Rencana Barcelona mendatangkan Julian Alvarez mengalami hambatan besar pada fase akhir bursa transfer musim panas. Penyerang Atletico Madrid itu sebelumnya menjadi target utama, tetapi sikap keras klub ibu kota membuat operasi tersebut nyaris mustahil diselesaikan.
Setelah operasi Julian Alvarez tersendat, situasi itu memaksa Barcelona menyiapkan alternatif untuk mengisi posisi nomor sembilan. Klub membutuhkan penyerang dengan kombinasi gol, mobilitas, tekanan tanpa bola, dan kemampuan membuka ruang di sepertiga akhir.
Julian Alvarez sebenarnya dianggap sangat ideal karena mampu bermain sebagai penyerang tengah, second striker, maupun pemain yang bergerak melebar. Namun Atletico Madrid tidak menunjukkan tanda ingin membantu transfer ke rival langsung dalam perebutan gelar domestik.
Per 19 Agustus 2026, Julian Alvarez bahkan tidak masuk skuad Atletico untuk pertandingan pembuka liga karena persoalan kebugaran setelah Piala Dunia. Di saat bersamaan, masa depannya tetap menjadi perdebatan karena keinginannya bergabung dengan Barcelona sudah diketahui publik.
Atletico tetap mempertahankan posisi kuat dalam negosiasi meski Barcelona sempat mengajukan tawaran besar untuk Julian Alvarez. Kondisi tersebut membuat manajemen Blaugrana harus realistis dan mengembangkan daftar kandidat lain sebelum jendela transfer musim panas ditutup.
Kegagalan mendekati Julian Alvarez dan kepergian Ferran Torres ke Paris Saint-Germain menambah urgensi pencarian penyerang baru Barcelona. Setelah kehilangan opsi berpengalaman, Flick membutuhkan pemain yang bisa langsung memberikan gol tanpa mengganggu keseimbangan struktur menyerang tim.
Nama yang masuk daftar sangat beragam, mulai penyerang mapan berharga mahal hingga talenta muda yang masih memiliki ruang perkembangan besar. Lima kandidat berikut menggambarkan berbagai pendekatan Barcelona apabila kesepakatan Julian Alvarez benar-benar tidak dapat diselamatkan.
Barcelona Siapkan 5 Alternatif Julian Alvarez
1. Georges Mikautadze
Georges Mikautadze muncul sebagai salah satu alternatif Julian Alvarez yang paling serius dipertimbangkan Barcelona dalam beberapa hari terakhir. Penyerang Villarreal tersebut mendapat perhatian setelah menjalani musim debut produktif dan menunjukkan kemampuan beradaptasi cepat dengan sepak bola Spanyol.
Sepanjang musim 2025/2026, Mikautadze mencetak 15 gol dan enam assist dalam 42 penampilan di semua kompetisi bersama Villarreal. Catatan itu membuatnya menarik bagi Barcelona karena ia bukan hanya penyelesai peluang, tetapi juga mampu terlibat dalam kombinasi serangan.
Deco disebut menjadi salah satu figur yang menyukai profil Mikautadze karena mobilitas, teknik, dan kemampuannya bermain di antara lini. Namun Flick dilaporkan belum sepenuhnya yakin bahwa pemain Georgia itu merupakan pengganti terbaik untuk Julian Alvarez.
Perbedaan pandangan tersebut menjadi faktor penting karena transfer besar membutuhkan kesepakatan antara pelatih dan departemen olahraga Barcelona. Mengeluarkan dana besar untuk pemain yang belum sepenuhnya diyakini Flick tentu memiliki risiko teknis sekaligus finansial.
Situasinya semakin rumit setelah klausul pelepasan Mikautadze naik dari 60 juta euro menjadi 78 juta euro pada 15 Agustus. Villarreal juga tidak sedang aktif menawarkan pemain tersebut, sehingga Barcelona harus bernegosiasi dari posisi yang kurang menguntungkan.
Secara gaya bermain, Mikautadze menawarkan pergerakan lincah, kemampuan mencari ruang, dan penyelesaian cepat di sekitar kotak penalti. Dibanding Julian Alvarez, ia belum memiliki pengalaman dan reputasi setara, tetapi biaya awalnya masih berpotensi lebih rendah.
Barcelona Bisa Beralih dari Julian Alvarez ke Gyokeres
2. Viktor Gyokeres
Viktor Gyokeres menawarkan profil berbeda dari Julian Alvarez karena mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, dan agresivitas menyerang ruang. Barcelona melihat penyerang Arsenal itu sebagai pemain yang mampu memberi ancaman vertikal ketika lawan memasang garis pertahanan tinggi.
Gyokeres memasuki usia matang dan memiliki pengalaman mencetak gol dalam volume besar sejak periode terbaiknya bersama Sporting CP. Meski musim pertamanya di Arsenal tidak selalu mulus, produktivitasnya tetap membuat Barcelona tertarik ketika transfer Julian Alvarez semakin rumit.
Keunggulan Gyokeres berada pada kemampuannya membawa bola dari area yang lebih lebar sebelum menyerang kotak penalti. Karakter tersebut cocok dengan sepak bola Flick yang menuntut tempo tinggi, serangan cepat, dan pergerakan agresif setelah tim merebut penguasaan bola.
Namun Barcelona harus mempertimbangkan kualitas link-up play Gyokeres ketika menghadapi lawan yang bertahan sangat rendah. Dalam pertandingan seperti itu, penyerang Blaugrana dituntut tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menghubungkan kombinasi sempit dengan gelandang dan pemain sayap.
Masalah terbesar tetap berada pada harga dan gaji karena Arsenal tidak memiliki alasan untuk melepas Gyokeres dengan murah. Barcelona harus menyiapkan paket finansial besar untuk pemain yang diharapkan langsung menjadi solusi, bukan proyek jangka panjang seperti kandidat muda.
3. Lautaro Martinez
Lautaro Martinez merupakan nama yang sudah berulang kali dikaitkan dengan Barcelona dalam beberapa tahun terakhir. Kapten Inter Milan itu menawarkan kombinasi pengalaman, agresivitas, penyelesaian, dan kemampuan bermain dalam pertandingan besar yang menjadikannya alternatif sangat menarik bagi Julian Alvarez.
Barcelona dilaporkan telah mengecek situasi Lautaro, tetapi belum ada negosiasi konkret yang berkembang menjadi pembicaraan transfer serius. Inter masih menganggap penyerang Argentina itu bagian utama proyek klub dan tidak memiliki kebutuhan mendesak untuk menjualnya musim panas ini.
Situasi tersebut diperkuat fakta bahwa Lautaro bersama Marcus Thuram masih diproyeksikan memimpin lini depan Inter pada musim 2026/2027. Barcelona karena itu harus menghadapi negosiasi sulit apabila benar-benar menjadikannya pengganti utama setelah operasi Julian Alvarez kandas.
Dari sisi permainan, Lautaro mempunyai profil komplet untuk kebutuhan Flick karena mampu menekan bek, turun menjemput bola, serta menyerang kotak penalti. Pengalamannya di Serie A dan kompetisi Eropa juga mengurangi risiko adaptasi dibanding penyerang yang lebih muda.
Namun usia 28 tahun dan posisi pentingnya di Inter membuat paket transfer Lautaro berpotensi sangat mahal. Barcelona harus mempertimbangkan apakah investasi besar tersebut sepadan, terutama ketika klub baru saja melakukan pengeluaran penting untuk memperkuat area lain.
Barcelona Punya Opsi Mahal jika Julian Alvarez Gagal
4. Victor Osimhen
Victor Osimhen mungkin menjadi kandidat paling eksplosif dalam daftar alternatif Barcelona apabila Julian Alvarez tidak datang. Penyerang Nigeria itu menawarkan kecepatan, kekuatan, duel udara, dan kemampuan menyerang ruang belakang yang bisa mengubah karakter lini depan Blaugrana secara drastis.
Osimhen saat ini merupakan figur sangat penting bagi Galatasaray dan nilainya meningkat setelah terus menunjukkan produktivitas tinggi. Klub Turki bahkan dilaporkan menolak tawaran sangat besar dari Al-Hilal, menunjukkan betapa mahalnya biaya untuk membuka negosiasi transfer.
Laporan mengenai tawaran Saudi bervariasi, tetapi beberapa sumber menyebut angka mencapai 150 juta euro pada pertengahan Agustus. Fakta bahwa Galatasaray tetap menolak membuat Barcelona harus menyadari operasi Osimhen mungkin lebih mahal daripada mengejar Julian Alvarez.
Secara taktik, Osimhen memberikan ancaman yang sangat berbeda dari penyerang kombinatif karena kekuatan utamanya berada pada eksplosivitas dan serangan ruang. Barcelona dapat memanfaatkannya untuk memaksa garis belakang lawan turun, sehingga ruang antarlini menjadi lebih luas.
Sebaliknya, biaya transfer dan tuntutan gaji menjadi hambatan yang sulit diabaikan oleh Barcelona. Jika klub memilih Osimhen, keputusan tersebut berarti menjadikannya salah satu investasi terbesar dalam proyek saat ini dan menempatkan ekspektasi sangat tinggi sejak hari pertama.
5. Nicolo Tresoldi
Nicolo Tresoldi menjadi kandidat paling berbeda untuk menggantikan Julian Alvarez karena Barcelona akan membeli potensi, bukan reputasi matang. Penyerang Club Brugge berusia 21 tahun itu memiliki fisik kuat, naluri mencetak gol, dan ruang perkembangan panjang.
Tresoldi menjalani musim 2025/2026 yang menonjol dengan 23 gol dan sembilan assist dalam 58 pertandingan di semua kompetisi. Performa tersebut membuat namanya dipantau beberapa klub besar Eropa, sementara Barcelona mulai melihatnya sebagai opsi setelah masalah Julian Alvarez.
Club Brugge mengikat Tresoldi dengan kontrak sampai 2029 sehingga posisi negosiasi klub Belgia cukup kuat. Sejumlah laporan menyebut valuasinya sekitar 45 sampai 50 juta euro, angka yang tetap besar untuk pemain dengan pengalaman elite relatif terbatas.
Walaupun demikian, harga Tresoldi masih lebih rendah dibanding beberapa kandidat senior pengganti Julian Alvarez yang masuk radar Barcelona. Klub dapat melihatnya sebagai investasi jangka menengah apabila Flick percaya perkembangan teknik dan pemahaman taktiknya bisa dipercepat.
Dengan tinggi sekitar 1,86 meter, Tresoldi menawarkan kehadiran fisik yang bisa menambah variasi serangan Barcelona. Ia dapat menjadi target umpan silang sekaligus titik pantul, sesuatu yang berguna ketika permainan kombinasi tidak mampu membongkar pertahanan lawan.
Risikonya jelas lebih besar dibanding memilih Lautaro, Gyokeres, atau Osimhen karena Tresoldi belum teruji konsisten di level tertinggi. Namun jika Barcelona ingin membangun solusi nomor sembilan untuk jangka panjang, profil mudanya memberikan keuntungan yang tidak dimiliki kandidat senior.
Siapa Pengganti Julian Alvarez yang Paling Cocok untuk Barcelona?
Jika dibandingkan secara keseluruhan, tidak ada satu pun kandidat yang sepenuhnya meniru karakter Julian Alvarez. Mikautadze menawarkan teknik dan mobilitas, Gyokeres memberi kekuatan vertikal, Lautaro menghadirkan pengalaman, Osimhen membawa eksplosivitas, sedangkan Tresoldi menawarkan potensi jangka panjang.
Itulah sebabnya keputusan Barcelona setelah hambatan transfer Julian Alvarez tidak bisa hanya didasarkan pada jumlah gol atau nilai transfer. Flick dan Deco harus menentukan karakter nomor sembilan yang paling cocok dengan Lamine Yamal serta struktur pressing tim.
Barcelona juga harus mempertimbangkan waktu karena semakin dekat penutupan pasar, semakin kuat posisi klub penjual dalam menentukan harga. Kegagalan transfer Julian Alvarez dapat mendorong Blaugrana mengambil keputusan cepat, tetapi kepanikan justru berisiko menghasilkan investasi yang kurang tepat.
Di antara lima pilihan pengganti Julian Alvarez, Mikautadze terlihat sebagai kompromi antara pengalaman La Liga dan usia produktif, meski klausulnya meningkat. Gyokeres dan Osimhen menawarkan dampak instan, tetapi keduanya membutuhkan komitmen finansial jauh lebih besar.
Lautaro mungkin menjadi pilihan paling aman secara kualitas, tetapi Inter mempunyai alasan kuat mempertahankan kapten mereka. Tresoldi berada di ujung spektrum berbeda karena Barcelona harus menerima risiko perkembangan demi mendapatkan penyerang yang bisa bertahan bertahun-tahun.
Untuk sementara, Julian Alvarez tetap menjadi tolok ukur dalam pencarian striker baru karena profilnya paling sesuai dengan kebutuhan Flick. Namun sikap Atletico membuat Barcelona harus mempersiapkan skenario tanpa pemain Argentina itu sebelum mengambil keputusan terakhir pada bursa transfer.
Jika pintu Julian Alvarez benar-benar tertutup, pilihan Barcelona pada akhirnya akan menunjukkan arah proyek ofensif mereka. Klub bisa mengejar bintang siap pakai dengan biaya besar atau memilih penyerang lebih muda yang membutuhkan waktu sebelum mencapai level tertinggi.
Keputusan tersebut akan menjadi salah satu langkah terpenting Barcelona pada akhir musim panas karena posisi nomor sembilan menentukan kualitas serangan sepanjang musim. Setelah transfer Julian Alvarez nyaris kandas, ruang kesalahan semakin kecil dan tekanan terhadap manajemen semakin besar.



