Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis 2-0 di Arlington, Texas. La Roja tampil lebih rapi, lebih efektif, dan sukses meredam lini serang Les Bleus yang dipimpin Kylian Mbappé.
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan Spanyol lewat penalti pada menit ke-22. Hadiah penalti diberikan setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di kotak terlarang, sebelum Oyarzabal menuntaskannya dengan tenang.
Spanyol menggandakan keunggulan pada menit ke-58 melalui Pedro Porro. Bek kanan La Roja itu menyelesaikan kerja sama dengan Dani Olmo dan membuat Prancis semakin sulit mengejar pertandingan.
Yamal sempat mencetak gol tambahan tidak lama setelah itu, tetapi dianulir karena offside. Skor 2-0 bertahan hingga laga selesai dan Spanyol kembali ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010.
Kemenangan ini sekaligus menggagalkan ambisi Prancis mencapai final Piala Dunia ketiga secara beruntun. Les Bleus harus puas melanjutkan turnamen ke laga perebutan tempat ketiga.
Spanyol Samai Rekor Italia
Kemenangan atas Prancis membuat Spanyol menyamai rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan milik Italia. Opta mencatat La Roja membukukan 28 kemenangan dan sembilan hasil imbang sejak terakhir kali kalah dari Kolombia pada 26 Maret 2024.
Italia sebelumnya mencatat 37 pertandingan tanpa kekalahan dari Oktober 2018 hingga September 2021. Menariknya, rangkaian Italia itu berakhir ketika mereka kalah dari Spanyol pada semifinal UEFA Nations League, 6 Oktober 2021.
Kini Spanyol punya peluang melewati catatan tersebut di final Piala Dunia 2026. Jika tidak kalah pada partai puncak, La Roja akan mencatat 38 laga tanpa kekalahan dan menjadi pemilik rekor baru untuk negara Eropa.
Beberapa sumber bisa menampilkan angka berbeda karena dasar hitungannya tidak selalu sama. Namun, angka 37 menjadi rujukan paling aman karena mengacu pada catatan Opta dan laporan setelah laga semifinal.
Tim Matador tidak hanya menang karena serangan mereka efektif. La Roja juga tampil sangat kuat di belakang, dengan Unai Simón mencatat enam clean sheet sepanjang Piala Dunia 2026.
Catatan itu menjelaskan mengapa Prancis kesulitan mencetak gol di semifinal. Mbappé tidak mendapatkan banyak ruang, sementara aliran bola Les Bleus sering terputus sebelum masuk ke area berbahaya.
Lini tengah yang dikawal oleh Rodri juga bekerja keras membantu pertahanan. Mereka menutup ruang, mengatur tempo, dan membuat Prancis tidak bisa membangun serangan dengan nyaman.
Lamine Yamal Jadi Pembeda
Lamine Yamal kembali memainkan peran penting meski golnya dianulir. Ia menjadi pemain yang memancing penalti pembuka dan terus memberi tekanan dari sisi sayap.
Opta mencatat Yamal sudah menjadi starter dalam 12 pertandingan gabungan Piala Dunia dan Euro. Semua laga itu berakhir dengan kemenangan untuk Spanyol, menjadikannya pemain Eropa dengan catatan sempurna saat menjadi starter di dua turnamen tersebut.
Yamal juga menjadi bagian dari skuad timnya saat menjuarai Euro 2024. Kini, pemain muda Barcelona itu tinggal satu langkah lagi untuk menambah trofi Piala Dunia bersama La Roja.
Opta juga mencatat lima pemain Eropa dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia dan Euro tanpa pernah kalah semuanya berasal dari Spanyol. Aymeric Laporte memimpin daftar tersebut dengan 22 penampilan.
Mikel Oyarzabal berada di bawahnya dengan 20 laga, disusul Fabian Ruiz dengan 16 penampilan. Mikel Merino dan Lamine Yamal masing-masing mencatat 14 pertandingan tanpa kekalahan.
Data itu menunjukkan konsistensi tim ini tidak hanya bergantung kepada satu pemain. La Roja punya kombinasi pemain senior dan pemain muda yang sama-sama mampu menjaga stabilitas tim.
Kuat di Fase Gugur
Spanyol juga menjadi negara Eropa pertama yang memenangi delapan pertandingan fase gugur secara beruntun di turnamen besar. Catatan itu mencakup laga eliminasi langsung di Piala Dunia dan Euro.
Di Piala Dunia 2026, Spanyol menyingkirkan Austria 3-0, Portugal 1-0, Belgia 2-1, lalu Prancis 2-0. Rangkaian itu menunjukkan La Roja mampu menang dengan berbagai cara.
Spanyol juga menjadi tim yang paling sering mengalahkan Prancis dalam 20 tahun terakhir. Dari sepuluh pertemuan pada periode tersebut, Prancis menelan tujuh kekalahan dari La Roja.
Spanyol kini menunggu pemenang semifinal Inggris melawan Argentina. Final Piala Dunia 2026 akan digelar di East Rutherford, New Jersey, dan bisa menjadi malam bersejarah bagi La Roja.
Jika menang, Spanyol akan meraih gelar Piala Dunia kedua setelah terakhir kali menjadi juara pada 2010. Trofi itu juga akan melengkapi era baru mereka setelah sukses menjuarai Euro 2024.
Namun, misi Spanyol bukan hanya menjadi juara dunia. La Roja juga berpeluang melewati rekor Italia dan mencatat rangkaian tak terkalahkan terpanjang untuk negara Eropa.
Kemenangan atas Prancis membuat posisi Spanyol semakin kuat menuju final. Satu laga terakhir akan menentukan apakah La Roja hanya menyamai sejarah atau benar-benar menciptakan rekor baru.



