Kees Smit kembali masuk dalam radar Real Madrid setelah namanya kembali dibicarakan di lingkungan klub menjelang penutupan bursa transfer musim panas. Gelandang AZ Alkmaar berusia 20 tahun itu sedang mempertimbangkan langkah berikutnya setelah berkembang menjadi salah satu talenta muda paling menarik di Eredivisie.
Menurut laporan AS, Kees Smit kini mengevaluasi berbagai opsi bersama Jorge Mendes, sementara sejumlah klub besar Eropa terus memantau situasinya. Ketertarikan dari Premier League memang muncul, tetapi sang pemain disebut lebih memprioritaskan kemungkinan melanjutkan karier di La Liga.
Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona disebut sebagai tiga destinasi potensial bagi gelandang asal Belanda tersebut. Namun masing-masing klub mempunyai agenda transfer berbeda, sehingga belum ada kepastian bahwa minat terhadap Smit akan berkembang menjadi negosiasi konkret dalam waktu dekat.
Bagi Real Madrid, situasinya bahkan cukup jelas karena manajemen menilai skuad saat ini sudah relatif lengkap kecuali terjadi pemain keluar. Karena itu, nama Smit lebih tepat ditempatkan sebagai opsi pemantauan daripada target yang harus segera didatangkan pada musim panas ini.
Kees Smit Kembali Masuk Radar Real Madrid
Kees Smit menarik perhatian karena mampu menggunakan kedua kaki dengan nyaman dan efektif ketika menerima maupun mendistribusikan bola. Kemampuan itu membuatnya fleksibel dalam menghadapi tekanan, sekaligus membantu dirinya memecah garis pertahanan lawan melalui umpan progresif dan kombinasi cepat.
Profil tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan lini tengah modern yang menuntut pemain mampu bergerak di berbagai zona. Kees Smit juga bisa menjalankan beberapa peran berbeda, sehingga Real Madrid dapat melihatnya sebagai investasi jangka panjang jika ruang dalam skuad terbuka.
AS menyebut José Mourinho menyukai gelandang dengan karakter teknis yang menyerupai Bernardo Silva, terutama dalam hal mobilitas dan kemampuan menghubungkan antarlini. Mourinho sendiri resmi kembali menangani Real Madrid pada Juni 2026 dengan kontrak hingga 30 Juni 2029.
Meski demikian, berada dalam radar Real Madrid tidak sama dengan menjadi target transfer aktif yang segera dinegosiasikan. Sampai sekarang belum ada perkembangan besar di Valdebebas terkait Smit, sementara klub memilih menunggu kemungkinan perubahan komposisi skuad sebelum mengambil keputusan.
Real Madrid Harus Siapkan Rp1,23 Triliun untuk Kees Smit
Faktor terbesar lain adalah harga karena AZ Alkmaar tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual pemain mudanya. Kees Smit disebut mempunyai valuasi sekitar 60 juta euro, angka tinggi untuk pemain yang masih berkembang tetapi tetap menarik dibanding beberapa gelandang muda lain.
Dengan kurs referensi ECB pada 14 Agustus 2026 sebesar sekitar Rp20.573,53 per euro, valuasi 60 juta euro tersebut setara kurang lebih Rp1,23 triliun. Angka rupiah ini bersifat perkiraan karena kurs dapat berubah setiap hari sesuai pergerakan pasar mata uang.
Harga tersebut tentu membuat Real Madrid harus berhitung, terutama karena klub tidak sedang berada dalam kondisi wajib menambah gelandang. Membayar sekitar Rp1,23 triliun untuk Smit akan lebih masuk akal jika ada pemain keluar atau kebutuhan baru muncul di sektor tengah.
Dari sudut pandang AZ Alkmaar, posisi tawar mereka cukup kuat karena Kees Smit tidak sedang memaksakan kepindahan. Klub Belanda itu dapat mempertahankannya satu musim lagi sambil memberi menit bermain reguler, lalu membuka negosiasi dengan klub besar pada 2027.
Kees Smit Bisa Menunda Transfer hingga 2027
Skenario tersebut juga tidak tertutup bagi sang pemain, yang disebut bersedia melanjutkan perkembangannya di Eredivisie sebelum melakukan lompatan besar. Kees Smit masih membutuhkan pengalaman dan tanggung jawab konsisten, sehingga bertahan sementara di AZ dapat menjadi keputusan yang rasional.
Bagi Real Madrid, menunggu sampai 2027 juga mempunyai keuntungan karena klub dapat mengamati perkembangan Kees Smit tanpa mengambil risiko finansial besar sekarang. Jika performanya terus meningkat, Los Blancos bisa bergerak ketika kebutuhan skuad dan kondisi pasar terasa lebih tepat.
Namun strategi menunggu tentu mempunyai risiko karena Real Madrid bukan satu-satunya klub yang memperhatikan pemain tersebut. Barcelona, Atletico Madrid, serta beberapa tim Premier League juga mengetahui situasi Kees Smit, sehingga persaingan dapat semakin ketat apabila performanya terus menanjak.
Minat klub Inggris menjadi faktor penting, tetapi preferensi sang pemain terhadap La Liga dapat mengubah arah persaingan. Jika Kees Smit benar-benar memprioritaskan Spanyol, Real Madrid memiliki keuntungan reputasi meskipun belum mengajukan penawaran resmi kepada AZ Alkmaar.
Peran Jorge Mendes dalam Masa Depan Kees Smit
Keterlibatan Jorge Mendes juga membuat proses transfer menarik karena agen Portugal itu mempunyai jaringan luas di klub-klub elite Eropa. AS sebelumnya melaporkan AZ meminta Mendes membantu mengelola potensi transfer Kees Smit demi mendapatkan kesepakatan terbaik apabila penjualan akhirnya dilakukan.
Situasi ini tidak berarti Real Madrid sudah memiliki jalur khusus untuk mendapatkan Smit, tetapi komunikasi pasar bisa menjadi lebih terstruktur. Mendes dapat membantu mempertemukan kepentingan pemain, AZ, dan klub peminat ketika salah satu pihak memutuskan bergerak lebih konkret.
Dari sisi olahraga, Smit menawarkan kemampuan yang dapat berguna bagi Real Madrid karena ia bukan gelandang dengan satu fungsi spesifik. Ia mampu bergerak di beberapa posisi tengah, menggunakan kedua kaki, serta membantu progresi bola melalui kombinasi dan penetrasi antarlini.
Keunggulan tersebut menjadi alasan mengapa José Mourinho dikabarkan menyukai pemain dengan profil teknis sejenis, terutama gelandang kreatif yang dapat bergerak fleksibel. Namun Real Madrid tetap tidak perlu memaksakan transfer apabila komposisi sekarang dianggap sudah memenuhi kebutuhan musim 2026/2027.
Apakah Real Madrid Akan Membeli Kees Smit?
Karena itu, kemungkinan transfer Kees Smit pada musim panas ini tampaknya bergantung pada dua hal, yakni keluarnya pemain dan perubahan prioritas Real Madrid. Tanpa ruang baru di skuad, Los Blancos lebih mungkin mempertahankan pendekatan pemantauan sambil menunggu perkembangan berikutnya.
Opsi bertahan satu musim lagi di AZ Alkmaar justru bisa menjadi jalan tengah terbaik bagi semua pihak yang terlibat. Smit memperoleh menit bermain, Real Madrid mendapat waktu untuk menilai perkembangannya, sedangkan AZ mempertahankan aset bernilai tinggi tanpa harus terburu-buru menjual.
Untuk sekarang, Kees Smit tetap merupakan nama menarik di daftar pantauan Real Madrid, bukan transfer yang sudah mendekati tahap final. Nilai sekitar Rp1,23 triliun, persaingan klub besar, dan kemungkinan bertahan hingga 2027 membuat saga ini masih sangat terbuka.



