Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Liverpool Asuhan Iraola Masih Punya 4 Lubang Besar  

Liverpool Asuhan Iraola Masih Punya 4 Lubang Besar  

  • Agustus 12, 2026

Liverpool terus bergerak membangun ulang skuad setelah Andoni Iraola menggantikan Arne Slot, tetapi kedatangan sejumlah pemain belum menyelesaikan seluruh persoalan. Setidaknya empat sektor masih membutuhkan perhatian sebelum The Reds benar-benar siap menghadapi musim 2026-27.

Situasinya cukup kontras karena Liverpool sebenarnya telah mengeluarkan dana besar dalam beberapa jendela transfer terakhir dan memiliki banyak pemain berkelas. Namun, masalah cedera, ketidakseimbangan profil pemain, serta menurunnya produktivitas menyerang membuat Iraola membutuhkan lebih banyak pilihan.

The Opta Analyst dalam audit skuad Liverpool pada 11 Agustus 2026 menilai tim utama masih terlihat kuat, tetapi kualitas pelapis belum memberikan keamanan serupa. Kekhawatiran semakin terlihat setelah The Reds kehilangan keunggulan 2-0 ketika menghadapi Leeds United dan Monaco pada pramusim.

Kekalahan 2-3 dari Monaco bahkan memberikan gambaran jelas mengenai pekerjaan Iraola karena Liverpool tampil agresif selama sekitar setengah jam pertama. Pelatih asal Spanyol tersebut kemudian mengakui timnya belum mampu mempertahankan level intensitas yang diinginkannya sepanjang pertandingan. 

Liverpool memenangkan dua pertandingan awal pramusim, kemudian mulai kesulitan mempertahankan tempo ketika melakukan pergantian pemain dalam dua laga berikutnya. Iraola mengatakan kondisi fisik beberapa pemain belum memungkinkan tim memainkan sepak bola berintensitas tinggi selama 90 menit penuh.  

Liverpool Mulai Dibentuk Sesuai Sepak Bola Andoni Iraola

Perubahan terbesar yang ingin dibawa Iraola adalah mengembalikan permainan agresif, cepat, dan berani menekan lawan sejak wilayah pertahanan mereka sendiri. Filosofi tersebut membuat karakter pemain yang direkrut Liverpool menjadi sama pentingnya dengan kualitas teknis individual.

Sky Sports mencatat Bournemouth selalu berada di dua besar Premier League dalam jumlah sprint selama tiga musim Iraola menangani klub tersebut. Data itu menjelaskan mengapa Liverpool sekarang mencari pemain dengan kecepatan, energi, kemampuan pressing, dan keberanian menyerang ruang.  

Victor Muñoz menjadi contoh paling jelas dari perubahan tersebut setelah didatangkan Liverpool dari Osasuna dengan biaya sekitar 34,5 juta pound. Pemain berusia 23 tahun itu memiliki kemampuan membawa bola langsung ke depan dan menekan lawan secara agresif.  

Muñoz merebut penguasaan bola sebanyak 22 kali di sepertiga akhir lapangan pada La Liga musim lalu, dengan hanya enam pemain mencatat angka lebih tinggi. Ia juga termasuk pemain terbaik kompetisi dalam dribel dan progressive carries ketika memperkuat Osasuna.  

Menariknya, hanya Vinicius Junior yang mencatat lebih banyak progressive carries minimal 10 meter dibandingkan Muñoz di antara para penyerang La Liga. Statistik tersebut membuat pemain Spanyol itu terlihat sangat sesuai dengan keinginan Iraola meningkatkan kecepatan transisi Liverpool.  

Namun, kedatangan Muñoz belum cukup menyelesaikan persoalan karena Liverpool kehilangan sejumlah pemain penting dan beberapa anggota skuad masih menghadapi masalah kebugaran. Berikut empat sektor yang masih perlu mendapatkan perhatian Richard Hughes sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

1. Liverpool Masih Membutuhkan Bek Kanan

Posisi penjaga gawang sebenarnya tidak menjadi persoalan karena Alisson Becker masih menjadi pilihan utama dengan Giorgi Mamardashvili sebagai pelapis berkualitas. Freddie Woodman juga telah memperpanjang kontraknya dan memberikan pilihan ketiga yang sekaligus memenuhi kategori homegrown.

Masalah lebih rumit terdapat di pertahanan setelah Ibrahima Konaté meninggalkan Liverpool secara gratis menuju Real Madrid pada akhir musim. Kehilangannya membuat Virgil van Dijk kembali memegang tanggung jawab besar ketika usianya sudah mencapai 35 tahun.

Liverpool sebenarnya telah menginvestasikan sekitar 60 juta pound untuk mendatangkan Jérémy Jacquet dari Rennes, menurut laporan Sky Sports. Bek Prancis tersebut diproyeksikan menjadi bagian penting regenerasi jantung pertahanan bersama Giovanni Leoni setelah kepergian Konaté.  

Jacquet memiliki statistik menarik dengan akurasi operan 90,4 persen di Ligue 1 musim lalu dan memenangi 75,5 persen duel udara. Ia juga mencatat rata-rata 4,9 sapuan serta merebut penguasaan bola sebanyak 4,14 kali per 90 menit. 

Masalahnya, Jacquet baru berusia 21 tahun dan belum memainkan 100 pertandingan senior sehingga memberikan seluruh tanggung jawab kepadanya terlalu berisiko. Cedera juga menghambat pramusimnya, sementara Joe Gomez dan Leoni sama-sama menghadapi persoalan kebugaran.  

Situasi tersebut mendorong Liverpool mendatangkan Ronald Araujo dengan status pinjaman dari Barcelona untuk musim 2026-27. Klub secara resmi mengonfirmasi pemain Uruguay tersebut telah bergabung, dengan kepindahan tetap bergantung pada izin kerja dan international clearance. 

Araujo membawa pengalaman sangat besar karena telah mencatat 213 penampilan dan 14 gol bersama Barcelona sejak menembus tim utama. Ia juga memenangkan tiga gelar La Liga, dua Copa del Rey, tiga Piala Super Spanyol, serta memiliki 27 caps Uruguay. 

Fleksibilitas Araujo menjadi keuntungan tambahan karena ia mampu dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kanan ketika dibutuhkan. Namun, Liverpool tetap memiliki alasan mencari bek kanan spesialis karena Jeremie Frimpong dan Conor Bradley mempunyai catatan cedera yang mengkhawatirkan.

Frimpong kesulitan mengunci posisi itu pada musim lalu karena masalah kebugaran, sedangkan Bradley masih menjalani pemulihan cedera lutut serius. Kondisi tersebut membuat Iraola berpotensi kekurangan pemain ketika jadwal Premier League dan Liga Champions mulai semakin padat.

2. Gelandang Penghancur Bisa Melengkapi Liverpool

Secara kuantitas, Liverpool sebenarnya mempunyai cukup banyak gelandang, tetapi komposisinya belum sepenuhnya ideal untuk menjalankan sepak bola Iraola. Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister lebih dominan sebagai pengolah bola daripada gelandang penghancur yang fokus memutus serangan.

Keduanya tampil luar biasa ketika Liverpool memenangi Premier League 2024-25, tetapi level permainan mereka menurun pada musim berikutnya. Lini tengah menjadi terlalu mudah ditembus, terlebih ketika pressing pemain depan dan organisasi antarlini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Iraola terbiasa memainkan double pivot yang mengombinasikan gelandang berteknik tinggi dengan pemain berkarakter destroyer ketika menangani Bournemouth. Karena itu, tambahan gelandang bertahan agresif dapat memberikan keseimbangan ketika Liverpool harus menghadapi lawan dengan kemampuan transisi cepat.

Wataru Endo telah kembali fit, tetapi belum tentu menjadi pilihan reguler untuk pertandingan berintensitas tinggi sepanjang musim. Stefan Bajcetic juga mempunyai potensi besar, namun terlalu banyak kehilangan waktu bermain akibat cedera sejak menembus tim utama pada 2022-23.

Situasi Curtis Jones juga perlu diperhatikan karena kontraknya memasuki tahun terakhir dan The Analyst mencatat adanya ketertarikan kuat dari Inter. Ia melewatkan pertandingan melawan Monaco setelah mengalami gangguan pinggul dalam latihan, walaupun masalah tersebut tidak dianggap serius.

Iraola menjelaskan Jones mengikuti latihan sebelum merasakan masalah pada pinggul sehingga Liverpool memilih tidak mengambil risiko memainkannya menghadapi Monaco. Sang pelatih berharap gelandang Inggris tersebut termasuk pemain yang paling dekat untuk kembali tersedia.  

Trey Nyoni dapat memperoleh menit lebih banyak apabila Jones akhirnya pergi karena gelandang berusia 19 tahun tersebut tampil menjanjikan selama pramusim. Kemampuannya mengalirkan bola dengan cepat ke depan juga sejalan dengan sepak bola vertikal yang ingin diterapkan Iraola.

3. Winger Kanan Jadi Prioritas Terbesar Liverpool

Sektor sayap menjadi kebutuhan paling mendesak setelah Mohamed Salah meninggalkan Liverpool dan produktivitas lini depan mengalami penurunan tajam. Salah serta Cody Gakpo sebelumnya menghasilkan total 52 gol pada 2024-25, tetapi hanya membuat 21 gol semusim kemudian.

Sky Sports bahkan menyebut posisi winger sebagai fokus besar Liverpool dalam jendela transfer pertama Iraola di Merseyside. Sang pelatih melihat pemain sayap sebagai elemen penting karena kecepatan, energi, pressing, dan pergerakan mereka menentukan efektivitas sistemnya. 

Bradley Barcola muncul sebagai salah satu target paling bergengsi setelah Liverpool melakukan pembicaraan awal dengan Paris Saint-Germain. Masalah utamanya adalah PSG memasang valuasi sekitar 145 juta pound sehingga terdapat perbedaan penilaian signifikan antara kedua klub.  

Barcola masih mempunyai kontrak dua tahun dan disebut tertarik dengan kemungkinan pindah ke Anfield, tetapi PSG sebenarnya ingin mempertahankannya. Pemain Prancis tersebut juga telah memenangkan sembilan trofi utama dalam dua tahun, termasuk dua gelar Liga Champions.  

Nilai 145 juta pound membuat transfer tersebut sangat sulit kecuali PSG menurunkan permintaannya, terlebih Liverpool sudah melakukan investasi besar pada sektor lain. Barcola sebelumnya dibeli klub Paris dari Lyon dengan harga sekitar 40 juta pound pada 2023.  

Liverpool juga menjajaki kemungkinan mendatangkan Ibrahim Mbaye, winger PSG berusia 18 tahun yang secara natural lebih sering bermain di kanan. Pemain timnas Senegal tersebut dikabarkan tertarik pindah ke Anfield dan pembicaraan mengenai kondisinya telah dilakukan.  

Mbaye sudah mencatat 42 pertandingan bersama PSG meskipun baru memasuki usia 18 tahun, setelah melakukan debut senior ketika berumur 16 tahun. Ia bahkan menjadi pemain Afrika termuda yang mencetak gol sepanjang sejarah Piala Dunia pada turnamen 2026.  

Rekor tersebut dibuat pada usia 18 tahun dan 143 hari ketika Senegal kalah 1-3 dari Prancis di Piala Dunia 2026. Kemampuan dribelnya sangat menjanjikan, tetapi kontribusi gol dan assist masih perlu berkembang karena karier profesionalnya masih sangat muda.  

Menariknya, Sky Sports melaporkan Liverpool dapat merekrut Mbaye sekaligus satu winger lain yang lebih berpengalaman dan rencana keduanya berdiri secara independen. Klub disebut ingin memiliki lima winger senior ditambah satu pemain muda untuk dikembangkan setelah bursa transfer ditutup.  

4. Liverpool Tidak Boleh Hanya Mengandalkan Alexander Isak

Penyerang tengah menjadi persoalan lain yang tidak boleh diabaikan meskipun Liverpool mempunyai Alexander Isak dan Hugo Ekitiké. Klub menghabiskan sekitar 200 juta pound untuk mendatangkan keduanya pada musim panas sebelumnya, tetapi cedera mengganggu kontribusi mereka.

Ekitiké sebenarnya menjalani musim debut cukup produktif dengan mencetak 17 gol dalam 45 pertandingan sebelum mengalami ruptur tendon Achilles pada Maret. Cedera berat tersebut membuat penyerang Prancis itu diperkirakan belum kembali bermain sebelum memasuki 2027.

Isak hanya membuat empat gol dari 22 pertandingan musim lalu setelah kebugaran dan performanya beberapa kali terganggu. Kondisinya sekarang jauh lebih positif setelah penyerang Swedia tersebut kembali bermain dan mencetak gol dalam kekalahan 2-3 melawan Monaco.

Liverpool FC melaporkan Isak membuka skor pada menit ke-16 dan terlibat dalam gol kedua bersama Florian Wirtz pada menit ke-30. Isak mengatakan kondisinya terus membaik setelah menjalani penampilan keduanya dalam rangkaian pramusim Liverpool.  

Walaupun perkembangan tersebut menggembirakan, mengandalkan Isak seorang diri sampai Ekitiké kembali merupakan perjudian besar dalam musim dengan jadwal sangat padat. Federico Chiesa sebelumnya tidak terlalu meyakinkan ketika dimainkan sebagai penyerang tengah, sedangkan opsi lainnya didominasi pemain muda.

Lewis Koumas dan Will Wright telah mengisi posisi tersebut selama pramusim, sementara Jayden Danns sebenarnya memiliki kemampuan untuk menjadi alternatif. Sayangnya, perkembangan Danns juga terus terganggu oleh cedera sehingga Liverpool membutuhkan solusi yang lebih dapat diandalkan.

Peminjaman striker berpengalaman dapat menjadi pilihan paling rasional karena Ekitiké tetap akan kembali menjadi bagian penting skuad setelah pulih. Memberikan kontrak panjang kepada penyerang baru justru berpotensi menciptakan kelebihan pemain ketika seluruh striker kembali tersedia.

Masalah Homegrown Bisa Membatasi Transfer Liverpool

Ada satu persoalan penting yang membuat seluruh rencana transfer Liverpool tidak bisa dilakukan secara sembarangan, yakni batas pemain non-homegrown. Kedatangan Araujo membuat jumlah pemain kategori tersebut mencapai 17 orang, sesuai batas maksimal pendaftaran dalam skuad Premier League.

The Analyst menjelaskan pemain dikategorikan homegrown apabila menjalani sedikitnya tiga tahun pendidikan sepak bola di Inggris sebelum berusia 21 tahun. Artinya, Liverpool harus melepas satu pemain non-homegrown apabila ingin menambahkan pemain asing lain ke dalam daftar tersebut.

Situasi tersebut membuat Richard Hughes bukan hanya harus menentukan pemain mana yang perlu dibeli, tetapi juga siapa yang bisa dilepaskan. Keputusan terkait Chiesa, Gakpo atau anggota skuad lainnya dapat menjadi bagian penting dalam membuka ruang bagi perekrutan berikutnya.

Bursa Transfer Liverpool Belum Selesai

Liverpool telah melakukan investasi signifikan dengan mendatangkan Muñoz, Jacquet, dan Araujo, tetapi hasil pramusim menunjukkan skuad Iraola belum sepenuhnya terbentuk. Kekalahan setelah dua kali membuang keunggulan 2-0 menegaskan persoalan kedalaman dan kemampuan mempertahankan intensitas permainan.

Prioritas terbesar terlihat berada di winger kanan, kemudian pelapis Isak, bek kanan, dan kemungkinan gelandang bertahan dengan karakter destroyer. Barcola menawarkan kualitas elite, sementara Mbaye menjadi opsi jangka panjang yang secara posisi justru lebih natural bermain dari sisi kanan.

Namun, Liverpool harus mempertimbangkan harga, slot non-homegrown, kebugaran pemain, serta kebutuhan mempertahankan keseimbangan skuad sebelum mengambil keputusan. Mendatangkan pemain terkenal saja tidak cukup karena Iraola membutuhkan profil yang mampu mengikuti tuntutan pressing dan sepak bola vertikalnya.

Tiga musim Iraola bersama Bournemouth memperlihatkan bahwa energi dan intensitas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi sistem permainannya. Liverpool kini harus memastikan Richard Hughes memberikan pemain yang tepat agar proyek baru tersebut tidak tersandung karena skuad yang belum lengkap.

Dengan Premier League semakin dekat, beberapa pekan terakhir bursa transfer berpotensi menentukan seberapa jauh Liverpool mampu bersaing pada musim 2026-27. Jika empat lubang tersebut berhasil ditutup, Iraola akan mempunyai fondasi jauh lebih kuat untuk membawa The Reds kembali menantang gelar.

Preview Stuttgart vs Viking

Preview Stuttgart vs Viking: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
Preview Real Madrid vs Inter Milan

Preview Real Madrid vs Inter Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
Preview Porto vs Manchester City

Preview Porto vs Manchester City: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

07 Sep 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.