Close Menu
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Togel Hari ini
    • Keluaran Lengkap (Racik)
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
Home - Olahraga - Preview Udinese vs AC Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

Preview Udinese vs AC Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

  • Oktober 23, 2026
Udinese vs AC Milan

Udinese vs AC Milan menjadi salah satu pertandingan menarik pada pekan kedelapan Serie A 2026/27 karena mempertemukan dua klub dengan perjalanan berbeda. AC Milan menempati peringkat keempat klasemen, sedangkan Udinese berada di posisi ke-16.

Pertandingan Udinese vs AC Milan dijadwalkan berlangsung di Bluenergy Stadium pada Senin, 26 Oktober 2026 pukul 02.45 WIB. Jadwal resmi Lega Serie A mencatat pertandingan dimainkan Minggu, 25 Oktober pukul 20.45 waktu Italia.

Udinese memasuki pertandingan setelah mengalami lima kekalahan beruntun dalam Serie A, sementara AC Milan baru mengalami kekalahan dari Bournemouth di Europa League. Kedua kesebelasan juga menghadapi persoalan cedera menjelang pertandingan kedelapan musim ini.

Udinese vs AC Milan di Serie A: Persaingan Posisi Empat dan 16 Klasemen

AC Milan menempati peringkat keempat klasemen sementara Serie A 2026/27 setelah mengumpulkan 15 poin dari tujuh pertandingan pembuka. Tim asuhan Ruben Amorim mencatat empat kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa mengalami kekalahan.

Menjelang Udinese vs AC Milan, tuan rumah berada di peringkat ke-16 klasemen Serie A dengan empat poin dari tujuh pertandingan. Udinese mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kekalahan sepanjang kompetisi berjalan.

Inter Milan memimpin klasemen Serie A dengan 19 poin, sama seperti Lazio yang menempati peringkat kedua. AS Roma mengikuti di posisi ketiga dengan 17 poin, sedangkan AC Milan berada tepat di bawahnya.

AC Milan telah mencetak 14 gol dan kebobolan tujuh kali sehingga mempunyai selisih gol positif tujuh. Sementara itu, Udinese menghasilkan sembilan gol dan kebobolan 16 kali dengan selisih gol negatif tujuh.

Perbedaan sebelas poin menjelang Udinese vs AC Milan memperlihatkan jarak kedua klub dalam klasemen sementara Serie A. Namun, kompetisi baru memasuki pekan kedelapan sehingga kedua kesebelasan masih mempunyai banyak pertandingan untuk memperbaiki posisi.

Klasemen Serie A 2026/27 Jelang Udinese vs AC Milan

PosisiTimMainMSKGolSGPoin
1Inter Milan761021-9+1219
2Lazio761014-4+1019
3AS Roma752016-3+1317
4AC Milan743014-7+715
5Como742112-7+514
6Frosinone741213-9+413
15Bologna71246-10-45
16Udinese71159-16-74
17Genoa71155-13-84
18Fiorentina71158-17-94
19Parma71154-13-94

Data klasemen setelah pekan ketujuh Serie A 2026/27, sebelum pertandingan 25 Oktober waktu Italia.

Udinese memulai Serie A dengan bermain imbang 1-1 menghadapi Como sebelum mengalahkan Monza 3-2 pada pertandingan kedua. Namun, tim asuhan Kosta Runjaić kemudian mengalami lima kekalahan berturut-turut sepanjang September hingga Oktober.

Kekalahan tersebut terjadi ketika menghadapi Lazio, Inter Milan, Cagliari, Torino, dan Lecce dalam lima pertandingan terakhir. Rangkaian hasil itu membuat Udinese belum memperoleh tambahan poin sejak kemenangan menghadapi Monza pada Agustus.

Pada pertandingan terbaru, Udinese mengalami kekalahan 0-3 ketika menjamu Lecce di Bluenergy Stadium pada 18 Oktober. Hasil tersebut menjadi kekalahan kandang ketiga mereka dalam empat pertandingan Serie A musim ini.

Runjaić mengakui bahwa penampilan menghadapi Lecce menjadi salah satu pertandingan terburuk Udinese selama masa kepelatihannya. Pelatih asal Jerman tersebut juga menyatakan bertanggung jawab atas lima kekalahan beruntun yang dialami tim.

Sementara itu, AC Milan belum mengalami kekalahan dalam tujuh pertandingan Serie A setelah mencatat empat kemenangan dan tiga hasil imbang. Rossoneri terakhir mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2 pada 18 Oktober.

AC Milan sebelumnya juga mengalahkan Lecce 3-0 serta bermain imbang 1-1 menghadapi Sassuolo pada pertandingan domestik. Catatan tersebut membantu tim asuhan Amorim mempertahankan posisi empat besar klasemen.

Namun, perjalanan AC Milan di Europa League belum sepenuhnya konsisten setelah mengalami dua kekalahan dari tiga pertandingan. Kekalahan terbaru terjadi ketika Bournemouth mengalahkan Rossoneri 3-0 pada 22 Oktober.

Hasil tersebut membuat Udinese vs AC Milan mempertemukan tuan rumah yang berusaha mengakhiri rangkaian kekalahan dengan tim tamu yang menjaga catatan tanpa kekalahan domestik. Kedua klub juga menghadapi persoalan kebugaran berbeda menjelang pertandingan.

Prediksi Susunan Pemain Udinese vs AC Milan

Udinese diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 yang menjadi salah satu pilihan Kosta Runjaić sepanjang perjalanan awal Serie A musim ini. Maduka Emilio Okoye berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah tampil menghadapi Lecce.

Nicolò Bertola, Oumar Solet, dan Enzo Ebosse diperkirakan membentuk tiga pemain bertahan ketika Udinese menghadapi AC Milan. Komposisi tersebut menjadi alternatif setelah David Alaba mengalami cedera betis kanan.

Bertola sebelumnya mendapatkan kesempatan bermain ketika Udinese bertandang menghadapi Torino pada 12 Oktober. Sementara itu, Solet dan Ebosse termasuk pemain yang sudah rutin dimainkan dalam sejumlah pertandingan sebelumnya.

Runjaić juga mempunyai Matteo Palma dan Christian Kabasele sebagai pilihan alternatif pada sektor pertahanan. Keduanya dapat dipertimbangkan apabila staf pelatih melakukan perubahan setelah hasil pertandingan menghadapi Lecce.

Pada kedua sisi lapangan, Mërgim Vojvoda dan Hassane Kamara diperkirakan kembali mengisi posisi pemain sayap bertahan. Keduanya mempunyai tanggung jawab membantu lini belakang sekaligus mendukung serangan ketika Udinese menguasai bola.

Vojvoda sebelumnya mendapat kesempatan bermain sejak awal ketika Udinese menghadapi Torino dan Lecce pada dua pertandingan terakhir. Sementara itu, Kamara dapat memberikan pilihan distribusi melalui sektor kiri lapangan.

Pada lini tengah, Jesper Karlström dan Jakub Piotrowski diperkirakan menjaga keseimbangan permainan serta membantu distribusi bola. Keduanya dapat menjadi pilihan setelah Piotrowski kembali mendapatkan kesempatan bermain ketika menghadapi Lecce.

Karlström mempunyai peran penting dalam organisasi lini tengah Udinese dan beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten. Gelandang internasional Swedia tersebut dapat membantu menjaga struktur permainan ketika tim menghadapi tekanan lawan.

Jurgen Ekkelenkamp dan Giorgi Chakvetadze berpeluang menempati dua posisi di belakang penyerang utama dalam formasi 3-4-2-1. Keduanya dapat membantu menghubungkan lini tengah dengan serangan melalui pergerakan antarlini.

Ekkelenkamp menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian setelah mencetak tiga gol dalam tujuh pertandingan pembuka Serie A. Pemain internasional Belanda tersebut juga mencetak gol ketika Udinese menghadapi Torino.

Nicolò Zaniolo sudah kembali mengikuti latihan setelah pulih dari cedera otot, tetapi belum dipastikan menjadi starter. Runjaić dapat mempertimbangkan pemain Italia tersebut sebagai alternatif untuk menambah pilihan penyerangan.

Keinan Vincent Joseph Davis diperkirakan menjadi pilihan utama pada posisi penyerang tengah setelah tampil menghadapi Torino dan Lecce. Penyerang Inggris tersebut mempunyai kemampuan menerima bola sekaligus membantu pembangunan serangan.

Prediksi Susunan Pemain Udinese (3-4-2-1): Maduka Emilio Okoye; Nicolò Bertola, Oumar Solet, Enzo Ebosse; Mërgim Vojvoda, Jesper Karlström, Jakub Piotrowski, Hassane Kamara; Jurgen Ekkelenkamp, Giorgi Chakvetadze; Keinan Vincent Joseph Davis.

AC Milan diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 yang menjadi salah satu pilihan Ruben Amorim dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Mike Maignan berpeluang kembali menjadi penjaga gawang utama setelah tampil menghadapi Bournemouth di Europa League.

Maignan menerima kartu merah langsung ketika AC Milan menghadapi Bournemouth pada 22 Oktober, tetapi hukuman tersebut berlaku dalam kompetisi UEFA. Karena itu, penjaga gawang internasional Prancis tersebut tetap dapat dipertimbangkan untuk pertandingan Serie A.

Mario Gila, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlović diperkirakan mengisi tiga posisi bek tengah AC Milan ketika bertandang menghadapi Udinese. Komposisi tersebut mempertimbangkan absennya Matteo Gabbia akibat cedera.

Gila sebelumnya mencetak gol ketika AC Milan mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2 pada pertandingan Serie A terakhir. Sementara itu, De Winter dan Pavlović mendapatkan kesempatan bermain ketika Rossoneri menghadapi Bournemouth.

Fikayo Tomori juga tersedia sebagai alternatif untuk mengisi posisi bek tengah apabila Amorim melakukan perubahan susunan. Pemain internasional Inggris tersebut sebelumnya masuk sebagai pengganti ketika AC Milan bertandang menghadapi Bournemouth.

Pada kedua sisi lapangan, Omari Hutchinson dan Diego Manuel Jadon da Silva Moreira berpeluang menjadi pilihan untuk membantu pertahanan sekaligus serangan. Keduanya memiliki kemampuan membawa bola melalui sektor sayap.

Moreira sudah mencetak tiga gol dalam lima penampilan Serie A musim ini setelah sebelumnya menghasilkan dua gol menghadapi Lazio. Pemain internasional Belgia tersebut juga mencetak gol ketika AC Milan mengalahkan Lecce.

Pada sektor tengah, Yunus Dimoara Musah dan Luka Modrić diperkirakan dimainkan bersama untuk membantu organisasi permainan AC Milan. Ardon Jashari dan Ruben Loftus-Cheek menjadi alternatif setelah mendapatkan kesempatan bermain pada pertandingan Eropa.

Modrić sebelumnya memberikan umpan dari situasi sepak pojok yang menghasilkan gol Mario Gila ketika menghadapi Atalanta. Gelandang internasional Kroasia tersebut tetap menjadi salah satu pilihan untuk mengatur distribusi bola.

Christian Mate Pulisic dan Adrien Rabiot berpeluang menempati dua posisi di belakang penyerang utama AC Milan. Keduanya mempunyai kemampuan menciptakan peluang sekaligus bergerak menuju area penyelesaian akhir.

Rabiot menjadi salah satu pemain penting setelah mencetak gol dalam pertandingan melawan Lecce, Sassuolo, dan Atalanta. Pemain internasional Prancis tersebut juga mendapatkan penghargaan pemain terbaik klub setelah menghadapi Atalanta.

Francesco Camarda diperkirakan menjadi pilihan penyerang utama setelah Gonçalo Ramos mengalami masalah pada bagian betis. Alphadjo Cissé tetap menjadi alternatif setelah dimainkan sejak awal ketika AC Milan menghadapi Bournemouth.

Prediksi Susunan Pemain AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Mario Gila, Koni De Winter, Strahinja Pavlović; Omari Hutchinson, Yunus Dimoara Musah, Luka Modrić, Diego Manuel Jadon da Silva Moreira; Christian Mate Pulisic, Adrien Rabiot; Francesco Camarda.

Pemain Absen Udinese vs AC Milan di Serie A

Udinese menghadapi beberapa persoalan cedera menjelang pertandingan kedelapan Serie A, terutama pada sektor pertahanan dan penyerangan. David Alaba, Vakoun Issouf Bayo, dan Idrissa Gueye menjadi pemain yang dipastikan belum tersedia.

Alaba mengalami masalah otot betis kanan setelah sebelumnya mendapatkan kesempatan bermain ketika Udinese menghadapi Lecce. Bek internasional Austria tersebut dipastikan belum dapat dimainkan melawan AC Milan berdasarkan pembaruan medis klub.

Absennya Alaba mengurangi pilihan Runjaić pada sektor pertahanan setelah pemain tersebut baru kembali mendapatkan kesempatan bermain sejak awal. Solet, Bertola, Ebosse, dan Kabasele menjadi alternatif yang tersedia.

Bayo juga masih menjalani pemulihan cedera sehingga belum diperkirakan kembali memperkuat Udinese dalam pertandingan Serie A. Kondisi tersebut mengurangi pilihan pada sektor penyerangan yang sebelumnya sudah menghadapi kesulitan.

Gueye masih menjalani pemulihan cedera dan belum menjadi pilihan untuk pertandingan menghadapi AC Milan. Udinese sebelumnya juga tidak dapat memainkan penyerang tersebut ketika menghadapi Torino maupun Lecce.

Sementara itu, Nicolò Zaniolo sudah dinyatakan pulih setelah menjalani pemulihan masalah otot selama sekitar tiga pekan. Namun, keputusan mengenai waktu bermainnya masih perlu mempertimbangkan kebugaran setelah cukup lama absen.

AC Milan menghadapi persoalan cedera Matteo Gabbia, Alexis Saelemaekers, dan Samuel Chukwueze menjelang pertandingan tandang ke Udine. Ketiganya belum diperkirakan tersedia sehingga Amorim perlu mempertimbangkan pemain alternatif.

Gabbia masih menjalani pemulihan cedera setelah mengalami masalah fisik ketika AC Milan menghadapi Sassuolo pada 11 Oktober. Bek Italia tersebut harus meninggalkan lapangan pada babak pertama pertandingan itu.

Saelemaekers juga belum tersedia setelah mengalami cedera ketika menjalani aktivitas bersama tim nasional Belgia. Kondisi tersebut mengurangi pilihan AC Milan pada sektor sayap selama beberapa pertandingan terakhir.

Chukwueze mengalami gangguan pada panggul kiri dan harus menjalani perawatan khusus setelah diperiksa tim medis. Pemain internasional Nigeria tersebut dijadwalkan mendapatkan evaluasi lanjutan sekitar sepuluh hingga lima belas hari.

Gonçalo Ramos masih perlu menjalani penilaian kebugaran setelah mengalami kekakuan otot pada betis kiri menjelang pertandingan menghadapi Bournemouth. Pemeriksaan awal tidak menemukan robekan otot, tetapi staf pelatih belum memastikan ketersediaannya.

Pietro Terracciano juga menghadapi persoalan kebugaran sehingga masih membutuhkan pemeriksaan sebelum masuk daftar pemain pertandingan. Namun, Mike Maignan tetap dapat dimainkan dalam Serie A meskipun menerima kartu merah pada Europa League.

TimPemainKondisi/Status
UdineseDavid AlabaCedera betis kanan, absen
UdineseVakoun Issouf BayoCedera, absen
UdineseIdrissa GueyeCedera, absen
UdineseNicolò ZanioloPulih, tersedia dengan penilaian kebugaran
AC MilanMatteo GabbiaCedera, absen
AC MilanAlexis SaelemaekersCedera, absen
AC MilanSamuel ChukwuezeCedera panggul, absen
AC MilanGonçalo RamosMasalah betis kiri, diragukan
AC MilanPietro TerraccianoMasalah kebugaran, belum pasti
AC MilanMike MaignanTersedia, kartu merah berlaku di kompetisi UEFA

Daftar tersebut membedakan pemain yang dipastikan absen dengan mereka yang masih membutuhkan pemeriksaan kebugaran terakhir. Pengumuman skuad resmi menjadi acuan untuk memastikan ketersediaan pemain dalam pertandingan Udinese vs AC Milan.

Mengenai disiplin, belum ditemukan konfirmasi pemain utama kedua klub yang harus menjalani skorsing akibat kartu merah maupun akumulasi kartu kuning Serie A. Karena itu, hukuman yang belum terverifikasi tidak dicantumkan sebagai kepastian.

5 Pertandingan Terakhir Udinese Jelang Udinese vs AC Milan

Udinese mengalami lima kekalahan berturut-turut dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum menghadapi AC Milan pada pekan kedelapan Serie A. Seluruh pertandingan tersebut berlangsung dalam kompetisi domestik sepanjang September hingga Oktober.

Pada pertandingan terbaru, Udinese mengalami kekalahan 0-3 ketika menjamu Lecce di Bluenergy Stadium pada 18 Oktober 2026. Kialonda Gaspar, Konan N’Dri, dan Jamil Siebert mencetak gol untuk memastikan kemenangan tim tamu.

Gaspar membuka keunggulan melalui sundulan setelah menerima umpan sepak pojok pada menit ke-11 sebelum N’Dri menambah gol. Siebert kemudian mencetak gol ketiga pada babak kedua untuk menutup pertandingan.

Kekalahan tersebut mendapat perhatian karena Udinese gagal mencetak gol meskipun bermain di hadapan pendukung sendiri. Runjaić kemudian mengakui timnya kehilangan intensitas dan melakukan sejumlah kesalahan ketika menghadapi tekanan Lecce.

Sebelumnya, Udinese mengalami kekalahan 1-2 ketika bertandang menghadapi Torino pada pertandingan pekan keenam tanggal 12 Oktober. Jurgen Ekkelenkamp mencetak gol penyama sebelum Sandro Kulenović memastikan kemenangan tuan rumah.

Pada pertandingan tanggal 19 September, Udinese mengalami kekalahan 0-1 ketika menjamu Cagliari di Bluenergy Stadium. Hasil tersebut diperoleh setelah sebelumnya kalah 3-5 dari Inter Milan dalam pertandingan tandang.

Udinese juga mengalami kekalahan 1-2 ketika menghadapi Lazio pada pertandingan kandang tanggal 7 September 2026. Rangkaian tersebut membuat tim asuhan Runjaić gagal memperoleh satu pun poin dari lima pertandingan terakhir.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
18 Oktober 2026Udinese vs LecceSerie A0-3
12 Oktober 2026Torino vs UdineseSerie A2-1
19 September 2026Udinese vs CagliariSerie A0-1
14 September 2026Inter Milan vs UdineseSerie A5-3
7 September 2026Udinese vs LazioSerie A1-2

Dalam lima pertandingan tersebut, Udinese mencetak lima gol dan kebobolan 13 kali sepanjang perjalanan di Serie A. Mereka juga belum mencatat pertandingan tanpa kebobolan sejak kompetisi dimulai.

Menjelang Udinese vs AC Milan, organisasi pertahanan menjadi salah satu perhatian setelah tim menerima enam gol dalam dua pertandingan terakhir. Namun, Udinese mempunyai kesempatan memperbaiki catatan tersebut ketika kembali bermain di kandang.

5 Pertandingan Terakhir AC Milan Jelang Udinese vs AC Milan

AC Milan mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir sebelum menghadapi Udinese. Rangkaian tersebut mencakup tiga pertandingan Serie A serta dua pertandingan Europa League.

Pada pertandingan terbaru, AC Milan mengalami kekalahan 0-3 ketika bertandang menghadapi Bournemouth pada 22 Oktober 2026. Justin Kluivert, Marcus Tavernier, dan Amine Adli mencetak gol untuk memastikan kemenangan klub Inggris tersebut.

Bournemouth membuka keunggulan melalui penalti Kluivert pada menit kedelapan sebelum Tavernier menambah gol melalui penalti kedua. Adli kemudian mencetak gol ketiga melalui tendangan bebas menjelang akhir pertandingan.

AC Milan harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Mike Maignan menerima kartu merah langsung pada menit ke-27. Kondisi tersebut membuat Rossoneri kesulitan membangun serangan meskipun melakukan beberapa perubahan setelah jeda.

Sebelumnya, AC Milan mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2 dalam pertandingan pekan ketujuh Serie A pada 18 Oktober. Gonçalo Ramos, Adrien Rabiot, dan Mario Gila mencetak gol untuk membawa Rossoneri unggul.

Atalanta kemudian memperkecil ketertinggalan melalui Gianluca Gaetano dan Nikola Krstović pada babak kedua sehingga pertandingan berlangsung ketat. Namun, AC Milan berhasil mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Pada pertandingan Europa League tanggal 15 Oktober, AC Milan mengalahkan Red Bull Salzburg dengan skor 4-0 di Austria. Alphadjo Cissé mencetak tiga gol, sedangkan Gonçalo Ramos menambah keunggulan Rossoneri.

Sebelumnya, AC Milan bermain imbang 1-1 ketika bertandang menghadapi Sassuolo pada pertandingan Serie A tanggal 11 Oktober. Adrien Rabiot sempat membawa Rossoneri unggul sebelum Cas Odenthal menyamakan kedudukan.

AC Milan juga mencatat kemenangan 3-0 ketika menjamu Lecce pada 20 September 2026 dalam lanjutan Serie A. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
22 Oktober 2026Bournemouth vs AC MilanEuropa League3-0
18 Oktober 2026AC Milan vs AtalantaSerie A3-2
15 Oktober 2026Red Bull Salzburg vs AC MilanEuropa League0-4
11 Oktober 2026Sassuolo vs AC MilanSerie A1-1
20 September 2026AC Milan vs LecceSerie A3-0

Dalam lima pertandingan tersebut, AC Milan mencetak sebelas gol dan kebobolan enam kali di seluruh kompetisi. Mereka mencatat dua pertandingan tanpa kebobolan ketika menghadapi Salzburg dan Lecce.

Menjelang Udinese vs AC Milan, hasil tersebut menunjukkan perjalanan berbeda antara kompetisi domestik dan Eropa setelah kekalahan menghadapi Bournemouth. Namun, Rossoneri tetap belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan Serie A musim ini.

Head to Head Udinese vs AC Milan

Riwayat Udinese vs AC Milan memperlihatkan kedua klub telah beberapa kali bertemu dalam pertandingan Serie A sepanjang beberapa musim terakhir. Dalam lima pertemuan terbaru, AC Milan mencatat empat kemenangan dan Udinese memperoleh satu kemenangan.

Pertemuan terbaru berlangsung pada 11 April 2026 ketika Udinese mengalahkan AC Milan dengan skor 3-0 di San Siro. Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan penting klub asal Friuli dalam pertandingan tandang.

Sebelumnya, AC Milan mengalahkan Udinese dengan skor 3-0 ketika kedua kesebelasan bertemu di Bluenergy Stadium pada 20 September 2025. Kemenangan tersebut menjadi bagian perjalanan Rossoneri pada musim 2025/26.

Pada musim 2024/25, AC Milan memenangkan kedua pertemuan Serie A setelah mencatat kemenangan 1-0 di kandang. Mereka kemudian mengalahkan Udinese dengan skor 4-0 ketika bertandang pada 11 April 2025.

Udinese juga mengalami kekalahan 2-3 ketika menjamu AC Milan pada 20 Januari 2024. Pertandingan tersebut menghasilkan lima gol dan menjadi salah satu pertemuan yang berlangsung ketat sepanjang periode tersebut.

Head to Head Udinese vs AC Milan

TanggalPertandinganKompetisiSkor
11 April 2026AC Milan vs UdineseSerie A0-3
20 September 2025Udinese vs AC MilanSerie A0-3
11 April 2025Udinese vs AC MilanSerie A0-4
19 Oktober 2024AC Milan vs UdineseSerie A1-0
20 Januari 2024Udinese vs AC MilanSerie A2-3

Dari lima pertemuan tersebut, AC Milan mencetak sebelas gol dan kebobolan lima kali ketika menghadapi Udinese. Rossoneri mencatat empat kemenangan, sedangkan Udinese memperoleh satu kemenangan tanpa hasil imbang.

Menurut statistik Opta yang dipublikasikan Eurosport, delapan pertemuan Serie A terakhir kedua klub tidak menghasilkan pertandingan imbang. AC Milan memenangkan lima pertandingan, sementara Udinese meraih tiga kemenangan sepanjang periode tersebut.

AC Milan juga memenangkan tiga pertandingan tandang terakhir di markas Udinese dengan agregat sepuluh gol berbanding dua. Catatan tersebut diperoleh sebelum pertemuan terbaru kedua klub yang berlangsung di San Siro pada April.

Namun, riwayat Udinese vs AC Milan tetap menjadi informasi historis yang tidak menentukan hasil pertandingan berikutnya. Perubahan komposisi pemain, kondisi kebugaran, dan perkembangan permainan memberikan konteks berbeda dibandingkan pertemuan sebelumnya.

Player to Watch Udinese: Jurgen Ekkelenkamp

Jurgen Ekkelenkamp menjadi salah satu pemain Udinese yang menarik diperhatikan setelah mencetak tiga gol dalam tujuh pertandingan Serie A musim ini. Gelandang internasional Belanda tersebut merupakan pencetak gol terbanyak klub sepanjang awal kompetisi.

Ekkelenkamp mencetak gol ketika Udinese mengalami kekalahan 1-2 dari Torino pada pertandingan pekan keenam Serie A. Gol tersebut tercipta pada menit ke-43 setelah menerima umpan dari Enzo Ebosse.

Kontribusi Ekkelenkamp membantu Udinese menyamakan kedudukan sebelum Torino kembali unggul pada babak kedua. Meskipun pertandingan berakhir dengan kekalahan, pemain Belanda tersebut tetap menunjukkan kontribusi dalam proses penyerangan.

Ekkelenkamp dapat dimainkan sebagai gelandang serang maupun pemain yang bergerak di belakang penyerang tengah dalam formasi 3-4-2-1. Fleksibilitas tersebut memberikan pilihan kepada Runjaić ketika menentukan komposisi lini depan.

Dalam Udinese vs AC Milan, Ekkelenkamp berpeluang kembali dimainkan bersama Giorgi Chakvetadze untuk membantu Keinan Davis. Keduanya dapat memberikan dukungan melalui pergerakan dari sektor tengah menuju area pertahanan lawan.

Selain Ekkelenkamp, Nicolò Zaniolo juga menjadi pemain yang menarik diperhatikan setelah kembali menjalani latihan bersama tim. Namun, kesempatan bermainnya masih mempertimbangkan kondisi kebugaran setelah menjalani pemulihan cedera otot.

Player to Watch AC Milan: Adrien Rabiot

Adrien Rabiot menjadi salah satu pemain AC Milan yang menarik diperhatikan setelah memberikan kontribusi penting dalam pertandingan Serie A terakhir. Gelandang internasional Prancis tersebut mencetak gol ketika Rossoneri mengalahkan Atalanta 3-2.

Rabiot mencetak gol kedua AC Milan pada menit ke-43 setelah menerima umpan Diego Moreira dari sektor sayap. Penyelesaian tersebut membuat Rossoneri unggul dua gol sebelum jeda babak pertama.

Menurut laporan resmi AC Milan, Rabiot telah mencatat empat gol dan tiga assist dalam perjalanan Serie A musim ini. Kontribusi tersebut menjadikannya salah satu gelandang paling produktif pada kompetisi domestik.

Rabiot juga menjadi pemain terbaik AC Milan ketika mengalahkan Atalanta berdasarkan pemungutan suara pendukung klub. Penghargaan tersebut diberikan setelah penampilan yang mencakup gol, distribusi bola, dan kontribusi bertahan.

Gelandang berusia 31 tahun tersebut mempunyai kemampuan bergerak dari lini tengah menuju area penyerangan untuk membantu menciptakan peluang. Perannya juga memberikan keseimbangan ketika AC Milan menghadapi tekanan dari lawan.

Dalam Udinese vs AC Milan, Rabiot diperkirakan kembali dimainkan bersama Christian Pulisic di belakang penyerang utama. Keduanya dapat membantu membangun peluang bagi Francesco Camarda maupun pemain yang masuk sebagai pengganti.

Selain Rabiot, Diego Moreira menjadi pemain yang perlu diperhatikan setelah mencetak tiga gol dalam lima penampilan Serie A. Pemain internasional Belgia tersebut juga dapat membantu AC Milan melalui pergerakan dari kedua sisi lapangan.

Jadwal Udinese vs AC Milan di Serie A 2026/27

Udinese vs AC Milan dijadwalkan berlangsung di Bluenergy Stadium pada Senin, 26 Oktober 2026 pukul 02.45 WIB. Pertandingan pekan kedelapan Serie A tersebut dimainkan Minggu, 25 Oktober pukul 20.45 waktu setempat di Italia.

Lega Serie A menunjuk Matteo Marcenaro sebagai wasit utama dengan bantuan Valerio Colarossi dan Alessandro Costanzo. Giovanni Ayroldi menjadi wasit keempat, sedangkan Ivano Pezzuto menangani VAR bersama Gianluca Aureliano sebagai asisten.

Pertandingan Udinese vs AC Milan disiarkan melalui DAZN untuk pemirsa Italia berdasarkan pengumuman resmi penyelenggara kompetisi. Sementara itu, penonton Indonesia dapat menyaksikan pertandingan melalui layanan streaming Vidio.

Detail PertandinganKeterangan
PertandinganUdinese vs AC Milan
KompetisiSerie A Italia 2026/27
Pekan8
Tanggal WIBSenin, 26 Oktober 2026
Kick-off02.45 WIB
StadionBluenergy Stadium
KotaUdine, Italia
Pelatih UdineseKosta Runjaić
Pelatih AC MilanRuben Amorim
WasitMatteo Marcenaro
Asisten WasitValerio Colarossi, Alessandro Costanzo
Wasit KeempatGiovanni Ayroldi
VARIvano Pezzuto
Asisten VARGianluca Aureliano
Siaran ItaliaDAZN
Siaran IndonesiaVidio

Setelah pertandingan ini, Udinese dijadwalkan bertandang menghadapi Parma pada 28 Oktober 2026 dalam lanjutan Serie A. Mereka kemudian menjamu AS Roma pada 31 Oktober sebelum kembali menjalani pertandingan tandang menghadapi Venezia.

Sementara itu, AC Milan dijadwalkan menghadapi Bologna pada pertengahan pekan sebelum menjalani Derby della Madonnina melawan Inter Milan. Rossoneri kemudian melanjutkan perjalanan Europa League dengan menghadapi Ferencváros pada November.

Udinese vs AC Milan

Preview Udinese vs AC Milan: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

23 Okt 2026
Lecce vs Juventus

Preview Lecce vs Juventus: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

23 Okt 2026
Inter Milan vs Fiorentina

Preview Inter Milan vs Fiorentina: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

23 Okt 2026
X (Twitter)
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.