Chivu memiliki sebagian besar pemain utama yang tersedia untuk pertandingan pembuka Serie A Italia.
Persaingan menarik terjadi di posisi penjaga gawang setelah Inter mendatangkan Ivan Provedel menyusul kepergian Yann Sommer. Josep Martínez tetap memiliki peluang menjadi starter, sehingga keputusan Chivu mengenai kiper pertama menjadi salah satu tanda tanya terbesar.
Djed Spence sudah datang sebagai opsi wing-back kanan setelah Denzel Dumfries pindah ke Real Madrid, tetapi Andy Diouf juga tampil produktif selama pramusim. Sports Mole memperkirakan Diouf berpeluang mendapatkan kesempatan pertama untuk memulai pertandingan.
Monza menghadapi masalah lebih besar karena kapten Matteo Pessina mengalami cedera lutut serius, sementara Dany Mota Carvalho dan Demba Thiam terkena skorsing. Kondisi tersebut mengurangi pilihan Ivan Juric terutama untuk lini tengah dan serangan.
Inter Milan vs Monza: Prediksi Susunan Pemain Inter Milan
Inter Milan vs Monza diperkirakan tetap membuat Cristian Chivu menggunakan formasi dasar 3-5-2 yang menjadi fondasi kesuksesan musim lalu. Struktur tersebut memungkinkan Inter menguasai area tengah sambil mengirim kedua wing-back jauh ke wilayah pertahanan lawan.
Josep Martínez Riera berpeluang menjadi pilihan di bawah mistar, sedangkan Manuel Akanji, John Stones, dan Alessandro Bastoni membentuk tiga bek utama. Kombinasi tersebut menawarkan pengalaman, kemampuan distribusi, dan keberanian mempertahankan garis pertahanan tinggi.
Andy Diouf diprediksi mengisi wing-back kanan, sementara Federico Dimarco tetap menjadi sumber kreativitas dari sisi kiri. Nicolò Barella, Hakan Çalhanoğlu, dan Piotr Zieliński kemudian bertugas mengendalikan sirkulasi serta menekan lini tengah Monza.
Francesco Pio Esposito berpeluang mendampingi Lautaro Javier Martínez pada lini depan setelah mendapat banyak menit sepanjang persiapan musim. Marcus Thuram tetap menjadi opsi berbahaya, tetapi rotasi dapat membuat Chivu memberi kesempatan kepada penyerang muda Italia.
Prediksi Susunan Pemain Inter Milan (3-5-2): Josep Martínez Riera; Manuel Akanji, John Stones, Alessandro Bastoni; Andy Diouf, Nicolò Barella, Hakan Çalhanoğlu, Piotr Zieliński, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Lautaro Javier Martínez.
Inter Milan vs Monza: Prediksi Susunan Pemain Monza
Inter Milan vs Monza kemungkinan membuat Ivan Juric menggunakan tiga bek agar timnya mempunyai kepadatan lebih besar ketika menghadapi dua penyerang Inter. Sistem tersebut dapat berubah menjadi garis lima pemain saat Nerazzurri menguasai bola.
Semuel Pizzignacco diprediksi menjadi penjaga gawang, sedangkan Eddy Kouadio, Filippo Delli Carri, dan Andrea Carboni menjadi tiga bek utama. Ketiganya harus disiplin menghadapi pergerakan Lautaro dan Esposito yang gemar bertukar posisi.
Samuele Birindelli dan Ricardo Luís Chaby Mangas diperkirakan mengisi kedua sisi, dengan Ebenezer Ajodun Akinsanmiro serta Leonardo Colombo berada di tengah. Mereka akan menghadapi tantangan besar untuk menghambat Barella dan Çalhanoğlu mengendalikan tempo.
Andrea Colpani dan Patrick Cutrone kemungkinan bergerak di belakang Gustavo Varela sebagai ujung tombak. Absennya Matteo Pessina, Dany Mota, dan Demba Thiam membuat kombinasi tersebut menjadi pilihan paling memungkinkan bagi Juric.
Prediksi Susunan Pemain Monza (3-4-2-1): Semuel Pizzignacco; Eddy Kouadio, Filippo Delli Carri, Andrea Carboni; Samuele Birindelli, Ebenezer Ajodun Akinsanmiro, Leonardo Colombo, Ricardo Luís Chaby Mangas; Andrea Colpani, Patrick Cutrone; Gustavo Varela.
Inter Milan vs Monza: 5 Pertandingan Terakhir Inter Milan
Inter Milan vs Monza memperlihatkan tuan rumah datang tanpa kekalahan dalam lima pertandingan terakhir pramusim. Inter mencatat tiga kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk hasil positif menghadapi Juventus, Manchester City, AC Milan, serta Real Betis.
| No. | Tanggal | Pertandingan | Skor | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 15 Agustus 2026 | Inter Milan vs Real Betis | 1-0 | Persahabatan |
| 2 | 8 Agustus 2026 | Juventus vs Inter Milan | 1-2 | Persahabatan |
| 3 | 5 Agustus 2026 | AC Milan vs Inter Milan | 1-1 | Persahabatan |
| 4 | 1 Agustus 2026 | Manchester City vs Inter Milan | 1-1, Inter menang penalti 3-1 | Persahabatan |
| 5 | 26 Juli 2026 | Karlsruher vs Inter Milan | 1-2 | Persahabatan |
Rangkaian tersebut memperlihatkan Inter hanya kebobolan empat kali dalam lima pertandingan melawan lawan yang sebagian besar memiliki kualitas tinggi. Kemenangan atas Juventus dan Betis juga menunjukkan struktur Chivu tetap solid meskipun skuad sedang mengalami regenerasi.
Inter Milan vs Monza: 5 Pertandingan Terakhir Monza
Inter Milan vs Monza juga memperlihatkan tim tamu mempunyai produktivitas cukup tinggi menjelang kembali ke Serie A Italia. Monza menghasilkan 12 gol dari lima pertandingan terakhir dengan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
| No. | Tanggal | Pertandingan | Skor | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 14 Agustus 2026 | Monza vs Avellino | 3-0 | Coppa Italia |
| 2 | 7 Agustus 2026 | Monza vs Padova | 3-3 | Persahabatan |
| 3 | 4 Agustus 2026 | Monza vs Milan Futuro | 4-2 | Persahabatan |
| 4 | 30 Juli 2026 | Monza vs Aris Thessaloniki | 1-3 | Persahabatan |
| 5 | 24 Juli 2026 | Galatasaray vs Monza | 0-2 | Persahabatan |
Kemenangan atas Avellino menjadi hasil terpenting karena diperoleh dalam pertandingan resmi dengan performa yang dominan. Varela mencetak dua gol pada debut kompetitifnya, sementara Cutrone menyumbangkan dua assist dan terus terlibat dalam mayoritas serangan berbahaya.
Inter Milan vs Monza: Head to Head
Inter Milan vs Monza baru enam kali terjadi di Serie A Italia karena Biancorossi pertama kali mencapai kasta tertinggi pada 2022. Inter membukukan tiga kemenangan, Monza sekali menang, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
| No. | Tanggal | Pertandingan | Skor | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 8 Maret 2025 | Inter Milan vs Monza | 3-2 | Serie A |
| 2 | 15 September 2024 | Monza vs Inter Milan | 1-1 | Serie A |
| 3 | 13 Januari 2024 | Monza vs Inter Milan | 1-5 | Serie A |
| 4 | 19 Agustus 2023 | Inter Milan vs Monza | 2-0 | Serie A |
| 5 | 15 April 2023 | Inter Milan vs Monza | 0-1 | Serie A |
Pertemuan terakhir pada Maret 2025 berlangsung dramatis ketika Inter bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang 3-2. Monza sebelumnya juga pernah membuat kejutan besar dengan kemenangan 1-0 di Giuseppe Meazza pada April 2023.
Catatan tersebut menunjukkan Inter unggul secara keseluruhan, tetapi Monza bukan lawan yang selalu mudah ketika bermain di Milan. Dari tiga lawatan Serie A Italia sebelumnya ke Giuseppe Meazza, Biancorossi pernah meraih satu kemenangan mengejutkan.
Inter Milan vs Monza: Player to Watch Lautaro Martínez
Lautaro Javier Martínez menjadi player to watch utama Inter Milan vs Monza setelah menutup musim sebelumnya sebagai pencetak gol terbanyak Serie A Italia. Kapten Nerazzurri meraih Capocannoniere dengan 17 gol dan tetap menjadi pusat serangan Chivu.
Catatan Lautaro menghadapi Monza juga sangat impresif karena ia telah mencetak lima gol dalam enam pertemuan Serie A. Dua gol bahkan dibuat ketika Inter membuka musim 2023/24 dengan kemenangan 2-0 atas Biancorossi.
Dalam Inter Milan vs Monza, Lautaro akan mencoba memanfaatkan celah di antara tiga bek lawan dan menyerang area dekat tiang pertama. Mobilitasnya juga dapat memberikan ruang kepada Pio Esposito maupun gelandang Inter yang datang dari lini kedua.
Inter Milan vs Monza: Player to Watch Gustavo Varela
Gustavo Varela menjadi nama menarik dari Monza setelah menjalani debut kompetitif yang hampir sempurna menghadapi Avellino. Penyerang Portugal tersebut mencetak dua gol pada babak pertama untuk langsung menunjukkan alasan klub mempercayainya sebagai tambahan baru lini depan.
Gol pertama Varela lahir melalui penyelesaian kaki kiri setelah bola muntah, sedangkan gol keduanya berasal dari pergerakan tepat di kotak penalti. Variasi tersebut menunjukkan penyerang muda itu mampu membaca ruang sekaligus menyelesaikan peluang dengan cepat.
Menghadapi Inter tentu menjadi ujian jauh lebih berat karena Varela harus berduel dengan Akanji, Stones, dan Bastoni. Namun, kecepatan serta kepercayaan diri setelah mencetak dua gol dapat menjadi senjata Monza ketika melakukan serangan balik.
Analisis Taktik Inter Milan vs Monza di Serie A Italia
Inter Milan vs Monza diperkirakan berlangsung dengan Nerazzurri menguasai bola lebih banyak dan membangun serangan melalui tiga bek. Barella serta Çalhanoğlu kemudian mencari ruang untuk mempercepat sirkulasi menuju Dimarco dan Diouf di kedua sayap.
Kehadiran John Stones dapat memberikan variasi karena bek Inggris tersebut mampu bergerak maju dan membantu lini tengah saat Inter menguasai bola. Golnya melawan Real Betis juga memperlihatkan bahwa pemain baru tersebut sudah mulai beradaptasi.
Monza kemungkinan membentuk blok 5-4-1 ketika bertahan dan berusaha menutup koridor tengah agar Lautaro tidak menerima bola dengan mudah. Juric dapat mengarahkan serangan ke sisi lapangan kemudian mencari Varela melalui transisi secepat mungkin.
Situasi bola mati juga dapat menjadi kesempatan bagi Monza karena pertandingan terbuka kemungkinan memberikan sedikit peluang bersih. Sebaliknya, Inter harus menghindari pelanggaran ceroboh dan menjaga konsentrasi ketika kedua wing-back berada jauh di depan.
Peluang Menang Inter Milan vs Monza
Inter Milan vs Monza memberikan keuntungan besar kepada tuan rumah berdasarkan kualitas skuad, rekor kandang, dan performa pramusim. Nerazzurri memenangkan 14 dari 19 pertandingan Serie A Italia di Giuseppe Meazza pada musim lalu.
Monza tetap membawa ancaman karena datang setelah kemenangan meyakinkan di Coppa Italia dan mempunyai beberapa pemain yang mampu melakukan transisi cepat. Namun absennya Pessina, Dany Mota, dan Demba Thiam mengurangi pilihan Juric untuk melakukan rotasi.
Sports Mole memprediksi Inter menang 3-0, sebuah gambaran yang cukup sesuai dengan perbedaan kualitas kedua tim saat ini. Meski demikian, Nerazzurri tetap harus menghindari kesalahan awal seperti ketika tertinggal dua gol pada pertemuan 2025.
Prediksi Jalannya Pertandingan Inter Milan vs Monza
Inter Milan vs Monza kemungkinan dimulai dengan tekanan tinggi dari tuan rumah untuk mendapatkan gol pertama secepat mungkin. Dimarco dan Diouf akan menjaga lebar lapangan, sementara Barella mencoba menghubungkan lini tengah dengan dua penyerang.
Monza diprediksi tidak melakukan pressing tinggi secara terus-menerus karena strategi tersebut dapat membuka terlalu banyak ruang di belakang. Biancorossi lebih mungkin menunggu dalam blok menengah kemudian menyerang menggunakan Varela, Cutrone, dan Colpani.
Jika Inter mampu mencetak gol pada babak pertama, ruang pertandingan kemungkinan semakin terbuka karena Monza harus menaikkan garis pertahanannya. Kondisi tersebut sangat menguntungkan Lautaro dan rekan-rekannya yang memiliki kualitas lebih baik dalam memanfaatkan ruang.



