Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Paul Scholes Kritik Declan Rice, Arsenal Disarankan Jual Zubimendi

Paul Scholes Kritik Declan Rice, Arsenal Disarankan Jual Zubimendi

  • Agustus 14, 2026
Paul Scholes Kritik Declan Rice di Arsenal

Arsenal memasuki musim baru dengan ambisi mempertahankan gelar Liga Inggris setelah penantian panjang 22 tahun, tetapi Paul Scholes justru menyoroti komposisi lini tengah mereka. Mantan gelandang Manchester United itu bahkan melontarkan komentar tajam mengenai Declan Rice dan Martin Zubimendi.

Arsenal sudah mendatangkan empat pemain baru, termasuk Bruno Guimaraes dari Newcastle United senilai 75 juta poundsterling dan Piero Hincapie yang dipermanenkan setelah masa pinjaman. Christos Tzolis juga datang dari Club Brugge, sementara Illan Meslier direkrut sebagai pelapis David Raya.

Di sisi lain, Leandro Trossard, Jakub Kiwior, Christian Norgaard, dan Karl Hein telah meninggalkan klub, sedangkan Gabriel Martinelli serta Ethan Nwaneri dikaitkan dengan Galatasaray. Dalam situasi ini, Paul Scholes menilai Arsenal harus sangat berhati-hati ketika menentukan pemain yang akan dilepas.

Paul Scholes Minta Arsenal Pertahankan Lewis-Skelly

Nama Myles Lewis-Skelly menjadi perhatian setelah Chelsea dan Manchester United menunjukkan minat terhadap pemain akademi berusia 19 tahun tersebut. Namun Paul Scholes menilai Arsenal justru seharusnya mempertahankan Lewis-Skelly dan mempertimbangkan melepas Martin Zubimendi lebih dahulu.

Berbicara dalam acara Overlap Fan Debate yang dipersembahkan Sky Bet, Paul Scholes mengatakan dirinya lebih menyukai Lewis-Skelly dimainkan sebagai gelandang tengah dibandingkan Zubimendi. Menurutnya, pemain Spanyol tersebut mengalami kesulitan musim lalu dan pantas menjadi kandidat utama untuk dijual Arsenal.

Paul Scholes juga mengkritik pendekatan Mikel Arteta yang menurutnya terlalu sering menggunakan empat pemain dengan karakter bek tengah di lini belakang. Situasi itu membuat Lewis-Skelly dinilai menawarkan variasi yang tidak selalu diberikan Declan Rice dari tengah maupun sisi kiri.

Paul Scholes Ragukan Duet Declan Rice dan Guimaraes

Selain mempertanyakan posisi Zubimendi, Paul Scholes juga tidak sepenuhnya yakin dengan kemungkinan duet Bruno Guimaraes dan Declan Rice di lini tengah Arsenal. Menurutnya, gelandang Brasil tersebut membutuhkan pemain dengan energi besar dan mobilitas tinggi yang mampu bergerak di sekelilingnya.

Paul Scholes menilai Guimaraes mendapat kondisi ideal di Newcastle karena bermain bersama Joelinton dan Sandro Tonali dalam formasi tiga gelandang. Kombinasi tersebut memberi keseimbangan antara kekuatan fisik, agresivitas, kemampuan membawa bola, serta energi untuk menutup ruang sepanjang pertandingan.

Karena alasan itulah Paul Scholes mempertanyakan apakah Declan Rice benar-benar pasangan paling cocok untuk Guimaraes di Arsenal. Ia menilai karakter Declan Rice berbeda dengan Joelinton maupun Tonali, meskipun gelandang Inggris tersebut tetap memiliki kualitas besar sebagai pemain tengah.

Paul Scholes bahkan mengingatkan bahwa ia pernah menyebut Tonali sebagai pemain yang lebih ia inginkan di Manchester United dibandingkan Guimaraes. Alasannya sederhana, Tonali dinilai memiliki atletisme lebih baik dan mampu menjangkau area lapangan lebih luas selama pertandingan.

Menurut Paul Scholes, Guimaraes membutuhkan dukungan semacam itu agar dapat mengeluarkan kemampuan terbaik ketika menerima bola dan mengatur serangan. Declan Rice memang memiliki daya jelajah tinggi, tetapi ia belum tentu memberi dinamika identik seperti yang sebelumnya diperoleh Guimaraes di Newcastle.

Paul Scholes menyebut trio Joelinton, Guimaraes, dan Tonali sebagai salah satu kombinasi lini tengah terbaik yang pernah dimiliki Newcastle dalam beberapa musim terakhir. Ia menilai trio itu memiliki keseimbangan berbeda dibandingkan konfigurasi Arsenal yang menempatkan Declan Rice sebagai figur utama.

Komentar Kontroversial Paul Scholes soal Declan Rice

Komentar paling kontroversial Paul Scholes muncul ketika ia menilai Declan Rice tidak membuat Arsenal memainkan sepak bola yang lebih baik secara teknis. Pernyataan itu bukan berarti Declan Rice dianggap buruk, melainkan Scholes melihatnya lebih efektif sebagai pivot daripada penggerak utama permainan menyerang.

Paul Scholes juga menempatkan Martin Zubimendi dalam kategori serupa karena keduanya dinilai lebih cocok menjaga keseimbangan dan mengatur posisi di depan pertahanan. Menurutnya, Arsenal membutuhkan pemain yang lebih berani membawa bola ke depan dan menembus garis tekanan lawan.

Di titik inilah Bruno Guimaraes dinilai menawarkan kualitas berbeda dibandingkan Declan Rice maupun Zubimendi karena lebih progresif ketika menguasai bola. Paul Scholes percaya pemain Brasil tersebut akan mencari umpan vertikal, bermain menembus lini, serta membantu Arsenal menciptakan sepak bola lebih atraktif.

Paul Scholes bahkan memperkirakan Guimaraes seharusnya mampu mencetak hingga sepuluh gol dalam semusim apabila digunakan dengan benar oleh Arteta. Ia menilai Arsenal sangat kehilangan kontribusi gelandang yang mampu menjadi ancaman gol sekaligus kreator dari lini kedua.

Penilaian tersebut secara tidak langsung menjadi tantangan bagi Declan Rice karena statusnya sebagai salah satu pemain terpenting Arsenal tidak pernah dipertanyakan. Namun Paul Scholes ingin melihat Declan Rice memberikan pengaruh lebih besar terhadap kualitas permainan, bukan hanya menjaga keseimbangan dan memenangkan duel.

Dengan hadirnya Guimaraes, Arteta sekarang memiliki beberapa gelandang mahal dengan fungsi berbeda dan harus menemukan kombinasi paling efektif. Declan Rice dapat tetap menjadi pemain kunci, tetapi penggunaannya bersama Guimaraes akan menentukan apakah Arsenal mampu mempertahankan keseimbangan sekaligus meningkatkan kreativitas.

Jamie Carragher Ikut Soroti Guimaraes

Jamie Carragher juga memiliki pandangan yang kurang lebih serupa mengenai Guimaraes, meskipun mantan bek Liverpool itu tetap mengakui kualitas sang gelandang. Ia penasaran melihat bagaimana Guimaraes bekerja bersama Declan Rice, tetapi masih mempertanyakan tingkat energi pemain Brasil tersebut.

Carragher mengatakan banyak orang di sekitarnya menilai Guimaraes jauh lebih baik daripada yang terlihat dari luar, sehingga ia ingin melihat pembuktian tersebut. Kekhawatirannya terutama terletak pada energi, aspek yang juga menjadi pusat keraguan Paul Scholes mengenai duet dengan Declan Rice.

Perdebatan mengenai Declan Rice sebenarnya menunjukkan besarnya standar yang kini dipasang terhadap Arsenal setelah mereka akhirnya menjuarai Liga Inggris. Pemain berharga mahal tidak cukup hanya tampil solid karena Arteta membutuhkan kombinasi yang mampu mengontrol, menciptakan peluang, dan menjaga intensitas.

Paul Scholes tampaknya melihat Lewis-Skelly sebagai pemain yang dapat memberikan variasi tersebut apabila dimainkan lebih sering di lini tengah bersama Declan Rice. Karena itu, ia menilai menjual pemain akademi tersebut hanya demi mempertahankan Zubimendi akan menjadi keputusan sulit dipahami.

Declan Rice Hadapi Ujian bersama Lini Tengah Baru Arsenal

Arsenal sendiri akan mendapat ujian pertama ketika menghadapi Manchester City di Community Shield pada 16 Agustus sebelum membuka Liga Inggris melawan Coventry pada 21 Agustus. Laga-laga tersebut dapat memberikan gambaran awal mengenai bagaimana Arteta menyusun Declan Rice, Guimaraes, dan gelandang lainnya.

Pada akhirnya, kritik Paul Scholes terhadap Declan Rice lebih merupakan pertanyaan tentang kecocokan fungsi daripada penolakan terhadap kualitas sang pemain. Arsenal kini memiliki banyak opsi, tetapi Arteta harus membuktikan bahwa kombinasi mahal di lini tengah bisa menghasilkan permainan lebih progresif sekaligus efektif.

Preview Malaysia vs Vietnam pada pertandingan semifinal Piala AFF 2026.

Preview Malaysia vs Vietnam: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

14 Agu 2026
Preview Singapura vs Thailand pada pertandingan semifinal Piala AFF 2026.

Preview Singapura vs Thailand: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

14 Agu 2026
Paul Scholes Kritik Declan Rice di Arsenal

Paul Scholes Kritik Declan Rice, Arsenal Disarankan Jual Zubimendi

14 Agu 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.