Close Menu
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
  •  Piala Dunia 2026
Bonanza88Bonanza88
Home - Olahraga - Adakah yang Bisa Menghentikan Laju Kylian Mbappe?

Adakah yang Bisa Menghentikan Laju Kylian Mbappe?

  • Juli 9, 2026
Timnas Prancis

Kylian Mbappe menjadi salah satu figur paling menentukan pada Piala Dunia 2026 setelah membawa Prancis menembus perempat final. Kapten Les Bleus tersebut tidak hanya produktif mencetak gol, tetapi juga menjadi pusat permainan dan pemimpin utama tim.

Mbappe telah mencetak tujuh gol hingga berakhirnya babak 16 besar. Gol ketujuhnya lahir melalui penalti saat Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 di Philadelphia pada 4 Juli 2026.

Tambahan gol tersebut membuat Mbappe mengoleksi 19 gol sepanjang keikutsertaannya di putaran final Piala Dunia. Catatan itu menegaskan konsistensinya sejak tampil untuk pertama kali dalam turnamen tersebut pada edisi 2018.

Mbappe memasuki fase perempat final sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh gol. Ketajamannya turut membantu Prancis menjadi tim paling produktif dengan 14 gol sepanjang turnamen.

Sebelum bertemu Paraguay, Prancis mencatat empat kemenangan serta menghasilkan 13 gol dengan hanya dua kali kebobolan. Mbappe, Ousmane Dembele, dan Bradley Barcola menyumbangkan 12 dari 13 gol tersebut.

Namun, kemenangan atas Paraguay memperlihatkan Prancis tidak selalu dapat mengandalkan permainan menyerang terbuka. Les Bleus membutuhkan penalti Mbappe pada menit ke-70 untuk memecah pertahanan lawan yang bermain rapat dengan formasi dasar 5-4-1.

Mbappe tetap tenang meskipun pertandingan berlangsung keras dan dalam suhu tinggi di Philadelphia. Eksekusinya membawa Prancis menang 1-0 sekaligus memastikan tiket perempat final untuk menghadapi Maroko.

Gol ke gawang Paraguay merupakan gol ke-19 Mbappe sepanjang sejarah Piala Dunia. Jumlah tersebut berasal dari tiga edisi berbeda, yakni Piala Dunia 2018, 2022, dan 2026.

Pada Piala Dunia 2018, Mbappe mencetak empat gol dan membantu Prancis menjadi juara setelah mengalahkan Kroasia 4-2 pada final. Federasi Sepak Bola Prancis mencatat ia juga menerima penghargaan Pemain Muda Terbaik turnamen tersebut.

Mbappe kemudian mencetak delapan gol pada Piala Dunia 2022 dan merebut Sepatu Emas. Tiga gol di antaranya tercipta dalam pertandingan final melawan Argentina di Lusail.

FIFA mencatat Mbappe menjadi pemain termuda yang tampil dalam dua final Piala Dunia ketika menghadapi Argentina. Saat itu usianya baru 23 tahun, 11 bulan, dan 29 hari.

Hingga 16 Juni 2026, Mbappe telah mencetak 14 gol Piala Dunia dan menjadi pemain Prancis tersubur dalam sejarah turnamen. Data resmi FFF menyebut ia melewati rekor Just Fontaine yang mengoleksi 13 gol.

Lima gol tambahan setelah pencapaian tersebut meningkatkan koleksinya menjadi 19 gol. setelah Mbappe mencetak gol kemenangan melawan Paraguay.

Pencetak Gol Terbanyak Tim Nasional Prancis

Dominasi Mbappe tidak hanya terlihat di Piala Dunia karena ia juga telah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis. Data terbaru Federasi Sepak Bola Prancis mencatat Mbappe mengoleksi 63 gol dari 103 penampilan.

Jumlah tersebut menempatkannya di atas Olivier Giroud yang sebelumnya memegang rekor pencetak gol terbanyak Les Bleus dengan 57 gol. Mbappe juga telah melewati Thierry Henry yang mencetak 51 gol selama karier internasionalnya.

Mbappe memecahkan rekor tersebut ketika usianya masih 27 tahun. Dengan usia yang masih berada dalam periode produktif, ia memiliki peluang besar memperlebar jarak dari para pendahulunya.

FIFA juga mencatat Mbappe mencapai penampilan ke-100 bersama Prancis pada Piala Dunia 2026. Perjalanan itu dimulai sejak debut internasionalnya pada Maret 2017.

Kecepatan tetap menjadi kekuatan utama Mbappe, tetapi permainannya kini jauh lebih lengkap dibandingkan ketika pertama kali membela Prancis. Ia semakin efektif membaca ruang, mengatur waktu berlari, dan menentukan posisi sebelum menerima bola.

Mbappe dapat dimainkan sebagai penyerang tengah maupun penyerang dari sisi kiri. Fleksibilitas tersebut memungkinkan Didier Deschamps mengubah bentuk serangan tanpa harus melakukan pergantian pemain.

Pergerakannya juga memengaruhi cara lawan bertahan meskipun ia tidak sedang menguasai bola. Bek lawan cenderung menjaga posisi lebih dalam karena khawatir dikalahkan melalui umpan vertikal dan akselerasi cepat.

Kondisi tersebut memberikan ruang lebih besar kepada pemain seperti Dembele, Barcola, Michael Olise, dan Desire Doue. Karena itu, pengaruh Mbappe tidak hanya dapat diukur melalui jumlah gol yang dicetaknya.

Meskipun Prancis menjadi tim paling produktif dengan 14 gol, Didier Deschamps menilai timnya masih perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir. Pernyataan itu disampaikan menjelang pertandingan perempat final melawan Maroko.

Deschamps menilai Prancis tidak boleh membuang terlalu banyak peluang ketika menghadapi lawan yang lebih kuat. Maroko memiliki pertahanan terorganisasi serta kemampuan melakukan serangan balik dengan cepat.

Maroko sebagai ujian terbesar Prancis sepanjang Piala Dunia 2026. Tim Afrika Utara tersebut melewati fase grup tanpa kekalahan sebelum menyingkirkan Kanada dengan kemenangan 3-0.

Maroko juga telah menyingkirkan Belanda dalam perjalanannya menuju perempat final. Hasil tersebut menunjukkan Achraf Hakimi dan rekan-rekannya bukan lagi sekadar tim kejutan seperti pada Piala Dunia 2022.

Pemimpin di Dalam dan Luar Lapangan

Mbappe tidak hanya bertanggung jawab mencetak gol karena ia juga memegang ban kapten tim nasional Prancis. Peran tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling sering berbicara mengenai kondisi tim dan strategi pertandingan.

Ia secara terbuka membela Didier Deschamps yang masih kerap menerima kritik meskipun memiliki rekam jejak panjang bersama Prancis. Mbappe menggambarkan pelatihnya sebagai sosok yang dapat menjadi teman, pelawak, sekaligus ayah yang disiplin.

Menurut laporan The Guardian, Mbappe juga menjadi pusat perhatian karena kemampuannya berbicara secara lugas mengenai taktik, mentalitas pemain, dan perkembangan sepak bola. Karakter tersebut membuat pengaruhnya melampaui penampilan di lapangan.

Ia juga menunjukkan kesadaran tinggi terhadap citra publik dan tanggung jawab sebagai pemain terkenal. Mbappe tidak selalu memilih jawaban diplomatis, tetapi tetap menyampaikan pandangan secara terukur dan mudah dipahami.

Mbappe menjadi sasaran pernyataan rasis Senator Paraguay Celeste Amarilla setelah Prancis menyingkirkan Paraguay. Komentar tersebut disampaikan melalui media sosial dan kemudian mendapat kecaman dari berbagai pihak.

The Guardian melaporkan Federasi Sepak Bola Prancis mengajukan pengaduan kepada lembaga penanganan kebencian daring. Kejaksaan Paris kemudian membuka penyelidikan atas dugaan penghinaan publik dan hasutan kebencian.

Mbappe memberikan tanggapan tegas dengan menyebut Amarilla sebagai perempuan tercela yang tidak layak memegang jabatan publik. Ia juga menegaskan bahwa kebencian dan rasisme tidak boleh dibiarkan menyebar tanpa perlawanan.

Le Monde melaporkan kecaman juga datang dari Presiden FIFA Gianni Infantino, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Ketua FFF Philippe Diallo. Pemerintah Paraguay menyatakan komentar Amarilla tidak mencerminkan sikap resmi negara tersebut.

Real Madrid turut memberikan dukungan kepada Mbappe dan menyebut pernyataan tersebut sebagai komentar rasis serta xenofobia. Klub Spanyol itu menilai ucapan semacam itu tidak pantas disampaikan seorang perwakilan politik.

Tumbuh di Lingkungan Sepak Bola Bondy

Kepribadian Mbappe terbentuk sejak tumbuh di Bondy, wilayah pinggiran Paris yang dikenal menghasilkan banyak pemain sepak bola profesional. Rumah keluarganya berada dekat Stade Leo-Lagrange, tempat ia mulai mengembangkan kemampuan bermain.

Menurut The Guardian, pendidikan Mbappe tidak hanya berisi latihan sepak bola. Orang tuanya juga memberinya pelajaran teater, musik, dan pendampingan psikologis untuk membantu mengelola energi serta kepercayaan dirinya.

Mbappe disebut telah terbiasa memainkan konferensi pers imajiner sejak masih kecil. Kebiasaan tersebut membantu menjelaskan mengapa ia terlihat nyaman berbicara di depan media dan menghadapi pertanyaan sulit.

Bondy merupakan bagian dari kawasan banlieue Paris yang memiliki jaringan fasilitas olahraga publik dan komunitas sepak bola kuat. Rekan Mbappe di tim nasional Prancis, William Saliba, juga tumbuh di lingkungan tersebut.

Performa Mbappe di Piala Dunia 2026 didukung catatan produktifnya bersama Real Madrid. Situs resmi klub mencatat ia menutup tahun 2025 dengan 59 gol untuk Real Madrid sepanjang tahun kalender.

Jumlah tersebut menyamai rekor Cristiano Ronaldo yang juga mencetak 59 gol untuk Real Madrid pada 2013. Mbappe mencapai angka itu setelah mencetak gol menghadapi Sevilla pada 20 Desember 2025.

Real Madrid juga mencatat Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak klub di La Liga dan Liga Champions pada akhir 2025. Saat itu ia telah menghasilkan 18 gol di liga domestik serta sembilan gol di kompetisi Eropa.

Pada Mei 2026, Mbappe menerima penghargaan Pemain Terbaik Real Madrid musim 2025-2026 versi Mahou. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penampilannya sepanjang musim bersama klub.

Maroko Menjadi Ujian Sesungguhnya

Prancis selanjutnya menghadapi Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan ulang semifinal Piala Dunia 2022 yang dimenangi Prancis dengan skor 2-0.

Maroko memiliki kemampuan teknik, intensitas, organisasi pertahanan, dan kecepatan serangan balik yang dapat menyulitkan Prancis. Mereka juga tampil lebih matang dibandingkan ketika menjadi semifinalis empat tahun sebelumnya.

Mbappe diperkirakan kembali menjadi pusat permainan Prancis dalam pertandingan tersebut. Ia juga akan berhadapan dengan Achraf Hakimi, sahabat sekaligus mantan rekan setimnya di Paris Saint-Germain.

Pertandingan melawan Maroko akan menjadi ukuran penting bagi Mbappe dan Prancis. Rekor individual memang memperkuat statusnya, tetapi keberhasilan membawa Les Bleus melangkah lebih jauh tetap menjadi target utama.

Top Skor Timnas Indonesia di Piala AFF.

3 Striker Timnas Indonesia yang Paling Banyak Cetak Gol di Piala AFF

23 Jul 2026
Thailand di Piala AFF.

Daftar Pemain Thailand yang Sering Bobol Gawang Indonesia di Piala AFF

23 Jul 2026
Roulette Game

Roulette

22 Jul 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.